http://www.kompas.com/read/xml/2008/07/29/15562725/indonesia.prakarsai.world.ocean.conference.2009


Indonesia Prakarsai World Ocean Conference 2009

JAKARTA, SELASA - Indonesia akan memprakarsai World Ocean Conference (WOC)
2009 yang digelar pada 11-15 Mei 2009 di Manado, Sulawesi Utara, dan
mendeklarasikan Manado Ocean Declaration (MOD). Saat jumpa pers dengan media
di Hotel Borobudur siang ini, Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan
Rakyat Indroyono Susilo mengatakan, even ini merupakan pertama kalinya
Indonesia memiliki inisiatif untuk mengadakan konferensi internasional.

"Tema konferensi internasional ini 'Ocean and Climate Change' yang ingin
mengangkat keberadaan laut dalam peran dan fungi strategisnya terhadap
perubahan iklim global," ujar Indroyono.

Acara tersebut akan dihadiri sekitar 1.000 peserta dari 111 negara yang
memiliki laut, terdiri dari negara maju dan negara berkembang. Selain itu
dikatakan Staf Ahli Menteri Bidang Kebijakan Publik Departemen Kelautan dan
Perikanan Gellwyn Jusuf, tujuan diadakan seminar ini untuk menggalang
komitmen masyarakat dunia dalam memelihara fungsi laut sebagai upaya
adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

Saat WOC 2009 berlangsung, dituturkan Gelwyn, akan dilakukan beberapa
kegiatan, seperti Coral Triangle Initiative (CTI). Pertemuan ini dihadiri
Indonesia, Filipina, Malaysia, Papua Niugini, Kepulauan Solomon, dan Timor
Leste. "Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar sudah seharusnya
memprakarsai konferensi tentang laut. Negara-negara lain itu menunggu kita
bereaksi dan pasti mereka mendukung," tuturnya.

Konferensi ini akan membahas peran laut dalam perubahan iklim global,
keanekaragaman hayati laut dunia, industri dan jasa maritim, mitigasi
bencana alam di laut, dan pengelolaan laut dan pesisir terpadu berdasar
ekosistem. "Kami mengajak berbagai pihak untuk bekerja sama, selain
pelaksana Deplu RI, Departemen Kelautan dan Perikanan, LSM juga kami
libatkan," tutur Gellwyn.


MYS


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke