Ya tidak harus "Java man" dari pulau Jawa mengembara hingga Eropah pada masa 
itu, tetapi jenis ini (pithecanthropus erectus) menyebar ke berbagai pelosok 
bumi yang mungkin terjangkau. Pithecanthropus erectus ini, fosil pertamanya 
ditemukan di Afrika Timur, di daerah cekungan lipatan geologi yang memanjang 
dari Asia Minor hingga Afrika Selatan dan daerah ini hingga kini masih bergerak 
ke arah Utara yang sering menimbulkan gempa bumi di permukaan. 


  ----- Original Message ----- 
  From: imuchtarom 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, July 21, 2008 9:36 PM
  Subject: [ppiindia] "Java Man" pernah mengembara ke Eropa?


  Fosil mirip "Java Man" ditemukan di Jerman Java Man pernah mengembara
  hingga Eropa? xxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxx Tengkorak Homoerectus

  Bagan pohon evolusi manusia

  Tautan:
  1. Artikel di Deutsche Welle
  <http://www.dw-world.de/dw/article/0,2144,3492402,00.html>
  2. Evolusi Manusia di Wikipedia <http://tinyurl.com/68bjdh>
  3. Buku Perspectives on an evolving creation
  <http://tinyurl.com/5scy3p>

  HANOVER, SENIN - Pecahan tulang tengkorak yang ditemukan di sebuah
  tambang Jerman ternyata berasal dari Manusia Jawa, manusia purba yang
  sebelumnya diyakini merupakan penduduk asli Asia. Dengan penemuan itu,
  memicu spekulasi bahwa manusia purba Asia pernah menjelajah Eropa.

  Alfred Czarnetzki, seorang profesor di Universitas Tuebingen,
  mengumumkan pekan lalu bahwa kerangka tersebut, yang ditemukan pada
  2002, "usianya paling tidak 70.000 tahun" dan begitu mirip Manusia Jawa
  "sehingga boleh jadi merupakan kembarannya" .

  Tulang tengkorak itu berasal dari spesies Homo erectus, sedangkan
  manusia modern dikenal sebagai Homo sapiens, yakni manusia yang sudah
  berbudaya.

  Manusia Jawa adalah nama yang diberikan kepada fosil yang ditemukan pada
  1891 di Trinil, tepian Bengawan Solo. Fosil ini merupakan salah satu
  spesimen Homo erectus atau manusia purba berjalan tegak yang paling
  pertama dikenal.

  Penemunya, Eugene Dubois, memberikan nama ilmiah Pithecanthropus
  erectus, sebuah nama yang berasal dari akar Yunani dan Latin yang
  berarti manusia kera berjalan tegak.

  Karl-Werner Frangenberg, seorang pemburu fosil, menemukan bagian atas
  tengkorak pada 2002 di sebuah lubang batu di Leinetal dekat Hanover.
  Istrinya, yang memiliki hobi sama, menemukan bagian pelipis dua tahun
  kemudian.
  Sama dengan fosil Trinil
  Tulang belulang itu, yang kini diyakini merupakan kerangka manusia
  tertua yang pernah ditemukan di Jerman, saat ini dipamerkan di Museum
  Hanover.

  Kerangka tertua Jerman sebelumnya adalah spesies lain, yakni Homo
  heidelbergensis, yang ditemukan pada 1907 dan berusia sekitar 600.000
  tahun.

  Czarnetzki mengakui kesulitan mengukur usia fosil secara tepat, namun
  dirinya merasa yakin dengan kesamaan pada penemuan fosil manusia purba
  di Jawa pada 1891.

  "Penemuan ini mengindikasikan bahwa manusia purba Asia pernah menyebar
  ke Eropa," katanya, seraya menambahkan artikelnya mengenai penemuan
  tersebut telah diakui Journal of Human Evolution dan akan segera
  diterbitkan. Ia mengemukakan tak ditemukan DNA dalam pecahan tulang itu,
  namun ada jejak protein (disalin dari KOMPAS, edisi 21 Juli 2008)
  de Kabayan Nusantara club for art,science, and community 
  xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx 

  [Non-text portions of this message have been removed]



   
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG - http://www.avg.com 
Version: 8.0.138 / Virus Database: 270.5.3/1564 - Release Date: 21-7-2008 6:42


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke