http://www.tniad.mil.id/news.php?id=3535
PANGDAM V/BRAWIJAYA : TNI AD TIDAK PERNAH MENUTUP DIRI TERHADAP PERUBAHAN


Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Bambang Suranto, S.Sos, Kamis (7/8) melantik 
Kolonel Arh Kamiso Miran sebagai Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya Madiun yang 
baru, menggantikan Kolonel Infanteri Awaludin Basri, S.Sos yang akan pindah ke 
jabatan baru sebagai Irdam IX/Udayana. Kolonel Arh Kamiso Miran sebelum 
mendapatkan promosi sebagai Danrem 081/DSJ Madiun, menjabat sebagai Set Pusat 
Kesenjataan Artileri Pertahanan Udara Kodiklat TNI AD Bandung. 

Pangdam V/Brawijaya dalam amanatnya mengatakan, kemajuan ilmu pengetahuan dan 
teknologi informasi/komunikasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap 
cara berpikir masyarakat. Hal tersebut memberikan pengaruh terhadap kinerja 
Korem 081/DSJ dalam melaksanakan tugas-tugas teritorialnya. Untuk itu, Pangdam 
V/Brawijaya meminta kepada segenap jajaran Korem 081/DSJ, bisa mengantisipasi 
hal tersebut dengan senantisa mengikuti perkembangan yang terjadi diwilayahnya, 
dengan budaya temu cepat dan lapor cepat. Sedangkan masalah lain yang lebih 
penting adalah agar mengikuti perkembangan diluar wilayah Korem 081/DSJ melalui 
teknologi informasi, khususnya melalui media internet yang saat ini berkembang 
sangat cepat. Menyikapi terus bergulirnya perubahan situasi yang demikian 
cepat, Pangdam V/Brawijaya ini menekankan kepada seluruh prajurit jajaran Korem 
081/DSJ dapat menerimanya secara arif dan bijaksana serta profesional, sehingga 
suasana damai, rasa aman dapat
 terpelihara dengan baik. 

Menurut Pangdam V/Brawijaya, TNI AD tidak pernah menutup diri terhadap 
perubahan atau pembaharuan, sepanjang hal tersebut untuk memperbaiki sesuatu 
yang dianggap kurang sempurna atau tidak sempurna. Untuk membentengi diri 
terhadap pengaruh perubahan yang terjadi, selanjutnya mengingatkan perlunya 
memahami, menghayati dan melaksanakan prinsip dasar yang harus dimiliki oleh 
para prajurit. Pertama, Profesional pada bidang tugasnya, Kedua, meningkatkan 
Ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Ketiga, meningkatkan sikap displin, patuh 
dan taat kepada negara dan atasan. 

Tentang Pilgub Jatim putaran kedua yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober 
tahun 2008, Pangdam V/Brawijaya tetap menekankan kepada seluruh prajurit 
jajaran Kodam V/Brawijaya untuk bersikap netral, tidak boleh memihak atau 
membantu serta ikut terlibat sebagai tim sukses salah satu calon 
Gubernur/Cawagub Jatim. Karena kalau peringatan Pangdam V/Brawijaya ini 
dilanggar oleh prajurit Kodam V/Brawijaya, maka tindakan tegas dari Pangdam 
V/Brawijaya akan diberlakukan secara nyata, seperti yang pernah terjadi 
beberapa waktu lalu. (Pendam 5/Dispenad/Gh)


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke