Menristek Luncurkan Kapal Bersayap di Ritech ExpoJAKARTA--MI: Menteri Riset dan
Teknologi Kusmayanto Kadiman meluncurkan (rolling out) kapal bersayap rancangan
BPPT, Wing in Surface Effect (WiSE) bernama Belibis pada peringatan Hari
Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-13 di Ritech Expo di Jakarta,
Jumat. Peluncuran WiSE ini, menurut Menristek, untuk menghormati salah satu
inovatornya almarhum Prof Dr Said D Jenie, Kepala BPPT yang wafat pada 11 Juli
lalu. Said merupakan satu dari 100 inovator pilihan yang memiliki banyak
rancangan. "Contoh ini merupakan petunjuk bahwa pembangunan iptek telah
menunjukkan kemajuan berarti," kata Menristek. Menurut peneliti Pusat Teknologi
Industri dan Sistem Transportasi BPPT Iskendar, WiSE merupakan suatu alternatif
sarana transportasi yang sesuai dengan kondisi geografis Indonesia yang
kebanyakan merupakan daerah perairan dan kepulauan. Kapal bersayap berpenumpang
delapan orang ini, urainya, terbang di
ketinggian sekitar dua meter di atas permukaan air dengan kecepatan maksimal
60 knott dengan lama penerbangan enam jam non stop. WiSE memanfaatkan fenomena
ground effect yaitu bantalan dinamik yang timbul ketika wahana terbang sangat
rendah di atas permukaan, sehingga meningkatkan rasio daya angkat dan daya
hambat yang menghasilkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik daripada pesawat
konvensional. Selain itu, WiSE memiliki kemampuan lepas landas dan mendarat di
air sehingga hanya membutuhkan dermaga modifikasi untuk merapat dan memudahkan
daerah pulau-pulau yang tak memiliki fasilitas udara, ujarnya. "Prototipe WiSE
Belibis SDJ A2B ini setelah di-roll out siap menjalani uji layar terbang yang
akan dilaksanakan di Bojonegara, Teluk Banten," katanya. Selain WiSE,
dipamerkan pula inovasi BPPT lainnya pesawat udara nir awak Indonesia (Punai)
sebagai lanjutan dari sistem Autonomous Waypoint untuk keperluan pemotretan
udara pada areal luas dan berbagai
prototipe perangkat lainnya. Ritech Expo yang derlangsung di MGK pada 8-11
Agustus itu juga memamerkan bus gandeng dan microcar PT Inca, buoy tsunami
BPPT, Marlip LIPI, panser roda enam (APS) PT Pindad, maket pesawat N219 dan
CN235 PT Drgantara Indonesia, dan berbagai inovasi lainnya di bidang pangan,
energi, Teknologi Informasi, kesehatan, transportasi dan pertahanan. (Ant/OL-03)
[Non-text portions of this message have been removed]