http://www.youtube.com/watch?v=pJkt9EL9UuA
--- In [email protected], mediacare <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Ya buruan gih Si Pitung pergi ke alam sana, biar tidak tersenggol pengadilan dunia. > > > > > > www.mediacare.biz > > --- On Sat, 8/2/08, si pitung <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > From: si pitung <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: Re: [ppiindia] Re: Ust. Abu Bakar Ba'asyir Nasehati Kapolri > To: [email protected] > Date: Saturday, August 2, 2008, 12:00 AM > > > > > > > janganlah terlalu mengelu2kan pengadilan dunia yg seringkali jauh dari keadilan. > Keadilan bisa dibeli tergantung uang & kepentingan dll. > belum pernah mendengar mafia peradilan? > > Sent: Saturday, August 2, 2008 1:02:50 AM > Subject: [ppiindia] Re: Ust. Abu Bakar Ba'asyir Nasehati Kapolri > > Janganlah masalah kejahatan kemanusiaan dikaitkan dengan agama > Yang bersalah tetap bersalah > Agama bukan sebagai alat intimidasi dalam penegakan keadilan > > --- In [EMAIL PROTECTED] s.com, Satrio Arismunandar > <satrioarismunandar @...> wrote: > > > > > > Terkait rencana eksekusi terpidana bom bali > > http://www.youtube. com/watch? v=DWN3IwXFlIg > > ------------ --------- --------- --------- --------- --------- - > > Abu Bakar Ba'asyir : > > Pemerintah Dzolim Jika Menghukum Mati Amrozi Cs > > Wednesday, 30 July 2008 > > > > Ketua Majelis Mujahidin Indonesia Abu Bakar Baasyir menilai > pemerintah Indonesia sangat dzolim jika jadi mengeksekusi mati para > pelaku bom bali I. Hal ini dikarenakan pemerintah memberikan hukuman > yang tidak setimpal dengan kesalahan yang dilakukan Amrozi Cs. > Pemerintah dianggap hanya melihat kasus tersebut secara kasat mata. > Padahal menurutnya, pada kasus Bom Bali I semestinya dilihat siapa > sebenarnya yang memiliki bom yang meledak pada waktu itu. > > > > "Semua ahli bom baik dalam maupun luar negeri menyatakan bom yang > meledak dan sampai membunuh banyak orang itu sebenarnya bukan bom > biasa tapi mikronuklir, " katanya dalam sebuah video yang > dipublikasikan lewat internet di situs youtube.com. Video tersebut > tercatat dirilis Sabtu (26/7) oleh seseorang yang menggunakan username > rofiq1924. > > > > Abu Bakar Baasyir meragukan bahwa Amrozi Cs dapat membuat bom yang > memiliki daya ledak sebesar itu. Seraya mengutip pernyataan ahli bom > dari Australia yang mengatakan bahwa kalau ada orang yang percaya > bahwa Amrozi bisa membuat bom seperti itu bukan orang bodoh, tetapi idiot. > > > > Ustadz yang pernah ditahan di dalam penjara karena kasus imigrasi > ini mengaku pernah berdebat dengan pihak kepolisian. "Kalau polisi > percaya Amrozi bisa membuat bom seistimewa seperti itu mestinya bukan > ditahan tetapi menjadi penasehat militer, dijadikan dosen di sekolah > militer mengajari untuk membuat bom tersebut," ujarnya. > > > > Abu Bakar Baasyir sepakat jika Amrozi Cs dihukum karena kesalahannya > melakukan pengeboman yang mengakibatkan kerusakan dan luka-luka. > Namun, ia tetap tidak percaya jika bom milik Amrozi bisa membunuh > orang. Abu Bakar Baasyir mencurigai bom yang meledak itu milik CIA. > > > > Pimpinan Pondok Pesantren Ngruki Solo ini khawatir jika pemerintah > Indonesia yang tidak takut Allah tapi takut pada George W. Bush ini > nekad mengeksekusi mati Amrozi Cs akan mengakibatkan bala' (bencana > besar) yang ditimpakan oleh Allah SWT. > > > > Menurutnya, Amrozi Cs bukanlah teroris namun justru kontra teroris. > Mereka merupakan mujahid yang membela Islam dan kaum musliminin dari > teror AS dan kawan-kawannya, hanya saja langkah mereka melakukan > pengeboman itu keliru. > > > > "Kalau tetap nekad mengeksekusi, jangan orang Islam yang ditunjuk > jadi regu tembak eksekusi," ujarnya menasehati Kapolri. Ia > mengkhawatirkan jika orang Islam yang melakukan eksekusi akan > mengakibatkannya murtad karena membunuh seorang pejuang Islam. "Tapi > saya anjurkan mundur saja, jangan nekad mengeksekusi. Saya khawatir > ada bala' dari Allah kalau tetap nekad. Saya sudah memperingatkan! " > pungkasnya. > > > > [ihsan/www.suara- islam.com] > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] >

