--- In [email protected], A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Neoliberalisme Bertentangan dengan
> Islam dan Pancasila 
>  
> IMF membunuh umat
> manusia tidak dengan peluru/rudal, tapi dengan wabah kelaparan 
> Andres Perez, Mantan Presiden Venezuela, The
> Ecologist Report, Globalizing Poverty, 2000


*** Betul bung. Neoliberalisme bertentangan dengan azas kemanusiaan, 
jadi dengan semua moralitas keagamaan, Islam, Kristen (walau banyak 
kapitalis raksasa yang Kristen), Tao, Buddha, Konghucu...juga Yahudi, 
walau pelaku neolib banyak yang Yahudi.

Soalnya, sepemilik kekuasaan, DIMANAPUN, Barat maupun Timur, lebih 
cenderung mengikuti azas neolib karena sejajar dengan kepentingan 
mereka. kepentingan rakyat banyak, ini lain perkara.

Negara negara Eropapun yang makmur dan memiliki banyak Multinational 
Company (MNC) keteteran menghadapi dampak neolib, yang JUGA melanda 
Eropa barat dengan dahsyat: tingkat pengangguran meningkat dari tahun 
ketahun, generasi yang baru lulus kian banyak yang menganggur, PHK 
menjadi acara se-hari hari, kontrak kerja menggantikan perjanjian kerja 
seumur hidup, tingkat pensiun menurun, outsourcing makin men-jadi jadi.
Pekerja dari ex Eropa Timur membanjiri pasar kerja Eropa barat karena 
dumping upah.

Pabrik yang tak sudi bayar upah tinggi dipindahkan begitu saja ke 
bangla Desh, Vietnam atau tempat lain. Dampaknya: kebencian penduduk 
lokal yang kehilangan tempat kerja pada para buruh migran dan 
pendatang. Agama dijadikan ajang pelampiasan frustasi...






Kirim email ke