http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2008/08/26/3425.html

*Presiden:
Manusia Maju Adalah Yang Beriman, Berakhlak dan Berilmu*



(Presiden SBY dan Ibu Negara di Pondok Pesantren Alkhairaat, Kabupaten
Donggala, Sulteng, hari Selasa (26/8) pagi, disambut Ketua Utama Alkhairaat
H.S. Saggaf Aljufri dan para santri. (foto: abror/presidensby.info))
Palu: Ada empat dimensi pendidikan, yaitu pendidikan berdimensi keimanan,
pendidikan berdimensi keilmuan, pendidikan berdimensi ketrampilan dan
pendidikan berdimensi akhlak atau budi pekerti, kata *Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono* dalam sambutannya saat meresmikan Pembukaan Muktamar
Besar Ke IX Alkhairaat, Tahun 2008, Selasa (26/8) siang.

"Manusia yang maju adalah manusia yang beriman, berakhlak dan manusia
berilmu atau mereka-mereka yang rasional. Lembaga-lembaga pendidikan
Alkhairaat yang jumlahnya sangat besar, dari yang paling dini sampai ke
tingkat universitas, diharapkan benar-benar dapat mencapai tujuan dan
sasaran pendidikan dengan dimensi-dimensi pendidikan tersebut. Manusia
paripurna, manusia yang lengkap segala untuk menjalankan kehidupan yang
positif," tambahnya.

Presiden SBY memberikan contoh bagaimana melihat bencana alam dari sisi
keimanan dan keilmuan. "Saya mengajak semua bangsa Indonesia untuk melihat
suatu peristiwa alam dari sisi keilmuan dan keimanan," seru SBY. "Berbicara
mengenai anggaran pendidikan, Alhamdulilah tahun depan kita memenuhi amanah
konstitusi mencapai 20 persen anggaran pendidikan. Biaya pendidikan yang 20
persen itu tentu untuk meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh wilayah
Indonesia. Tujuannya adalah pendidikan makin bermutu, pendidikan mudah
dijangkau semua kalangan dan murah," kata SBY.

Untuk memastikan anggaran tersebut betul-betul digunakan dengan baik,
Presiden SBY sudah mengeluarkan instruksi agar semua anggaran pendidikan
yang jumlahnya sangat besar, tepat guna dan tepat sasaran. "Dikelola dengan
baik, jangan sampai menguap atau bocor ke kantong orang-orang tertentu.
Disinergikan antara anggaran pusat, anggaran provinsi, anggaran kabupaten
dan kota," tegasnya.

"Saya berharap pemerintah provinsi, kabupaten dan kota juga memenuhi
anggaran pendidikan sebesar 20 persen dalam APBDnya masing-masing," kata
Presiden SBY. (osa)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke