http://www.tni-au.mil.id/content.asp?ContentId=4523


*WARGA MAKOOPSAU II PERINGATI ISRA' MI'RAJ NABI MUHAMMAD, SAW*


(Kaskoopsau II Marsma TNI Benyamin Dandel berbincang sejenak dengan Ustadz
Drs. H. Agung Wirawan M.S sebelum acara dimulai. Foto Pen Koopsau II)


Perjalanan spiritual maha dasyat yang dialami Nabi Muhammad SAW, yang
kemudian di kenal dengan Isra' Mi'raj, hari ini, Rabu (23/7) diperingati
warga Markas Komando Operasi TNI AU (Makoopsau) II, Makassar. Peringatan
Isra' Mi'raj, yang dihadiri ratusan warga Makoopsau II, baik militer maupun
PNS serta pengurus PIA Ardhya Garini Daerah II, Koopsau II itu, menampilkan
penceramah tunggal Drs. H. Agung Wirawan, MS.


Dalam ceramahnya, ustadz Drs. H. Agung Wirawan, MS yang juga dosen
Universitas Islam Makassar (Unisma) itu mengupas tentang, pentingnya
semangat Isra' Mi'raj, bagi kehidupan prajurit. Menurutnya, peristiwa Isra'
Mii'raj yang dialami Nabi Muhammad, SAW, dapat menjadi inspirasi bagi para
prajurit TNI AU dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.


"Kejadian-kejadian yang ditunjukkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad, selama
perjalanan Isra' dan Mi'raj, hendaknya menjadi pelajaran bagi kita semua
akan kebesaran Allah SWT. Bagi para prajurit, hikmah Isra' Mi'raj hendaknya
menjadi motivasi agar lebih disiplin dan berlaku jujur dalam setiap
pelaksanaan tugas" katanya.


Pada bagian lain, ustadz Drs. H. Agung Wirawan, MS yang tampil begitu
memukau dengan berbagai "guyonannya" itu, juga mengupas lima langkah yang
perlu dilakukan prajurit, agar senantiasa mendapat kemulian dari Allah SWT.
Lima langkah tersebut meliputi, pandai bersyukur atas nikmat Allah SWT,
bersikap jujur dan adil kepada diri sendiri, menyayangi diri sendiri dan
sesama, selalu iklas dan bersikap sabar.


Sementara, *Kepala Staf (Kas) Koopsau II Marsma TNI Benyamin Dandel*, yang
mewakili Pangkoopsau II, dalam amanat tertulis menyatakan menyambut positif
kegiatan ini. Menurutnya, melalui ceramah peringatan Isra' Mi'raj,
diharapkan seluruh warga Makoopasu II akan mendapat tambahan iman dan taqwa
sekaligus mampu mengambil hikmah yang terkadung di dalammnya, selanjutnya
mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam konteks kedinasan
maupun dalam bermasyarkat.


"Sebagai alat pertahanan negara, para prajurit dilapangan sering ragu dalam
bertindak dikarenakan kurang memiliki kemantapan mental dan moral. Oleh
karena itu saya memandang penting acara ini, dengan harapan, setelah
menyimak ceramah hikmah Isra' Mi'raj, warga Makoopsau II akan memiliki
kemantapan batin dan mental" ucap Pangkoopsau II.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke