http://groups.yahoo.com/group/islamic_discussion_via_internet/message/1741
*Republika kedepan dipimpin Milyader pro Yahudi* Harian Umum Republika pendirian awalnya dimotori sejumlah tokoh Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) yang notabene visi dan misinya menjadikan Republika sebagai media yang menyuarakan aspirasi umat Islam sebagai tuan rumah di negeri ini. Dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) PT. Abdi Bangsa Tbk (ABBA) pada Juni 2008. Tampilnya wajah-wajah baru yang duduk dalam jajaran Dewan Komisaris ABBA, seperti KH. Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym dan mantan Pemimpin Kantor Berita Antara, Asro Kamal Rokan. Masuknya orang-orang baru ini diharapkan Republika tetap konsisten menyuarakan suara umat Islam bahkan berjuang lebih gigih lagi. Tapi yang mengejutkan adalah masuknya CEO The Independent News Media Group (INM) Gavin O'Reilly dalam jajaran Dewan Komisaris ABBA. Orang yang satu ini layak untuk dikritisi. Siapa sebenarnya Gavin O'Reilly? *Saham Republika di beli Independent* Harian terkenal The Independent dan Republika dalam waktu dekat akan 'terkait'. Demikian yang dikatakan beberapa portal berita di internet. Ini karena International News and Media Ltd (INM) yang merupakan penerbit The Independen akan membeli induk harian Republika, PT Abdi Bangsa Tbk (ABBA) senilai Rp 67,5 miliar, seperti yang dikatakan Presiden Direktur ABBA, Erick Thohir yang dilansir detikFinance, Sabtu (31/5). Penjualan dari saham tersebut rencananya akan dialokasikan untuk akuisisi PT.Radionet Cipta Karya dan PT Praisindo Teknologi, penyertaan modal kerja di PT Avabanindo Perkasa dan PT Republika Media Mandiri. "Di Mahaka Billboard (PT Avabanindo Perkasa) kami berencana menambah titik Billboard. Di harian Republika (PT Republika Media Mandiri) akan digunakan untuk menambah permodalan, mungkin untuk menambah mesin dan sebagainya," kata Erick Thohir, Presiden Direktur ABBA. *Milyader Pro Yahudi* Ketika berita ini muncul di Eramuslim dengan judul " Milyader Yahudi Jadi Komisaris HU Republika" pada 1 Juli 2008, sontak mendatangkan kritikan tajam bahkan ancaman untuk mensomasi Eramuslim jika tidak segera menurunkan tulisan tersebut. Yang kemudian oleh Eramuslim sebutan 'Milyader Yahudi Irlandia' di ralat menjadi 'Milyader Irlandia'. CEO The Independent News Media Group (INM) Gavin O'Reilly yang masuk dalam jajaran Dewan Komisaris ABBA, adalah anak Sir Anthony O'Reilly. Kiprah keluarga O'Reilly ini dalam salah satu yayasannya yang bernama O'Reilly Institute (Trinity College Dublin) ternyata memang menjadi salah satu donor bagi pengembangan Jewish Studies. Bisa kita baca di (en.wikipedia.org/wiki/Tony_O'Reilly dan juga di www.tcd.ie/trinityfoundation/foundationboard/tfboreilly.php). *Independensi Republika sebagai Media Islam* ** Mengutip kembali beberapa pemberitaan media yag mengatakan bahwa, Harian terkenal The Independent dan Republika dalam waktu dekat akan 'terkait'. Terkait dalam hal yang bagaimana? Lalu apakah Republika akan luntur warna keislamannya, seperti yang dikhawatirkan banyak pihak? Kita akan lihat bagaimana respon masyarakat dan bagaimana usaha Republika untuk kembali meyakinkan pembacanya. (Sally Sety) [Non-text portions of this message have been removed]

