http://www.polri.go.id/indexwide.php?op=news&id_rec=432&pagenow=1&bln=07&thn=2008
Densus AT 88 Kembali Sisir TKP Ditemukan 8 Container diduga berisi Bahan 
Peledak  
PALEMBANG – Tim dari Detasemen Khusus 88 Anti teror Mabes Polri diback Up 
petugas dari Sat Brimob Polda Sumsel berpakaian dan bersenjata lengkap kemarin 
kembali mendatangi sebuah rumah kontrakan tempat penggrebkan dua orang yang 
diduga teroris di Jl Papera RT 34 No 2110 Kel Sei Pangeran Kec IT I Palembang. 
Sejak pukul 09.00 Wib mereka melakukan penyirisan di TKP, informasi yang 
dihimpun penyisiran tersebut terkait adanya temuan bahwa ditempat tersebut 
masih ada bom yang aktif. Informasi ini makin diperkuat setelah hasil 
pengamatan wartawan Koran ini di TKP dari radius 150 meter dari TKP karena 
terhalang police line, terdapat petugas Penjinak Bom dari satuan Gegana dengan 
berseragam lengkap tampak melakukan aktifitas serupa penjinakan Bom. Beberapa 
petugas tampak mengeluarkan beberapa gelondong kabel yang sepertinya digunakan 
sebagai peralatan untuk menjinakkan bom. 

Petugas juga tampak menggunakan peralatan detector bom, karena informasi yang 
didapat Koran ini, Bom tersebut di tanam dalam tanah. Terlihat petugas dengan 
alat detector tersebut menyisir lokasi tidak hanya di TKP tapi beberapa areal 
diluar TKP. Pantauan Koran ini situasi tampak tegang, petugas juga melakukan 
evakuasi terhadap warga disekitar lingkungan rumah yang diduga masih terdapat 
peledak aktif. Warga dilarang masuk sejak police line dipasang pukul 07.00 Wib 
hingga kegiatan tersebut berkahir pukul 18..00 Wib kemarin petang. Akibatnya 
beberapa warga mengeluhkan hal tersebut, mereka terganggu aktivitasnya 
sehari-hari tetapi tidak bisaberbuat apa-apa dan menuruti saja intruksi 
petugas. Bahkan beberapa wartawan Televisi yang meliput didalam areal Police 
Line langsung dievakuasi untuk menjauh dari lokasi tersebut, hal ini dilakukan 
aparat untuk mengeliminir segala kemungkinan.Tampak dari pantauan Koran ini 
beberapa petugas dari Mabes Polri, terlihat dari
 rompi yang dikenakan. Seorang perempuan mengenakan rompi bertuliskan Forensik 
Polri, sedangkan terdapat dua pria lain yang mengenakan rompi bertuliskan 
Labfor. Didalam areal terdapat puluhan petugas, selain dari satbrimob Polda 
Sumsel, juga petugas dari Densus 88 baik berseragam lengkap maupun berpakaian 
preman, salah seorang yang paling mudah dikenali adalah seorang berperawakan 
Indonesia timur dan mengenakan kaos oblong serta membawa senjata jenis M-16. 
Selain itu terdapat beberpa petugas dari satuan Gegana yang bertugas 
menjinakkan bom yang diduga masih aktif.Didalam areal juga terdapat enam buah 
mobil,tidak jelas plat mobil tersebut. Selain itu terdapat juga kendaraan lapis 
baja yang bertuliskan satuan Gegana. Sekitar pukul 17.00 Wib tiba sebuah mobil 
Mitsubishi kuda milik Labfor Polda Sumsel, yang berisikan dua orang yang 
langsung masuk ke lokasi.Saat aktifitas berlangsung beberapa kali petugas 
Penjinak Bom yang mengenakan seragam lengkap masuk
 kerumah tersebut dan membawa beberapa koper kecil yang diduga berisi bahan 
peledak, atau peralatan perakit bom yang dikumpulkan disebuah rumah berpagar 
biru yang bersebrangan dengan rumah TKP. Petugas ini sempat terlihat melakukan 
upaya penjinakan bom, sayangnya pandangan mata wartawan terhalang sehingga 
tidak dapat melihat jelas proses tersebut.Sekitar pukul 18.00 Wib proses yang 
berlangsung di TKP berakhir, terlihat petugas memasukkan bahan yang diduga 
peledak dan peralatan perakit bom ke dalam sebuah Kendaraan taktis EOD 
(explosive ordinance disposal) Gegana Satuan Brimob Polda Sumsel yang kemudian 
tiba dilokasi . Sedangkan 8 buah kontainer plastik warna hijau yang diduga 
bahan rakitan dan peralatan untuk merakit bom di masukkan ke dalam sebuah truk 
pengangkut personil. 
Informasi yang didapat barang bukti yang ada langsung dibawa markas Sat Brimob 
Polda Sumsel di Bukit Besar, kabarnya lagi bahanbahan peledak yang ditemukan 
tersebut jumlahnya mencapai 50 kg, dan daya ledaknya kemungkinan lebih kuat 
dari bom Bali.  


      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke