siap pak mentri! virus ini (liberal) memang lebih berbahaya drpd HIV/AIDS
Hati-Hati terhadap Virus Liberalisme
Selasa, 5 Agu 08 13:10 WIB
Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni mengakui kualitas keimanan
umat Muslim di tanah air sedang menghadapi penggembosan dari dalam,
sehingga perlu dihadapi dengan serius. "Perlawanan harus dilakukan
dengan serius, " kata Maftuh di Kendari, Selasa (5/8).
Ia mengingatkan, umat Muslim harus meningkatkan kualitas keimanan,
karena akhir-akhir ini ada beberapa kalangan Muslim yang belajar di
negara tertentu (baca: kaum liberal) berupaya menunjukkan jati dirinya
sebagai orang cerdik pandai.
Namun, cara yang dilakukan oleh yang bersangkutan adalah memberikan
argumentasi yang seolah-olah rasional terhadap hal hal yang sudah
menjadi kesepakatan para ulama.
Pendapat yang di luar kesepakatan itu, dicontohkan Maftuh, misalnya
dalam pelaksanaan ibadah haji yang dapat dilakukan setiap bulan.
Padahal, ibadah haji itu hanya dapat dilakukan setahun sekali dan
waktunya pun sudah ditentukan, antara 1 Syawal sampai 9 Dzulhijah.
Contoh lain yang disuarakan kelompok orang yang disebutnya sudah
'keblinger' itu adalah soal membolehkan adanya perkawinan sejenis.
Menurut Menteri Agama, pendapat tersebut jelas tak bisa diterima
oleh penganut agama Islam, meski alasanmereka juga menjunjung Hak Azasi
Manusia.
Pendapat menyimpang ini, lanjutnya, sangat disayangkan sekali
berasal dari umat Islam sendiri, yang ketika kecil belajar di pondok
pesantren di kampung, akan tetapi ketika mereka ke luar negeri ingin
tampil beda dengan membuat pernyataan menyimpang.
"Orang semacam itu juga ada dan pernah menduduki jabatan tinggi di salah satu
instansi pemerintah, " imbuh Maftuh. (novel/ant)
[Non-text portions of this message have been removed]