Kawan Rudi,,,
Genosida itu fakta yang tak dapat di bantahkan oleh negara. Penghilangan bangsa
dan manusia secara institusional masih saja dijalankan oleh perangkat negara
dengan stigma menjaga pancasila. Sabotase wilayah dan nyawa manusia di era
Daerah Operasi Militer memang cukup akut hingga sekarang belum bisa
diselesaikan oleh para pejuang rakyat.
Selain kasus Aceh, Timor Lorosae dan Tanah Papua semuanya terjadi dalam rezim
pro imperialisme. Kasus DOM di Papua tak jauh bedanya dengan usaha-usaha
militer mementingkan aset pemodal. Marx memang benar, bahwa kepentingan Ekonomi
menjustifikasi prangkat keberpihakan siapapun termasuk negara untuk tetap
menjadi tunduk atas sang pemodal.
Operasi militer di Papua dilakukan atas nama Freeport, Atas Nama Perusahaan
Kelapa Sawit yang punya militer. Jika mengungkit Genosida dengan rezim DOM
Suharto, tak bisa di salahkan sebab negara ( Konstitusi RI ) yang patut diambil
alih. Musti Cuci bersih semangat rakyat Indonesia dalam Konstitusi.
Arki
************************
Email:
--------
[EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED]
Website:
--------
www.kabarpapua.com
www.papuapost.com
***
--- On Mon, 8/4/08, Rudi Hartono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Rudi Hartono <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [reformasitotal] Terbaru di Jurnal Arah-KIRI: Negeri "Genosida"
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Monday, August 4, 2008, 2:48 AM
Negeri
Genoside
04 Agustus, 2008
Oleh:
RUDI HARTONO
Ketika Orde Baru tumbang, berbagai catatan
tentang kejahatan terhadap kemanusiaan juga terungkap. Sebut saja peristiwa
pembunuhan besar-besar yang terjadi sekitar 1965-1969 terhadap mereka yang
dianggap
anggota, kader, dan simpatisan PKI. Masih ada peristiwa tanjung priok,
penembakan misterius (petrus), Talang Sari, Pemberlakuan Daerah Operasi Militer
(DOM) di Aceh dan Papua. Bahkan, pemerintah Indonesia
harus menanggung malu sebagai bangsa pelanggar HAM, ketika kasus kerusuhan di
Timor Leste, tahun 1999. bukan saja kekerasan yang dilancarkan oleh negara,
tekanan ekonomi dan ketegangan dalam hubungan sosial mendorong gejala
pembunuhan dan kekerasan yang cukup mengerikan, seperti kasus mutilasi,
pembunuhan
berantai, sekeluarga dibakar, dan banyak lagi.
Baca selengkapnya di http://arahkiri2009 .blogspot. com/2008/ 08/negeri-
genoside. html
"Tugas Manusia adalah Menjadi Manusia" (Multatuli)
Stand up for Democracy! Website http://www.arahkiri 2009.blogspot. com
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/