--- In [email protected], "Listy" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Semoga jadi pembelajaran generasi muda, tidak mengikuti jejak 
langkah yg
> tidak baik ini.. terobosan untuk berubah melakukan yg baik dan benar
> tidak hanya melalui KPK, bisa dimulai dengan semangat baru 100 tahun
> kebangkitan.. bisa terwujud di berbagai lembaga negeri ini.. amiin..
> 
> Kadang sedih banget denger/baca hal-hal seperti ini, masih banyak
> masyarakat di pelosok negeri yang sangat amat minim dalam memenuhi
> kebutuhan hidup sehari-hari.. sedangkan beberapa gelintir manusia 
yang
> bisa disebut pejabat.. hidupnya berlimpah dengan kemewahan hingga 
lupa
> diri.. sampai hati merendahkan derajat wanita, apa tidak ingat ya.. 
dia
> ini dilahirkan dari rahim seorang wanita..??
> 
>  
> 
> (heheheee.. guwe seperti nenek-nenek ya, kalo lagi ngomong begini..)
> 
>   _____  

Gak apa apa mbak Listy. Saya dipanggil mas Irwan ini eyang, mungkin 
mbak Listy juga dipanggil embah putri, tapi nenek remaja ha ha ha 
(padahal anak kemenakanku baru dua tahun ha ha ha).

Kecenderungan terbentuknya kesenjangan sosial, yang kaya ya kayaaaa 
sekali, yang miskin makin melarat sebenarnya alami, karena effek 
rantai (Kettenreaktion, bahasa Jermane). Sing kaya punya peluang dan 
alat untuk mengakses pendidikan, modal, networking, mitra, lha yang 
miskin ditinggalkan semua orang termasuk bank yang malah nagih kredit 
sebelum jatuhtempo..

Ini hanya teratasi dengan sikap pemerintah yang mengadakan rambu 
rambu yang jelas, dimana pemerintah dan para elit TIDAK memperkaya 
diri, dan tidak ikut tender tender-an. pajak dibuat sedemikian rupa, 
hingga kekayaan nasional tidak merembes, dan ditampung serta 
dituangkan kedalam program kesejahteraan sosial.

Ini tak perlu dipelajari di buku buku, di kenyataan ada, tinggal 
mempelajarinya. Di negara negara Skandinavia.

Di semua negara Skandinavia, termasuk Denmark, negara termakmur 
didunia itu, nggak ada mal mewah ala Pacific Place atau Senayan City, 
nggak ada hotel mewah ala Ritz Carlton, dll.

Mobil mobil mewah juga gak seliweran dijalan, hampir seluruh warga, 
dari yang sangat kaya sampai office boy menggunakan kendaraan umum.

Model seperti Al Amien? Ohh sudah masuk bui sebelumnya di Austria, 
Jerman, swiss dan Skandinavia.

2 tahun lalu, seluruh Management Siemens di Jerman diperiksa karena 
kasus penyuapan, kena denda yang audzubillah tingginya...

Gitu lho mbak..

Salam

Danardono

Kirim email ke