Mullah Muhammad Umar YES!
Bush NO!

BISMILLA-HIRRAHMA-NIRRAHIYM

WAHYU DAN AKAL - IMAN DAN ILMU
[Kolom Tetap Harian Fajar]
840 Halo Afghanistan, Apa Kabar? Riwayatmu Kini dan Dulu

Bengawan Solo (baca: Thaliban) riwayatmu ini, sedari dulu jadi perhatian insani 
(baca: Rusia dan Amerika-Inggris). Apa kata dunia Kini? Thaliban kini dicap 
oleh dunia gelar kehormatan: "terroris".

Berita terbaru:
*Taliban overruns Afghan district*
Irish Sun
Monday July 21st, 2008
(IANS)

Kabul, July 21 (Xinhua) Taliban militants have captured a district in the 
central Afghan province of Ghazni, a provincial official said Monday. 'The 
enemies overran Ajiristan district late last night,' police officer Ghani Khan 
said. 
Earlier in July, Osman Osmani, the governor of Ghazni province, had warned that 
Taliban fighters have gathered in Ghazni and were trying to use the province as 
the frontline to mount pressure on the Afghan capital. Militia loyal to Taliban 
had massed hundreds of fighters in Arghandab district of the southern Kandahar 
province last month..
source :
http://story.irishsun.com/index.php/ct/9/cid/2411cd3571b4f088/id/384766/cs/1/

Pada pokoknya berita terbaru tsb menyebutkan bahwa Xinhua memberitakan Thaliban 
telah menduduki sebuah distrik bernama Ajiristan pada tengah-tengan provinsi 
Ghazni di Afghanitan. Osman Osmani, gubernur provinsi Ghazni memperingatkan 
agar berjaga-jaga karena rupanya provinsi Ghazni akan dijadikan oleh Thaliban 
sebagai garis front untuk menekan ibu-kota Afghanistan. Milisi yang loyal 
kepada Thaliban telah "memassa" ratusan bala-tentara pemerintah di distrik 
Arghandab sebelah selatan provinsi Kandhahar dalam bulan terakhir. Inilah dia 
riwayatmu ini.

Sedangkan riwayatmu dulu? Inilah dia. Rusia dengan tentara sebanyak 140,000 
orang telah menyerang Afghanistan pada bulan Desember 1979, membunuh 1.5 juta 
rakyat Afghanistan, melumpuhkan sejuta orang, dan 6 juta dari 18 juta rakyat 
Afganistan telah melarikan diri dari kekejaman Russia dan menjadi pengungsi 
dinegara-negara lain. Setelah Rusia dikalahkan, kelompok-kelompok Mujahidin ini 
tidak bersatu dibawah satu pemerintahan tetapi telah bersengketa sesama mereka 
sendiri di Afghanistan. Akibat dari pertempuran sesama sendiri ini, sebanyak 
63,000 orang telah terbunuh di Kabul. Sebanyak sejuta rakyat lagi menjadi 
pengungsi, melarikan diri situasi huruhara tersebut ke negara-negara lain. 
Pengungsi Afghanistan melarikan diri dari kekejaman Rusia dan akibat dari 
huru-hara yang ditimbulkan oleh pertempuran kelompok-kelompok Mujahidin yang 
lebih buruk dari perang melawan Rusia. 

Thaliban mulai ada sebagai sebuah gerakan ketika seorang "warlord" (ketua 
kelompok bersenjata - bandit) telah menculik dan memperkosa dua anak perempuan. 
Ibu bapak kedua anak perempuan tersebut telah pergi ke sebuah`pondok pesantren' 
dan meminta Mullah Muhammad Umar, guru di sekolah tersebut menolong mereka. 
Mullah Umar bersama-sama 53 orang murid beliau, dengan bersenjatakan hanya 16 
pucuk, pergi menyerang pangkalan bandit tersebut. Setelah membebaskan kedua 
kanak-kanak perempuan yang diculik itu, mereka menggantung mati sang pimpinan, 
juga beserta beberapa orang anak buahnya. "Kekejaman" Thaliban menggantung 
warlord itu dijadikan isu pers American Zionism, bagaimana "kejam"-nya Thaliban.

Mendengar kejadian ini, maka banyak pelajar ikut bergabung dengan gerakan 
(Thaliban) tersebut, dan mereka mulai bertindak dengan merampas senjata-senjata 
dari semua bandit tsb. Gerakan pelajar ini akhirnya menguasai 95% Afghanistan 
termasuk ibu kota Kabul. Setelah menguasai 95 % wilayah Afghanistan, yang perlu 
dicatat dari riwayatmu dulu mengenai Thaliban yang tidak kurang pentingnya, 
yaitu: 

Pertama, Thaliban memusnahkan sebanyak 75% tanaman opium dunia. Sebelum 
Thaliban menghapuskannya, 75% pasok opium dunia dihasilkan di Afghanistan. Pada 
tahun 2001, ketua Program Pengawasan Opium PBB di bawah naungan UNDCP, Mr. 
Barnard F. mengatakankan Afghanistan bebas sepenuhnya dari tanaman opium -- 0% 
of opium cultivation. Zero, zilch, kosong -- langsung tak ada lagi. Sayangnya 
sebanyak 700 pakar UNDCP yang memantau tanaman opium telah kehilangan 
pekeerjaan. Pakar-pakar PBB itu tidak menyukai Thaliban karena mengeluarkan 
perintah mengharamkan tanaman opium tsb. 

Kedua, Thaliban dikenakan embargo ekonomi. Padahal rakyat Afghanistan telah 
menderita begitu lama, yaitu 23 tahun berperang, infrastruktur habis musnah, 
masalah pengungsi, dan masalah ranjau yang sengaja ditanam oleh Rusia di 
ladang-ladang, lalu dengan tiba-tiba PBB dengan hasutan Russia mengenakan 
embargo ekonomi atas Afghanistan. Akibatnya? Ratusan anak-anak mati setiap 
bulan karena kekurangan makanan dalam keadaan iklim yang dingin. Dunia tidak 
peduli. Tetapi dunia sangat peduli dengan patung Budha. Dunia lebih memilih 
memulihkan patung, sementara anak-anak dibiarkan mati yang berarti masa depan 
rakyat Afghan juga akan mati. Majelis Rakyat Afghanistan memohon agar uang 
untuk memulihkan patung tersebut digunakan untuk menyelamatkan nyawa anak-anak 
Afghanistan. Tetapi dunia bilang: "Tidak bisa, uang ini hanya untuk patung 
Budha." Kalau anda berada dalam keadaan demikian apakah yang akan anda lakukan 
? Anak-anak anda akan mati di depan mata anda, anda
 dibawah embargo ekonomi, dan orang-orang yang memaksakan embargo ekonomi atas 
anda itu datang untuk memugar patung. Apa yang akan anda lakukan? Ini 
benar-benar tidak masuk akal. Maka Mullah Umar memerintahkan meroket patung 
tersebut, supaya dana yang tersedia untuk patung itu dapat dialihkan kepada 
penduduk Afghan yang menderita. Tetapi PBB / dunia tetap tidak peduli. 
Pemusnahan patung tsb dijadikan isu pers American Zionism untuk menydudutkan 
Thaliban di mata dunia, sehingga apa kata dunia? Fundamentalis Thaliban sama 
sekali tidak menghargai agama lain.

Firman Allah:
-- YAYHA ALDZYN AMNWA AN JA^KM FASQ BNBA FTBYNWA (S. ALHJRAT, 49:6), dibaca: 
-- ya-ayyuhal ladzi-na a-manu- in ja-kum fa-siqum binabain fatabayyanu-artinya: 
-- Hai orang-orang beriman, jika datang kepadamu orang-orang fasiq dengan 
berita, maka lakukanlah klarifikasi.

Tulisan dalam Seri 840 ini telah melakukan klarifkasi(*). WaLlahu a'lamu 
bisshawab.

*** Makassar, 10 Agustus 2008
[H.Muh.Nur Abdurrahman]
http://waii-hmna.blogspot.com/2008/08/839-halo-afghanistan-apa-kabar.html

--------------------------------------
(*)
Comments on this story
Taliban overruns Afghan district
These taliban raids would not be possible with out the support of the local 
population. The People are to the guerilla what water is to the fish. If it's 
really that bad, NATO has lost the support of the people.
It is clear to most Afghans that US and NATO have lost the trust of the Afghan 
people; they have killed too many innocent Afghans for the past seven years. A 
few thousand more troops is not going to make a difference.The Russians had 
140,000.
Afganistan free of US /NATO occupation. The US and their stooges of NATO 
invaded Afganistan, not to install the democrazy joke in that country, but to 
promote and protect the drug business there. Under the Taliban this was nearly 
wiped out ,remember! Drugs are BIG business for the CIA and the rulers of the 
"free world", or who ever is hiding behind this front. Obama already received 
his cue from the zionist masters and will send some more troops there to secure 
dope supply to the lucrative market for the addicted democratic zombies in the 
west... Halleluya! When will poor Europe wake up and really look after their 
own interests?! 

[Non-text portions of this message have been removed]



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke