si pitung kalo kalah debat paling bsnya ngata2in, inilah ciri2 kaum MUNAFIQUN



----- Original Message ----
From: si pitung <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Friday, July 11, 2008 15:00:23
Subject: Re: [ppiindia] Menyerang Zakat, Kampanye Hitam pada Islam

udah bego, rasis pula, payah nih anak buahnye si paul



----- Original Message ----
From: Peter Sleman <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Friday, July 11, 2008 1:55:50 PM
Subject: Re: [ppiindia] Menyerang Zakat, Kampanye Hitam pada Islam


mo seks bebas ato bebas seks boleh2 aja, tp yg ptg jgn munafik lewat kawin 
mut'ah kayak sipitung dan temen2 arabnya (eh jg dari persia juga)

----- Original Message ----
From: mediacare <[EMAIL PROTECTED] com>
To: [EMAIL PROTECTED] s.com
Sent: Friday, July 11, 2008 11:33:04
Subject: Re: [ppiindia] Menyerang Zakat, Kampanye Hitam pada Islam

rusia krn dingin hehe jgn2 seks bebas jg boleh ya, di puncak khan dingin jg
tuch

Nah, yang ini sudah sering dilakukan oleh komprador-komprador nya Si Pitung 
dari Tanah Arab melalui acara kawin-kawinan alias kawin kontrak selama 
seminggu, sebulan ............. ....




www.mediacare. biz

--- On Thu, 7/10/08, Peter Sleman <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:

From: Peter Sleman <[EMAIL PROTECTED] com>
Subject: Re: [ppiindia] Menyerang Zakat, Kampanye Hitam pada Islam
To: [EMAIL PROTECTED] s.com
Date: Thursday, July 10, 2008, 11:09 PM

orang bebas berpendapat apapun!!!, bahkan mau kafir jg bukan urusan anda!!!, 
kalo ada yg berprasangka pada zakat jg haknya masing2,jd hendaklah adu wacana, 
jgn menuding2 yg kampungan, krn inilah demokrasi, semua punya hak yg sama 
sepanjang tdk memaksakan pendapatnya agar diterima org lain, tau gak loe!!!

----- Original Message ----
From: si pitung <sipitung68@ yahoo. com>
To: [EMAIL PROTECTED] s.com
Sent: Friday, July 11, 2008 9:18:13
Subject: [ppiindia] Menyerang Zakat, Kampanye Hitam pada Islam

urusan serang menyerang syariat islam memang menjadi jargonnya kaum pelacur 
liberal.
pernah suatu ketika ada seorang pelacur liberal berkata spt ini:

Adapun hal prinsip misalnya negara
demokrasi, emansipasi wanita, dan kebebasan berpikir; Islam liberal bisa
menerima bentuk negara sekuler, yang menurut Ulil Abshar Abdalla lebih unggul
dari negara ala kaum fundamentalis. “Sebab, negara sekuler bisa menampung
energi kesalehan dan energi kemaksiatan sekaligus,” kata Ulil, yang disambut
ledakan tawa peserta diskusi.(Majalah Tempo, 19-25 November 2001).

Dedengkot liberal
yg jebolan pesantren ini agaknya dah lupa ingatan, sehingga ga sadar dg
ucapannya yg bertolak belakang dg alquran,: Dan janganlah kamu campur adukkan
yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang
kamu mengetahui.” Al-Baqarah ayat 42

Akibat kekurang
warasannya dlm berpikir lalu beliau jg mengeluarkan ‘fatwa’nya: Larangan kawin
beda agama, dalam hal ini antara perempuan Islam dengan lelaki non-Islam, sudah
tidak relevan lagi. 

Kemudian beliau
jg pernah mengatakan minuman sejenis vodka yg beralkohol boleh dikonsumsi di
rusia krn dingin hehe jgn2 seks bebas jg boleh ya, di puncak khan dingin jg
tuch

Rupanya
dedengkot liberal ini sdh mendapat ijin dari Allah utk mengharamkan yg halal
dan menghalalkan yg haram, hebat sekali bukan?

Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku tentang rezki
yang diturunkan Allah kepadamu, lalu kamu jadikan sebagiannya haram dan halal". 
Katakanlah: "Apakah Allah
telah memberikan izin kepadamu atau kamu
mengada-adakan saja terhadap Allah ?" QS10:59

Pernyataan2
spt itu siy bkn lahir dari proses berpikir melainkan pengaruh syahwat yg ada di
kepala orang liberal. Orang liberal dikatakan sbg cendekiawan atau pemikir itu
dasarnya apa ya? 

Menurut saya, mereka tdk lebih baik dari seorang pelacur seks,
germo atau konsumennya yg cenderung mengikuti syahwat, setidaknya para pelacur
tsb msh memiliki ‘malu’, sadar bahwa perbuatan mereka adalah salah, sedangkan
para pelacur intelektual ini sdh kehilangan urat malunya, sehingga mereka tdk
malu lg menyuruh orang utk berbuat dosa. Akibatnya kelak para pelacur liberal 
ini dibenamkan di dasar neraka kekal selamanya...

Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, sebagian
dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang munkar dan
melarang berbuat yang ma`ruf dan mereka menggenggamkan tangannya. Mereka telah
lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang
munafik itulah orang-orang yang fasik..”

Republika Kamis, 10 Juli 2008

Menyerang Zakat, Kampanye Hitam pada Islam 

Diduga ada benang merah dengan skenario internasional. 

JAKARTA -- Ketua Umum Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), KH Didin Hafidudin, 
menilai sinyalemen pengamat intelijen Dr Wawan Hari Purwanto tentang ''perlunya 
meneliti aliran dana zakat, infak, dan shadaqah (ZIS) di Indonesia untuk 
memutus pendanaan teroris'', sebagai fitnah. Itu bisa merupakan kampanye hitam 
(black campaign) terhadap ajaran sosial dan pemberdayaan ekonomi umat Islam.

''Itu sebuah fitnah murahan. Kami jadi curiga, ada apa ini? Jangan-jangan 
pernyataan itu dia lontarkan dengan maksud yang tidak baik,'' cetus Kiai Didin, 
kepada Republika, Rabu (9/7). Protes senada disampaikan Ketua Umum Pimpinan 
Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof Dr Din Syamsuddin. 

''Program zakat bisa terganggu.. Dari sudut muzakki (pemberi zakat), boleh jadi 
akan terpengaruh sehingga enggan mengeluarkan zakat. Dia harus mengklarifikasi, 
apalagi pernyataannya tanpa disertai bukti,'' tutur Din. Menurut Din, wacana 
seperti itu akan bersifat tendensius dan menimbulkan persepsi negatif. ''Itu 
tidak bisa disebut sebagai wacana, tapi fitnah. Saya berkeyakinan, tidak ada 
dana zakat yang disalahgunakan peruntukkannya, apalagi untuk tujuan yang tidak 
baik,'' tegas Din.

Pendayagunaan atau penyaluran zakat, lanjut Din, sangat jelas diatur Alquran, 
yakni kepada delapan ashnaf (kelompok). ''Tidak ada di situ untuk aksi 
terorisme,'' tukasnya. Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Tifatul 
Sembiring, mengungkapkan, di dunia internasional yang tidak suka pada kebenaran 
ajaran Islam pun sering muncul tudingan seperti yang dilakukan Wawan. ''Mungkin 
ada benang merahnya ke arah sana,'' ujarnya. Atau, kata Tifatul, Wawan tidak 
mengerti sama sekali dengan pengelolaan ZIS. Pengelolaan dana umat ini memiliki 
standar yang sama di seluruh dunia Islam. 

''Ketentuan penerima zakat ini sudah jelas aturannya. Hanya delapan ashnaf yang 
diperbolehkan mendapatkannya. Zakat hanya menangani kaum dhuafa atau 
orang-orang lemah seperti ibnu sabil, fuqoro, dan masakih,'' papar Tifatul.

Wacana kontra produktif
Sebelumnya, Wawan kepada Republika berdalih, pemerintah Arab Saudi juga 
menerapkan pengawasan terhadap penggunaan ZIS. ''(Pengawasan) Di sana pun 
menimbulkan reaksi dan protes. Jadi, wajar juga kalau pernyataan saya 
mengundang protes. Saya siap menjelaskan kepada MUI,'' tegasnya. 

Wawan mengemukakan, ditemukannya bom berdaya ledak lebih dahsyat dari Bom Bali 
di Palembang, Sumatra Selatan, baru-baru ini, menunjukkan bahwa dana yang 
digunakan juga lebih besar. Namun, ia lupa bahwa banyak kalangan curiga, 
operasi terorisme di Indonesia lebih bernuansa rekayasa atas tekanan Amerika 
dan sekutunya untuk merusak citra Islam. Tapi, Wawan malah menyarankan pula 
agar permintaan ZIS yang dilakukan secara berkeliling dari rumah ke rumah 
diawasi. Sebab, dengan cara itu tak ada pengawasan penggunaannya untuk apa.

Kiai Didin, kembali menilai lontaran gagasan Wawan tetap tendensius. Ia meminta 
umat Islam tak terpancing apalagi sampai menghentikan memberikan ZIS pada 
saluran yang benar. Pernyatan Wawan--yang juga mendapat reaksi keras dari 
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah dan Pusat--juga dianggap Kiai Didin 
tidak memahami tata kelola ZIS Indonesia. Baznas sendiri mengelolanya secara 
transparan dan profesional.

''Sesuai Sunah Rasulullah SAW, menyalurkan ZIS itu melalui badan amil zakat 
(BAZ) atau lembaga amil zakat (LAZ). Setiap tahun bahkan setiap tiga bulan, 
kami juga diaudit oleh akuntan publik independen,' ' ungkap Kiai Didin. 
Direktur Pascasarjana Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor itu juga 
menjelaskan, selain mengacu pada syariat Islam, penyaluran dana ZIS berdasarkan 
Undang-undang No 38/1999. Garis besarnya, zakat ditujukan untuk membantu fakir 
miskin, kesehatan, dan pendidikan mereka.

''Menggalakkan zakat adalah membantu pemerintah dalam upaya pengentasan 
kemiskinan. Daripada menuduh tanpa bukti, saya mengajak saudara Wawan untuk 
mempelajari ajaran ZIS,'' kata Kiai Didin. Ia menambahkan, kebiasaan menuduh 
tanpa bukti atau sekadar wacana padahal masalahnya sangat penting berkaitan 
dengan kebutuhan masyarakat banyak, adalah perbuatan kontra produktif. ''BAZ 
dan LAZ berkhidmat untuk kepentingan masyarakat dan bangsa, bukan untuk 
kepentingan kelompok tertentu,'' tandasnya. hri/djo/dam

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

------------ --------- --------- ------

************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* 
*********
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups. yahoo.com/ 
group/ppiindia
************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* 
*********
____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india. blogspot. com 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@ yahoogroups. com
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@ yahoogroups. com
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@ yahoogroups. com
Yahoo! Groups Links

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

------------ --------- --------- ------

************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* 
*********
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups. yahoo.com/ 
group/ppiindia
************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* 
*********
____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india. blogspot. com 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@ yahoogroups. com
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@ yahoogroups. com
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@ yahoogroups. com
Yahoo! Groups Links

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

    


      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links



Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke