http://www.polri.go.id/indexwide.php?op=news&id_rec=480

*JAJARAN POLRI UNGKAP KASUS NARKOBA*

Jakarta (1/8)-*Jajaran Bareskrim Polri dan Badan Narkotika Nasional
(BNN)*berhasil ungkap clandestine Lab di Apartemen Laguna Blok A-11
No. 028 Pluit
Jakarta Utara yang berhasil di grebek petugas gabungan Bareskrim dan BNN
pada Rabu (30/7) pukul. 17.00 Wib dari tempat tersebut berhasil mengamankan
2 (dua) tersangka atas nama Erwin alias Ateng (29) dan Aris Kurniawan (28)
dengan barang bukti yang berhasil disita berupa Bahan-bahan kimia,
seperangkat peralatan pembuatan psikotropika, dan narkoba jenis heroin serta
alat suntik dengan modus operandi memproduksi dan mengedarkan psikotropika
sebagai mata pencaharian untuk mendapatkan penghasilan serta memiliki atau
menyimpan narkotika gol. 1 Jenis Heroin.

Sementara itu di Jajaran Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus jaringan
peredaran psikotropika jenis ectasy antar pulau dengan menggunkan jasa cargo
dengan control delivery ke Bali melalui Jasa Titipan kilat Mex bali Cargo
dan berhasil menangkap 1 orang tersangka Ei (22) penerima paket berisi
ectasy sebanyak 1.493 butir, sedangkan untuk jaringan peredaran antar pulau
lainnya melalui titipan kilat Meilyin Cargo Medan dari pengembangan jaringan
Medan dan Bali jajaran Polda Metro berhasil menangkap 7 (tujuh) tersangka
terdiri dari Akoy (DPO), Suparman Harjati, Sumitro Wijaya alias Budiman
Santoso alias Asin, Arifin Indro alias Liu Cin Hok alias Ahok, Loe Kok Min
alias Hendarmin, SH alias Edi IK, SH, Andry Wijaya Bong, dan Budi Wijaya.
Dengan barang bukti yang berhasil disita antara lain 13.363 butir ectasy,
12,75 gr ectasy hancur, 1 bh mesin cetak ectasy dan satu koper bubuk bahan
baku ectasy.

Polda Sumut juga berhasil ungkap Home Industri Pembuatan Ectasy di Jl.
Perwira No. 1 B Gung Leto, Kodya Kabanjahe Medan Jumat (25/7) pukul 23.00
Wib, dari tempat tersebut berhasil diamankan 2 (dua) orang tersangka atas
nama Edy alaias Akiang (34) dan Husman alias Cien (36), dan barang bukti
yang berhasil disita berupa tepung kapas, tepung lapein, tepung neo napasin,
minyak makan fortune, 1 (kotak) pethidin HCL, tepung asma soho, 1 (satu)
botol plastik putih berisi rivotril serta dongkrak yang dimodifikasi sebagai
alat pres pembuat pil ectasy.(Hms Polri).


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke