Assalamu 'Alaikum Wr.Wb
Terimakasih atas tanggapan si pitung atas press release kami dari gerakan umat islam anti kekeasan (gema istisan). saya ingin sedikit memberi komentar mengenai komentar si pitung 1. Perlu sdr pitung ketahui bahwa gema istisan didirikan karena banyaknya kekerasan yang terjadi atas nama agama islam di bumi pertiwi dan puncaknya pada insiden monas 1 Juli 2008. Bagi kami umat islam yang berpegang teguh pada ajaran Rasulullah mengenai makna islam sebagai as-salam yang berarti keselamatan, maka kami percaya betul bahwa islam adalah agama yang penuh kedamaian sehingga kami memutuskan untuk mendeklarasikan gerakan umat islam anti kekerasan. silahkan teman2 muslim lain berkeyakinan bahwa islam adalah agama perang sebagaimana dikutip pendiri FPI. Asalkan jangan memaksa kami untuk mempercayainya apalagi sampai mengintimidasi kami dengan kekerasan. Lakum dinukum waliyadin. Akan tetapi, kami pun akan terus berjuang untuk melawan kekerasan ini dengan cara damai dan tanpa melakukan kekerasan sedikit pun. lebih lengkapnya silahkan baca di www.islamnon-vionlence.org 2. Kami juga memegang teguh satu hadist yang mengatakan bahwa jika kau tidur dalam keadaan kenyang dan tetanggamu kelaparan maka kamu bukanlah seorang mukmin.artinya apa, yang pertama kita perhatikan adalah tetangga kita yang terdekat dulu. Permasalahan dalam negeri belum selesai juga sampai saat ini. Di indonesia, masih terlalu banyak itimidasi dan kekerasan atas nama agama yang belum tertangani. Alangkah tidak bijaknya jika permasalahan dalam negeri belum selesai kita lebih sibuk mengurusi permasalahan saudara kita nun jauh di sana. 3. Apabila anda hanya mengira penjambakan dan penamparan itu hanya berdampak fisik, anda salah total. Dampak yang paling mengerikan adalah dampak psikologis korban. Asal anda tahu, wanita berjilbab yang ada di tayangan TV yang melindungi temannya dari amukan FPI sampai pingsan berkali-kali dan meraung-raung sehabis sidang sangking traumanya. Dia adalah seorang muslimah kawan !! Mungkin anda juga tidak tahu, saudara kami yang bernama anisa (oming) sekarang mengalami cacat otak permanen akibat pemukulan 1 Juli kemarin. Jadi anda salah total kalau anda mengira hanya karena penjambakan maka kami menjadi cacing kepanasan. 4. Kami tentu saja juga peduli dengan nasib saudara kami di palestina, afghan, dan lainnya. Kami pun sudah sempat berkunjung ke duta besar palestina di Indonesia. Tapi solusi kami sama sekali tidak diterima. Asal Anda tahu, di Amerika pun, salah satu penasihat kami bahkan telah memperingati Amerika akan politik ganda yang telah dilakukannya atas umat islam. jadi sekali lagi Anda salah total bahwa kami tidak peduli dengan nasib saudara kita di luar. Tapi Anda jangan salah mengerti. yang kami perjuangkan bukanlah masalah keagamaan, tapi masalah kemanusiaan, karena sungguh Muhammad SAW turun tidak lain untuk memanusiakan manusia melalui akhlak mulia. 5. Kami sadar betul permasalahan utama bangsa kita adalah lack of urgency. Saya pribadi tanpa mewakili institusi manapun, merasa tersayat-sayat dan miris melihat sekelompok muslim lebih bangga memasang bendera palestina ketimbang bendera Indonesia di bajunya, di jaketnya, di motornya, di mobilnya, dll. Sadarlah saudaraku, yang menyusui kalian, yang mememberi makan kalian hingga kalian menjadi diri kalian saat ini adalah ibu kita ibu pertiwi. masih terlalu banyak saudara kita di indonesia yang menderita untuk kita peluk dengan cinta, untuk kita hibur laranya. para TKW yang diperlakukan tidak senonoh di arab sana, para ibu2 miskin yang terpaksa hanya bisa gigit jari melihat satu persatu anak mereka mati karena gizi buruk, para bapak yang terpaksa kehilangan pekerjaannya, para anak kecil yang terpaksa putus sekolah, para muslim yang dirampas hak beragamanya karena pemaksaan satu paham, dan sejuta satu masalah yang melanda negeri ini. mereka semua ini masih jauh lebih butuh perhatian kita. 6. Jadi, mungkin lebih bijaksana jika kita selesaikan dulu permasalahan bangsa kita baru kita melongok ke luar negeri. Wassalam Ninik www.islamnon-violence.org --- In [email protected], "masdimas62" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Lu belajar agama apa? Belajarnya dimana ? > Perempuan dijambak-jambak > Coba lihat ke bawah, tengok kiri kanan > jangan-jangan otak lu bececeran > > > --- In [email protected], si pitung <sipitung68@> wrote: > > > > bang dimas kaya ga makan skolahan :) > > > > emang ntu perempuan kaga bole dijambak? dibelai leh ga? jgn2 jablai > > > > > > ----- Original Message ---- > > From: masdimas62 <masdimas62@> > > To: [email protected] > > Sent: Friday, August 29, 2008 3:23:22 PM > > Subject: [ppiindia] Re: Pers Release Gerakan Umat Islam Anti > Kekerasa 29 Agustus 2008 > > > > > > Penampilan garang, teriak-teriak Allahu Akbar > > eh, bisanya cuman njambak kepala perempuan > > Gak malu sama tititnya ?! > > Kayak nenek-nenek aja > > ............. .. > > > > --- In [EMAIL PROTECTED] s.com, si pitung <sipitung68@ ...> wrote: > > > > > > sayang, kekerasan amerika thd perempuan pakistan yg disekap & > > dipenjara 5th tanpa sidang, sama sekali tdk digubris oleh gerakan > > umat islam anti kekerasan, jgn2 kelakuan amerika thd perempuan > > pakistan yg disekap, diiperkosa, disiksa, tahunan itu bukan > kekerasan > > menurut forum ini. > > > aneh bin ajaib, cuma gara2 perempuan dijambak aje udh kaya' > cacing > > kpanasan responnye, terlalu reaktif. > > > dijambak? bikin ane menangis tersedu..sedu huhuhuhu > > > > > > > > > > > > > > > ----- Original Message ---- > > > From: M.J Thamrin <m.j.thamrin@ ...> > > > To: ekonomi-nasional@ yahoogroups. com; [EMAIL PROTECTED] > ps.com; > > nasional-list@ yahoogroups. com; [EMAIL PROTECTED] s.com; > > [EMAIL PROTECTED] .com > > > Sent: Friday, August 29, 2008 2:05:50 PM > > > Subject: [ppiindia] Pers Release Gerakan Umat Islam Anti Kekerasa > > 29 Agustus 2008 > > > > > > > > > *Jakarta, 29 Agustus 2008* > > > > > > Dengan menyebut Asma Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, > > > > > > Dikisahkan oleh Abu Musa: Orang-orang bertanya pada > > Rasulullah, "Islam > > > siapakah yang paling baik? (Siapa Muslim yang paling baik)?" > Beliau > > > menjawab,"Ia (Muslim yang paling baik itu) adalah yang > > menghindarkan dirinya > > > dari mencelakai orang lain baik dengan lisan maupun kedua > > tangannya"*( Haditsh > > > Bukhari )* > > > > > > * * > > > > > > *Islamic Movement for Non-Violence* */Gerakan Umat Islam Anti > > > Kekerasan*sangat menyayangkan aksi kekerasan spontan yang > dilakukan > > > massa Front > > > Pembela Islam (FPI) pada seorang wanita dalam ruang persidangan > > lanjutan > > > terhadap Ketua FPI Habib Rizieq Shihab. Apalagi aksi kekerasan > ini > > dilakukan > > > juga oleh seorang pria terhadap seorang wanita di dalam ruang > > publik negara, > > > di depan umum dan di hadapan para petugas hukum. Aksi berupa > > pencengkeraman, > > > penamparan, dan penjambakkan ini berlangsung sebelum sidang di > > Pengadilan > > > Negeri Jakarta Pusat dimulai seperti diberitakan di media- media > > massa. > > > > > > Apa yang dilakukan massa FPI sama sekali tidak mencerminkan Islam > > yang penuh > > > dengan kelembutan. Sikap mereka selama di dalam ruang sidang > > memperkuat > > > stigma di mata dunia, bahwa Islam identik dengan kekerasan. Dalam > > *surat > > > An-Nahl ayat 90* mengatakan bahwa Sesungguhnya Allah menyuruh > > (kamu) berlaku > > > adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan > Allah > > melarang > > > dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi > > pengajaran > > > kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran. > > > > > > Agar, Islam menjadi agama yang menjadi rahmat bagi alam semesta, > > seperti > > > yang tertuang dalam *Surat Al-Anbiya ayat 107*, "Dan tiadalah > Kami > > mengutus > > > kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam" maka > kami > > *Islamic > > > Movement for Non Violance* mengutuk keras tindakan-tindakan > anarkis > > apapun > > > apalagi atas dalih agama yang sejatinya melembutkan dan penuh > kasih > > sayang. > > > > > > Apa yang dapat kita cermati dari yang terjadi di dalam ruang > > persidangan > > > terhormat Pengadilan Negeri Jakarta Pusat 28 Agustus 2008 ini > > sangatlah > > > bertentangan dengan apa yang ditulis dan dianjurkan baik oleh > Kitab > > Al-Quran > > > dan Hadits Nabi, maupun wibawa hukum di mata masyarakat luas > karena > > terjadi > > > di dalam ruang persidangan terhormat. > > > > > > Kami Umat Islam yang cinta perdamaian dan anti kekerasan > mendukung > > upaya > > > pemerintah dan aparat hukum untuk menindak tegas terhadap > kelompok > > manapun > > > yang melecehkan hukum, dan menginjak-injak tatanan negara. Jika > > kelompok > > > seperti ini dibiarkan merajalela maka negara yang beraneka macam > > suku dan > > > agama ini dapat dipastikan menuju jurang kehancuran. > > > > > > Kekerasan demi kekerasan masih saja terus berlangsung oleh > > kelompok yang > > > mengatas-namakan agama di negeri ini. > > > > > > *Wassalaamualaikum Wr Wb* > > > > > > *Hormat kami,** > > > Islamic Movement for Non-Violence* > > > > > > [EMAIL PROTECTED] Violence. Org > > > ** > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > >

