Salam, Kalau begitu, berbahagialah orang-orang Arab (Islam) dan warga Timur Tengah yang sudah pelesir sekalian kawin kontrak dengan perempuan lokal di daerah Puncak - Cianjur. Dia sungguh sungguh menikmati surga dunia di gunung. He..he..
Dimas --- In [email protected], "mediacare" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Orang Islam seumur hidupnya tak akan bisa masuk surga. Tahukah Anda, bahwa surga itu milik orang-orang Hindu dan Buddha. Kata "surga" adalah kata Sanskerta, "svar" (suara) + "ga" (gunung". Jadi, surga merupakan tempat yang tinggi yang dipenuhi oleh keindahan suara. Makanya, ada asumsi surga itu di langit. > > Dalam kitab Ramayana Kakawin "Swargangku pangaha hyang Indra", sorgaku yang dijanjikan oleh Dewa Indra. > > Nah, lho, dari mana dalilnya bahwa orang-orang Islam bisa masuk surga. Mbok dicari hadis maupun ayat Alquran, ya seumur hidup tak akan menemukan kosa kata surga. Yang jelas, orang-orang Hindu dan Buddha yang berbuat kebajikanlah yang akan dimasukkan ke dalam surga... :)) > > Kalau landasan umat Islam ialah "li qaallaah" bertemu dengan Allah. Kita berasal dari Allah dan akan kembali kepada Allah (QS 2:156). Nah, dalam perjalanan kembali kepada-Nya kita mampir di "jannaat" alias di taman-taman. Kita saja yang GR kalau jannaat itu diartikan surga karena mengambil kavling orang Hindu dan Buddha. Seharusnya kita malu.... > > Wassalam, > > achmad chodjim > > > [Non-text portions of this message have been removed] >

