Iran Akan Menyerang "32 Pangkalan AS" Jika Diserang      
Minggu, 13 Juli 2008

 
 Iranancam akan menyerang "32 pangkalan AS dan pusat Israel" jika negaranya 
diserang, kata seorang asisten pemimpin tertinggi, Ayatullah Ali Khamenei



Hidayatullah.com--Iranakan menyerang "32 pangkalan AS dan pusat Israel"
jika negaranya diserang, kata seorang asisten pemimpin tertinggi,
Ayatullah Ali Khamenei, seperti dikutip oleh kantor berita Fars Sabtu.
"Jika
Amerika dan Israel menembakkan peluru atau rudal terhadap negara kami,
pasukan bersenjata Iran akan menyerang pusat Israel dan 32 pangkalan AS
di kawasan ini sebelum debu dari serangan mereka mengendap," Mojtaba
Zolnoor mengatakan sebagaimana dilaporkan AFP dari Fars.
Zolnoor
adalah deputi wakil Khamanei untuk pasukan elit Garda Revolusi, pasukan
yang menguasai persenjataan berat Iran, khususnya rudal jarak jauhnya
yang daoat menyerang Isral dan pangkalan AS di Teluk.AS dan sekutu penting 
regionalnya Israeltak pernah mengesampingkan serangan terhadap Irankarena upaya 
nuklirnya, yang Barat khawatirkan dapat ditujukan untuk membuat senjata nuklir.
Adakekhawatiran serangan terhadap Iransudah dekat, setelah Israelmelakukan 
manuver di Yunani yang secara efektif adalah latihan bagi suatu kemungkinan 
serangan terhadap fasilitas nuklir Iran.
Jurubicara
pemerintah, Gholam Hossein Elham, Sabtu mengesamapingkan spekulasi
bahwa Iran berisiko diserang oleh AS, dengan mengatakan bahwa serangan
militer adalah sesuatu yang "tidak waras".
Republik Islam itu telah berulangkali memperingatkan balasan yang menghancurkan 
pada setiap serangan terhadap wilayahnya.
Iranmembantah tuduhan Barat dan bersikeras program nuklirnya dimaksudkan
hanya untuk membangkitkan energi untuk penduduk yang bertambah yang
cadangan bahan bakar fosilnya akhirnya akan habis.
Ketegangan karena konflik nuklir itu meningkat lagi dalam beberapa hari 
belakangan ini setelah Iranmenguji coba tembakan serentak sejumlah rudal -- 
termasuk satu yang negara itu katakan dapat membawa Israeldalam jarak (tembak) 
-- dalam latihan perang yang telah memicu kekhawatiran internasional. 
[ant/www.hidayatullah.com] 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke