agak mengejutkan memang, ternyata MGR yg merupakan salah
satu dari sekian gelintir 'corong' liberal di indonesia agak menjadi pemalu 
pasca
insiden monas.
biasanya orang ini sangat vokal menelurkan pikiran2nya yg sebenarnya copy paste
dari orientalis2 barat, nenek moyangnya.
agaknya MGR msh trauma utk menulis, utk sementara orang ini hanya 'mampu'
mengirim artikel, persis sama kelakuannya dg radityo si raja media.
yuk kita lihat seberapa 'fresh' pemikiran dari orang india liberal satu ini yg
artikelnya dikopas oleh pemikir muda MGR.
 
-----
Original Message ----
From: MGR <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Monday, August 18, 2008 11:21:45 PM
Subject: [ppiindia] Surga Bukan Monopoli Muslim (Asghar Ali Engineer)


Majalah TEMPO 18-24 Agustus 2008

WAWANCARA
Asghar Ali Engineer:

Surga Bukan Monopoli Muslim
DI dunia muslim, Asghar Ali Engineer
dikenal gigih memperjuangkan kesetaraan gender dan hak-hak perempuan.
Dia juga memberikan perhatian pada nasib orang miskin yang dipinggirkan
karena struktur sosial yang timpang. Mereka, mengutip sosiolog Iran,
Ali Syariati, disebutnya sebagai orang yang tertindas.. Asghar Ali tak
cuma bicara. Dia sendiri memimpin komunitas Syiah Ismailiyah Bohra yang
cukup terkenal di India. 

Belakangan, Asghar Ali kerap menyuarakan pentingnya hubungan
saling menghormati antarpemeluk agama berbeda. Dalam konteks India,
tanah airnya yang acap diwarnai konflik antara pemeluk Hindu dan Islam,
suaranya amat berarti. Untuk dedikasi mendorong toleransi, dia
memperoleh penghargaan harmoni komunal dari pemerintah India pada 1997.
Asghar Ali lahir dari keluarga santri. Dia belajar bahasa Arab
dari ayahnya, Syekh Qurban Husain. Dia juga mendapat pendidikan sekuler
hingga memperoleh gelar sarjana teknik sipil dari University of Indore. 

Pekan lalu, bersama sejumlah cendekiawan dari kawasan Asia
Selatan, Asghar Ali berkunjung ke Indonesia. Ia menyampaikan ceramah
tentang Islam dan negara bangsa serta bertemu dengan sejumlah
cendekiawan Islam Indonesia,
antara lain bekas presiden Abdurrahman
Wahid. Di sela kunjungan itu, Asghar Ali menerima Nugroho Dewanto dan
Iqbal Muhtarom dari Tempo.

Mengapa belakangan Anda kerap menulis soal teologi perdamaian dan pluralisme
religius?
Saya bahkan menulis buku tentang masalah itu.
Kedua isu tersebut sangat penting saat ini, ketika terorisme terjadi di
mana-mana dan muncul kesalahpahaman bahwa Islam mendukung perang serta
kekerasan lewat jihad. Padahal Islam sesungguhnya mendukung perdamaian.
Seorang muslim menyapa dengan ucapan assalamualaikum, yang berarti
kedamaian untuk Anda. Begitu pentingnya konsep damai dalam Islam
sehingga banyak disebut dalam Quran dan hadis. Perang dalam Islam
memiliki konteks semata untuk bertahan. Nabi mengatakan perang suci
adalah jihad kecil, sedangkan memerangi hawa nafsu merupakan jihad
besar.

--->  Islam adalah agama rahmatan lil alamin. Jadi tdk usahlah orang2
liberal menjadi pahlawan kesiangan 
mencatut perdamaian seolah2 menjadi jargonnya. Islam tdk mengenal yg namanya
pluralisme, Alquran & asSunnah hanya 
mengakui pluralitas, mudah2an lulusan teknik sipil semacam ashgar ini mampu
membedakan apa itu pluralisme dg pluralitas.
terorisme adalah gelar yg disematkan oleh bush cs kpd musuh2nya. Pernah anda
dengar kata ini ktika mereka msh perang dingin dg Uni Sovyet?
terorisme digunakan utk menyamarkan jihad, membuat muslimin enggan berperang
membela tanah airnya sendiri. Sungguh licik kelakuan Bush cs ini,
sayang sekali orang muslim yg berwawasan luas ini termakan 'umpan' yg
dilontarkan bush cs. Kasihan sekali...



Dari mana kesalahpahaman ini dimulai?
Ketika kerajaan ditegakkan atas nama Islam, para
penguasa menyebut perang memperebutkan wilayah sebagai jihad. Arti
jihad pun berubah, dari upaya sungguh-sungguh menjadi semata perang.
Para teroris bahkan menggunakan istilah jihad
untuk membenarkan
pembunuhan terhadap orang tak bersalah, dengan bom yang diletakkan di
sembarang tempat. Padahal, dalam syariat jelas disebut, dalam perang
sekalipun tak boleh membunuh anak kecil, orang tua, orang tak bersalah,
dan noncombatant—apalagi mengebom pasar.

---> perlu dipilah2 mana yg jihad mana yg bukan, tdk semua yg berperang
bukan jihad donk?
rakyat Palestina dg intifadahnya merupakan jihad, insya Allah jika mereka
wafat, matinya syahid.
Orang ini terlalu 'perasa' dg bom di pasar2, tp sama sekali tdk mempersoalkan
betapa agresifnya tentara dari  sebuah negara 
dimana harus meninggalkan negaranya demi menjajah bangsa lain yg beribu2 mil
jauhnya, bahkan mereka tdk segan2 melontarkan bom
di sembarang tempat, tdk jarang anak2 menjadi korban. Sayang sekali, orang ini
kurang peka thd fenomena yg sering terjadi ini
atau mungkinkah telah buta mata hatinya?



Jadi tulisan-tulisan Anda tak cuma ditujukan kepada pembaca nonmuslim, tapi
juga untuk sesama muslim?
Ya, banyak nonmuslim yang salah paham terhadap
Islam. Tapi apa yang dilakukan para teroris yang mengatasnamakan Islam
sesungguhnya juga tak sesuai dengan ajaran Quran. Mereka salah memahami
jihad.

--->  berita yg bias, sengaja dihembuskan oleh media2 barat agar opini
yg terbentuk sesuai dg 'selera' mereka.
Jihad dikebiri agar umat muslim diam saja ketika negaranya dijajah bangsa
barat, bahkan menjadi kakitangan antek penjajah
spt yg dilakukan orang india lainnya mirza ghulam ahmad.
Sayang sekali, orang teknik mudah sekali termakan berita 'murahan' spt itu..




Anda mendorong pluralisme religius, padahal ulama di sini berfatwa bahwa
pluralisme haram.... 
Haram? (tertawa). Quran dalam surat Al-Maidah
mengatakan, ”Kalau Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu
umat (saja). Tapi Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang telah
diberikan-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan.”
Quran juga mengatakan bahwa surga bukan hanya monopoli muslim, tapi
juga untuk mereka yang percaya kepada Allah dan hari akhir serta
melakukan kebajikan. Jadi, mencapai surga bergantung pada bagaimana
sikap dan perilaku kita, bagaimana kita memperlakukan orang lain.
Kemanusiaan itu amat penting. Di India ada begitu banyak agama, dan
penganut Islam 150 juta orang. Mereka menerima konsep masyarakat
majemuk.

---> memang kemasan yg bagus, kalimat2 yg indah2 tdk akan menaikkan derajat
isi suatu produk.
Sampah dikemas sebaik apapun tetap aja sampah. Pemikiran anda termasuk sampah,
anda kemas
sebaik apapun tetap saja sampah. kita akan buktikan sesaat lg.
Saya senang sekali dg orang liberal ketika mengutip ayat Alquran, bahagianya
bukan maen (sambil tertawa).
saya kutip ayatnya selengkapnya (orang liberal hobi memutilasi ayat),

Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan
apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu
ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka
menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka
dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat
diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah
menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak
menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat
kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya
kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu, QS5:48

yg dimaksudkan 'satu' umat di situ adalah apakah Allah berkehendak hanya
menciptakan 1 umat yaitu umat nabi Muhammad saw. Allah berkehendak menjadikan
banyak umat, ada umat nabi Musa as, umat nabi Isa as, Umat nabi Nuh as dll yg
semuanya adalah muslim dan beragama islam. Maka manusia wajib berlomba-lomba
dlm kebajikan. Sangat bodoh jika ayat ini dimaksudkan utk mendukung pluralisme,
Alquran tdk pernah mengakui ahli kitab (setelah nabi Muhammad saw diutus &
msh berpegang teguh kpd agamanya) sebagai agama yg benar,

Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun
hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan Al Qur'an yang
diturunkan kepadamu dari Tuhanmu". Sesungguhnya apa yang diturunkan
kepadamu  dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada
kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang
yang kafir itu. QS5:68

lalu bagaimana mungkin mereka (ahli kitab) dpt berlomba2 dlm kebajikan? lalu
bagaimana mungkin ahli kitab meraih surga jika mereka tdk dipandang beragama
sedikitpun?

Surga hanya diperuntukkan bagi orang beriman & beramal soleh. Apakah itu
iman? Iman ialah kepercayaan yang teguh yang disertai dengan ketundukan dan
penyerahan jiwa. Iman selalu dilekatkan dg amal soleh, tdk ada amal soleh tanpa
iman, sia-sia pula keimanan yg tdk dibuktikan dg amal soleh.
Kpd siapakah manusia itu wajib beriman?
alladziina yu'minuuna bil ghoib yaitu orang-orang yg beriman kpd yg ghaib.
Ghaib adalah sesuatu yg tdk mampu ditangkap oleh panca indera, karena ada dalil
yang menunjukkan kepada adanya, seperti: adanya Allah, Malaikat-Malaikat, Hari
akhirat dan sebagainya. 
kpd siapa lg manusia itu wajib beriman?
walladziina yu'minuuna bimaa unzila ilayka yaitu orang-orang (mereka) yg
beriman kpd apa yg telah diturunkan kepadamu (muhammad saw) yaitu Alquran.
Tentunya 
wamaa unzila min qoblik yaitu dan apa yg telah diturunkan sebelum kamu
(Muhammad saw) yakni Taurat, Injil, Zabur, suhuf.
wa bil akhiroti hum yuuqinuun yaitu mereka yakin akan adanya (kehidupan)
akhirat.

konsep kehidupan akhirat setiap agama saat ini beda2, tdk sama dg konsep
akhirat yg dijelaskan oleh nabi-nabi Allah turun temurun sejak jaman Ibrahim as
hingga Muhammad saw. Pemilik, penguasa tunggal hari akhir & kehidupan
akhirat hanyalah milik Allah semata yg tertuang dlm surat 1:4, Maaliki 
yaumiddin.
Tdk ada hakim ataupun raja atau sembahan lain yg berhak memutuskan perkara
seluruh manusia pd hari akhir selain Allah swt.




Ulama mengatakan mereka menerima pluralitas tapi menolak pluralisme.…
Saya mengerti. Pluralisme merupakan konsep untuk
menerima perbedaan dalam beragama. Quran mengakui semua nabi dan
menunjukkan perbedaan masing-masing mereka. Quran menerima keyakinan
Yahudi, Kristen, dan Sabiin. Kita diperintahkan untuk saling
menghormati.
Di negara seperti Indonesia,
tempat hidup berbagai agama seperti juga di India, apa arti penting pluralisme?
Kita harus menerima pluralisme, karena sekarang
ini perpindahan penduduk terjadi di seluruh dunia. Orang pindah dari
satu negara ke negara lain. Kebanyakan muslim hidup sebagai minoritas
di berbagai negara, seperti Amerika, Australia, dan
Eropa. Bagaimana
jika warga negara-negara itu menolak kaum muslim? Pluralisme pada
dasarnya adalah Anda bebas memeluk agama tapi juga harus menghormati
pemeluk agama lain.

---> entah apa yg dimaksud dg 'menerima' perbedaan dlm beragama? Sudah
sangat jelas Alquran hanya mengakui islam adalam agama yg haq, agama yg
didakwahi oleh seluruh nabi2 Allah. Tidak ada 1 pun nabi yg beragama selain
islam. Anda buktikan apakah Ibrahim as beragama yahudi/nasrani? ataukah Musa as
beragama Yahudi? atau Isa as beragama nasrani?
tolong tunjukkan hujjahmu!
geli rasanya membaca orang liberal mengutip suatu ayat, gaya spt sdh hafal 
Alquran beserta maknanya dg benar sehingga tdk perlu mengutip surat berapa ayat 
brp. Wah
wah..
Mungkin yg dimaksud orang india liberal ini adalah QS2:62,

Sesungguhnya orang-orang mu'min, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan
orang-orang Shabiin , siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman
kepada Allah , hari kemudian dan beramal saleh mereka akan menerima pahala dari
Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak  mereka
bersedih hati. QS2:62

beginilah perilaku orang liberal, tdk peduli orang indonesia,
orang india,
jika virus liberal telah mencemari otak mereka, maka pemikirannya pun menjadi
rusak. Bahkan ketika sdh diberi tahu mereka tetap saja mempertahankan pikiran
rusaknya tsb. Perilaku manusia spt ini mirip keledai, sangat bodoh, mereka
telah tuli & buta hingga tdk mampu mendengat & melihat kebenaran lg.

Dalam menafsirkan ayat-ayat Alquran terdapat metode ataupun aturan yg harus
ditempuh setiap mujtahid. Tidak spt orang liberal yg menafsirkan ayat Alquran
seenak udele dewek!

Asbabun nuzul ayat ini adalah,

Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Salman bertanya kepada Nabi SAW tentang
penganut agama yang pernah ia anut bersama mereka. Ia terangkan cara shalatnya
dan ibadahnya. Maka turunlah ayat tersebut di atas (S. 2: 62) sebagai penegasan
bahwa orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir dan berbuat shaleh akan
mendapat pahala dari Allah SWT.. 
(Diriwayatkan oleh Ibnu Hatim dan al-Adni dalam musnadnya dari Ibnu Abi Najih
yang bersumber dari Mujahid.) 

Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa ketika Salman menceritakan kepada
Rasulullah kisah teman-temannya, maka Nabi SAW bersabda: "Mereka di neraka."
Salman berkata: "Seolah-olah gelap gulitalah bumi bagiku. Akan tetapi
setelah turun ayat ini (S. 2: 62) seolah-olah terang-benderang dunia
bagiku." 
(Diriwayatkan oleh al-Wahidi dari Abdullah bin Katsir yang bersumber dari
Mujahid.) 

Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa ayat ini (S. 2: 62) turun tentang
teman-teman Salman al-Farisi. 
(Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dari Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari
As-Suddi.) 

Jelas sekali ayat ini berkenaan dg umat-umat sebelum nabi Muhammad saw diutus,
oleh karena itu makna ayat tsb hanyalah, Bahwa orang-orang yang beriman kepada
Muhammad saw, dan orang-orang Hadu (yang bertobat, Yahudi) yang mengikuti Musa
as yaitu mereka yang berada di atas syari’at sebelum dinasakh (dihapus) dan
diganti, dan orang-orang Nasrani yang mengikuti Al-Masih as yaitu orang-orang
yang berada di atas syari’at sebelum dinasakh (dihapus) dan diganti; dan
orang-orang shobi’un (sabean) yaitu shobi’un hunafaa’ (yang cenderung/
mengikuti kebenaran) seperti orang-orang dulu yaitu orang-orang Arab dan
lainnya di atas agama Ibrahim, Isma’il, dan Ishaq sebelum diganti dan dinasakh
(dihapus). Sesungguhnya orang-orang Arab dari anak Isma’il dan lainnya yang
menjadi tetangga Baitul ‘Atiq (Ka’bah) yang dibangun Ibrahim dan Isma’il,
mereka dulu adalah orang-orang hunafa’ (cenderung/ mengikuti kebenaran) di atas
agama Ibrahim sampai pada diubahnya agama Ibrahim itu oleh sebagian pemimpin
Bani Khuza’ah yaitu Amru bi Luhai, dan dialah orang pertama yang mengubah agama
Ibarahim dengan kemusyrikan dan mengharamkan apa-apa yang tidak diharamkan
Allah. 
Demikian pula Bani Ishaq yang dulu sebelum diutusnya Musa, mereka memegangi
agama Ibrahim, mereka termasuk orang-orang yang berbahagia dan terpuji. Maka
mereka yang dulu berada di atas agama Musa, Al-Masih, Ibrahim dan semacamnya
itulah yang dipuji Allah Ta’ala: Sesungguhnya orang-orang mu'min, orang-orang
Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara
mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, 
mereka
akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka,
dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (QS Al-Baqarah/ 2: 62).

Maka orang-orang yg msh berpegang teguh kpd agama yg menyimpang dari agama
Allah, agama yg haq, yg dibawa oleh nabi2 Allah seluruhnya yaitu dinul islam,
maka mereka adalah kafir, dan tempatnya adalah di neraka kekal selamanya.

Sebagaimana ditegaskan dalam hadits Nabi saw:

Riwayat dari Abi Hurairah dari Rasulullah saw bahwasanya beliau bersabda, “Demi
Dzat yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, tidaklah seseorang dari umat ini
baik ia Yahudi ataupun Nasrani yang mendengarku kemudian ia mati dan tidak
beriman dengan apa yang aku diutus dengannya kecuali dia termasuk
penghuni-penghuni neraka.” (HR Muslim). 




Apa jadinya bila pluralisme ditolak?
Jika saya menghormati agamamu dan kamu
menghormati agamaku, tak akan terjadi konflik. Bila sebaliknya, jelas
akan terjadi konflik. Kita diminta berlomba-lomba dalam kebaikan,
tolong-menolong antarsesama, menegakkan keadilan. Dengan cara itu, kita
bisa mencapai surga.
Bagaimana semestinya posisi Islam dalam kehidupan bernegara?
Quran tak bicara tentang negara, hanya bicara
tentang masyarakat. Dalam hidup bermasyarakat, kita harus menegakkan
keadilan, tak boleh ada eksploitasi, tak boleh ada persekusi. Quran
adalah buku panduan moral. Bagaimana kita menjaga perilaku. Bagaimana
meminimalkan konflik. Itu semua pada akhirnya akan bermanfaat dalam
hidup bernegara.
Agama tumbuh subur, tapi kenyataannya konflik terjadi di seluruh penjuru
dunia.…
Dalam konflik yang terjadi antarnegara atau di
antara dua individu, penyebabnya biasanya ketidakadilan. Tidak ada
penghormatan terhadap hak pihak lain. Ambil contoh apa yang dilakukan
Amerika terhadap Irak, Afganistan, Pakistan, dan Vietnam. Itu adalah
bentuk arogansi. Dengan kekuasaannya, Amerika membunuh jutaan orang di
seluruh penjuru dunia. Siapa yang menghormati hak orang lain, tak akan
terlibat dalam konflik.

---> Muslim dilarang memaksakan agamanya kpd orang lain, krn ...sesungguhnya
telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. QS2:256
jadi kalian mau kafir, yah silahkan, mau beriman yg monggo. Ga usah pusing2
memikirkan orang laen, spt yg dilakukan oleh orang liberal. toleransi tdk ada
hubungannya dg merayaan hari suci agama lain, dan bentuk2 ibadah agama lain,
itulah makna untukmu agamamu, untukku agamaku.
Untuk mencapai surga ada syaratnya dan tdk spt dlm angan2 anda!

Dan mereka  berkata: "Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali
orang-orang  Yahudi atau Nasrani". Demikian itu  angan-angan
mereka yang kosong belaka. Katakanlah: "Tunjukkanlah bukti kebenaranmu
jika kamu adalah orang yang benar". (Tidak demikian) bahkan barangsiapa
yang menyerahkan diri (aslama= islam) kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan,
maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap
mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. QS2:111-112

sudahkan orang2 benar2 berserah diri (muslim) hanya kpd Allah dg tunduk &
beriman kpd Nabi2Nya, Kitab2Nya dan hari Akhir???

oh iye man, di btawi ada pepateh, musuh jgn dicari tp klo nongol pantang kite
lari!


Mungkinkah umat Islam menjadi satu kekuatan politik?
Muslim dapat menjadi satu kesatuan hanya dalam
soal agama, tapi tidak dalam soal politik. Kita bicara dalam bahasa
yang berbeda, memiliki budaya yang berbeda, mengenakan pakaian yang
berbeda. Satu-satunya yang menyatukan kita adalah agama yang sama.
Muslim tak pernah menjadi satu kesatuan politik sejak dulu sampai
sekarang. Tiap negara dan penguasa memiliki kepentingan berbeda. Mesir,
Suriah, dan Libya pernah bergabung dalam satu negara Republik Persatuan
Arab, tapi cuma bertahan dua tahun. Pakistan dan Bangladesh akhirnya
berpisah. Indonesia dan Malaysia tak bisa bersatu.

---> TAUHID menjadi idiologi. idiologi inilah yg menghancurkan dominasi
kekuatan romawi & persia.
Bahasa, warna kulit, suku bangsa boleh berbeda-beda, itulah anugrah Allah swt,
agar kita saling mengenal satu sama lain, saling bekerja sama. Yang paling
mulia hanya diukur dg takwa. Siapa yg paling bertakwa itulah manusia yg mulia
tdk peduli warna kulit, bahasa & suku bangsanya.
Adakah keadilan yg hakiki spt ini?
tdk ada kasta2, tdk ada hanya krn anda suku tertentu anda lebih mulia, tdk ada
hanya krn anda percaya anak Tuhan yg turun ke dunia, disiksa & dibunuh lalu
anda selamat, keselamatan hanya dicapai melalui ketakwaan.



Bagaimana dengan kelompok Islam yang mendukung konsep Khilafah Islamiyah?
Dalam sejarah Islam, khilafah cuma bertahan
selama 30 tahun. Sesudah itu, yang muncul adalah kerajaan Islam dari
berbagai dinasti. Sekarang umat Islam terpisah dalam berbagai negara.
Mereka memiliki budaya dan tradisi yang berbeda. Umat Islam dapat
bersatu cuma dalam kesatuan agama, bukan dalam kesatuan politik.

---> khilafaf yg benar walau hanya 30th mampu meluaskan wilayah islam
berkali-kali lipat & menghancurkan dominasi persia & romawi. Anda ingin
meremehkan masa itu?



Anda memimpin Center for Study of Society and Secularism. Apa sesungguhnya 
makna sekularime?
Saya tidak mengartikan sekularisme seperti di
Barat, yaitu pemisahan antara urusan agama dan negara. Tiap negara
memiliki sejarah berbeda. Sekularisme secara sederhana, menurut saya,
adalah konsep hidup berdampingan secara damai antarkelompok dan
penganut agama yang berbeda. Konstitusi di negara saya, India, adalah
sekuler, padahal mayoritas penduduknya beragama Hindu. Saya bebas
beragama dan menjalankan keyakinan Islam, tanpa memandang rendah
pemeluk Hindu.

---> hahaha..terserah engkaulah! sekulerisme jilid baru nih! sdh jelas anda
mencontek yg namanya sekulerisme, yg datangnya dari barat, 
tp biar agak intelek sedikit anda ubah2 definisinya. Zaman Rasulullah saw pun
muslim hidup berdampingan dg nasrani & yahudi, toh beliau saw 
tdk pernah menyebut-nyebut ttg sekulerisme. sekulerisme apa tuh? semacam kue
MAHO!



Di sini ulama juga mengharamkan sekularisme. Bila ulama saja susah memahaminya,
bagaimana dengan orang awam?
Ya, saya tahu. Di negara saya, para ulama amat
menerima sekularisme karena dengan konstitusi itu, sebagai minoritas
kami dapat diperlakukan dengan adil. Mereka menyebut India sebagai
Darul Aman—ini kategori ketiga selain Darul Islam dan Darul Harb. Di
dalam Darul Aman, setiap muslim bebas menjalankan keyakinannya. Tak ada
intervensi negara dalam urusan seperti perkawinan dan waris, kecuali
ada ketidakadilan di situ.

---> haha...siapa pula yg bisa memahami istilah yg berbeda2 maknanya
tergantung congor orang tsb. Hebaat...



Ada pula
kelompok yang berpendapat Islam tak kompatibel dengan demokrasi....
Bagaimana mungkin? Konsep demokrasi itu baru
muncul jauh setelah lahirnya Islam. Quran tak bicara apa-apa tentang
sistem pemerintahan tertentu, apakah itu demokrasi, kediktatoran, atau
kerajaan. Quran hanya bicara tentang masyarakat. Kita yang harus
mengatur tata kehidupan yang terbaik untuk diri kita sendiri.

---> mau istilah demokrasi keq, rembugan keq, yg jelas Rasulullah saw telah
melakukannya. 
Ketika membahas strategi perang, beliau saw sering meminta pendapat para
sahabat. Dan tdk jarang pula
beliau saw menuruti pendapat sahabatnya tsb. 



Apa pendapat Anda tentang formalisasi syariah?
Syariah adalah persoalan pribadi. Hukum syariah
jangan ditafsirkan oleh negara. Biarlah masing-masing komunitas
melaksanakannya. Contoh terbaik adalah periode Madinah, ketika pemeluk
Islam, Yahudi, dan Kristen hidup berdampingan dan bebas menjalankan
syariat mereka masing-masing. Negara hanya boleh menjaga ketertiban dan
keteraturan.

---> haha syariah terbagi 2 ada yg dilaksanakan oleh pribadi adapula yg
dilakukan oleh negara.
Contoh hukum potong tangan, hanya bs dilakukan oleh negara.
haha ngasih contoh udh benar tp aplikasinya SALAH!
periode madinah (piagam madinah), memangnya islam ketika itu bukan negara?
Rasulullah saw bukan kepala negara? wah mabok nih orang liberal haha



Bagaimana Anda melihat kasus Ahmadiyah di Indonesia?
Saya sama sekali tidak setuju dengan ajaran
Ahmadiyah, tapi saya sedih melihat perlakuan terhadap mereka.
Biarkanlah mereka menjalankan keyakinan mereka dan biarkanlah Allah
yang memutuskan nasib mereka kelak di akhirat. Manusia tidak bisa
mengambil alih wewenang Allah.

---> orang liberal memang spt ular, sejurus kemudian spt dipihak anda tp
tiba-tiba mencekik anda dari belakang. hati-hati dg ucapan mereka!
nabi palsu di musnahkan oleh Abu Bakar ra. apakah Abu bakar ra salah? 
ahmadiyah ibarat panu di kulit anda, lalu anda katakan biarlah panu itu hidup,
biar waktu saja yg menentukannya, saya tdk akan mengobatinya haha
makin mabok aja nih 



Ulama di sini bisa menerima Ahmadiyah bila mereka menyatakan diri keluar dari
Islam....
Mengapa mereka harus menyatakan diri sebagai
nonmuslim? Biarkanlah mereka menyebut diri muslim. Kalau keinginan
seperti itu dilanjutkan, nanti penganut Syiah dan Sunni juga akan
bertengkar, siapa yang paling benar. Akhirnya semua kelompok Islam akan
saling mengafirkan.

---> mengapa??? wah anda muslim bukan? koq jd meragukan gt siy


Apakah Anda melihat ada hubungan antara penolakan terhadap
pluralisme dan sekularisme dengan meningkatnya fundamentalisme dalam
Islam?
Terorisme dan fundamentalisme bukanlah produk
agama. Ini adalah produk situasi sosial dan politik. Apa yang dilakukan
Amerika di Palestina, tindakannya mendukung Israel, aksinya menyerang
negara-negara Islam, semua itu menjadi penyebab meningkatnya terorisme.
Siapa yang menciptakan Usamah bin Ladin? Amerika! Ketika bergandengan
tangan dengan Amerika memerangi Uni Soviet di Afganistan, Usamah bin
Ladin tak disebut teroris, tapi mujahidin. Usamah bin Ladin bukanlah
ciptaan Islam.

---> Nah, anda dah mulai hilang maboknya, good..terusin donk...atau jgn2
taktik meraih simpati muslim neh haha EIT.. liberalisme jg produk amerika khan
hehe



Jadi tuduhan bahwa Islam merupakan agama teroris itu tidak tepat?
Secara politik ataupun secara agama, tidak
tepat. Tidak ada agama yang mengajarkan penganutnya melakukan
kekerasan. Agama selalu mempromosikan kemanusiaan.

---> nah, ga usah takut berjihad!


Bagaimana Anda memandang masa depan Islam dan kehidupan bernegara di Indonesia?
Indonesia sekarang sedang dalam ujian.
Konstitusinya mengakui demokrasi dan pluralisme. Di masa lalu, kami
mengagumi hubungan antarpenganut agama: Islam, Kristen, Hindu, Buddha,
dan agama lain yang harmonis. Kebetulan di India juga ada banyak agama.
Tapi sekarang terjadi konflik agama di Indonesia. Saya berharap
demokrasi dan pluralisme di Indonesia akan bertambah kuat.

--->  aneh bin ajaib...periode madinah ketika penganut islam, yahudi
& nasrani bisa hidup berdampingan tdk sedikitpun masa itu disebut sbg
berkonstitusi plularisme & demokrasi. Aneh bin ajain tokoh liberal yg satu
ini haha..

Asghar Ali Engineer
Tempat dan Tanggal Lahir:
Rajasthan, 10 Maret 1939
Pendidikan:
Belajar bahasa Arab dari ayahnya, Syekh Qurban Husain
Menyelesaikan pendidikan sarjana teknik sipil dari University of Indore 
Karier:
Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Komunitas Dawoodi Bohra, 1977
Mendirikan Institute of Islamic Studies di Mumbai, 1980
Mendirikan Center for the Study of Society and Secularism, 1993.

--> mentang2 skolah teknik, namanya jd engineer haha lha klo skolah jahit jd
apa donk? taylor hahaha


      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links




      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke