http://www.tnial.mil.id/tabid/61/articleType/ArticleView/articleId/765/Default.aspx
ASOPS KASAL TUTUP SIDANG WANBANGOPSTIK TNI AL DI KRI TANJUNG NUSANIVE-973
 

Perkembangan lingkungan strategis yang dinamis saat ini telah membawa dampak 
terhadap perubahan doktrin militer,  perkembangan taktik-taktik peperangan 
maupun kegiatan operasional yang mampu mendukung tugas-tugas di laut. 
Dinamisasi perkembangan lingkungan strategis dalam negeri yang ditandai oleh 
berbagai dimensi perubahan besar di bidang politik,  ekonomi,  sosial budaya 
dan pertahanan juga perlu disikapi secara bijak dan proporsional oleh TNI AL 
selaku komponen utama pertahanan negara matra laut. Demikian sambutan Asisten 
Operasi Kasal Laksamana Muda TNI Agus Suhartono,  SE pada Acara Penutupan  
Sidang Ke-53/2008 Dewan Pengembangan Operasi dan Taktik  di KRI Tanjung 
Nusanive-973 yang sedang sandar di Dermaga Kolinlamil,  Tanjung Priok,  
Jakarta,  Selasa (5/8).  


  Lebih lanjut Asops Kasal menegaskan oleh karena itu untuk menghadapi berbagai 
kondisi tersebut,  tidak ada pilihan lain bagi TNI AL untuk selalu 
menyempurnakan doktrin-doktrin yang dimiliki,  baik pada level atau tataran 
strategis,  operasional maupun taktis tentang operasi matra laut yang telah 
dianut secara terus menerus dan berkesinambungan sejalan dengan perkembangan 
zaman dan kemajuan teknologi,  sehingga doktrin yang akan digunakan nanti dapat 
menjamin ketangguhan satuan operasi laut dalam menghadapi berbagai situasi 
ancaman yang dapat terjadi sewaktu-waktu.  


Pada sidang Wanbangopstik ini telah berhasil dibahas lima naskah yaitu Bujuktis 
tentang Penggunaan KRI Dr. Suharso sebagai Kapal Rumah Sakit dalam Operasi 
Militer,  Pengerahan dan Penggunaan Yonmarhanlan,  Operasi Pengunduran Amfibi 
dan Bukjuklak tentang Pemberdayaan Wilayah Pertahanan Laut serta Bujuknik 
tentang Prosedur RAS Tempel untuk KRI Kelas Kapitan Pattimura. 


Acara Penutupan Sidang Wanbangopstik ini  dihadiri oleh Panglima Kolinlamil 
Laksamana Muda TNI Bambang Supeno,    Wadan Seskoal, Dan Guspurlabar, 
Kadispotmar serta Dan Pasmar 2 Jakarta.


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke