yang perlu dikritisi: apa ada tangan tak nampak yang memaksa Liga Arab untuk melakukan apa yang mereka lakukan itu?
tangan itu pasti ada! seperti biasanya. seperti sudah seharusnya. kerna Gedung Putih memang pusat imperialisme apa saja. resiko sangat tinggi kerna kawatir balasan amrik?! ini aja kan udah menunjukkan betapa sakti dan jahatnya tangan yang tak nampak itu sampek belom ditamparnya aja awak udah kawatir- kawatiran segala. dampak psikologis slalu lebih dulu ketimbang sentuhan fisik itu sendiri. ss --- In [email protected], Rina Simbolon <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > kalau dibaca media-media mainstream di Arab, pembredelan Al manar sepertinya bukan keinginan Amerika dan Israeal saja. > > Kalau tidak salah dalam beberapa pertemuan Liga Arab bidang komunikasi dan jurnalisme, usul untuk mengusir Al Manar dari Satelit yang dimiliki liga Arab juga santer disebutkan. Artinya keinginan untuk memberangus Al Manar juga muncul dari negara-negara Arab sendiri. Bahkan dari dalam negeri Libanon sendiri dimana Al Manar mempunyai izin. > > Keputusan tu kalau nggak salah hanya membredel beberapa stasiun saja, namanya lupa.... kira mirip Al Hiwar atau Mehwar yang berpusat di Mesir ada juga yang berpusat di London, karena kedua stasiun ini dianggap menghina kedigdayaan Amerika di Iraq dengan berita-berita yang pro terhadap pejuang-pejuang anti penjajah US. > > Eropa bahkan sama sekali udah mengusir Hezbollah eh Al Manar dari satelit mlik mereka. Kalau sekali-kali mengintip forum-forum jurnalisme Arab, usulan untuk memberangus media juga datang dari Iraq yang kesal dengan Aljazeera. Jadi aljazeera juga sebenarya sedang diusahakan untuk dibredel, khususnya oleh dua negara yakni Saudi dan Iraq. > > Jadi kalau indonesia tidak mau menutup Al Manar... sebenarnya resikonya sangat tinggi. > > > > rs > > > http://www.indonesia-arab.co.cc > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] >

