Milis "Forum Pembaca KOMPAS" ----- Original Message ----- From: Nur Rochman To: [EMAIL PROTECTED] Sent: Monday, September 01, 2008 7:10 AM Subject: Re: [hey.jangan.ngobrol.sendiri...
Hei...Jangan ribut sendiri.......!!! He...Jangan ribut sendiri...........!!! Sepertinya pak president kembali marah yang aneh....... Marah karena lagi bicara nggak didengarkan, atau ....... Ada berita penting yang ingin beliau sebarkan hehehe...... Tampaknya Pak President lupa dan sibuk dengan jadwal mengarang lagunya sendiri Pak President bukankah anda yang paling sering tidak mendengarkan, kenapa marah......? Kami rakyat yang harusnya marah karena anda nggak pernah dengarkan kami, ketika... Kami rakyat terus berteriak dan mestinya anda president kami mendengarnya.....!!! Kami korban lumpur lapindo terus berteriak tetapi kapan kami bisa marah didepan anda Kami korban gusuran terakhir taman bmw kapan kami bisa menunjuk muka anda Kami keluarga BLT kapan kami bisa memaki anda karena terus dihisap kenaikan harga Kami keluarga korban HAM kapan bisa menyuruh anda turun karena saking marahnya kami...... Saat anda diTV marah maka kami yang menonton anda tertawa dan terhibur....... O...bisa marah ya pak SBY sekarang.......sampai nunjuk - nunjuk segala hehehe Tapi sayang anda marah karena suara anda hilang tertelan gossip ala pembantu anda Bukan marah karena rakyat yang semakin marah kepada para juru bicara anda....... tapi sudahlah yang jelas pak president sudah marah......... Marah karena dirinya juga manusia yang bisa marah Marah karena stress bentar lagi pemilu tapi hasil polling merosot terus..... marah karena pusing demokrat nggak didukung oleh rakyat kembali......kata polling......... Yach begitulah marahnya president kita demi sebuah pesan yang sangat jelas beliau marah pada kasus kontrak LNG Yang diputuskan saat beliau jadi menteri....... Jadi president model apakah pemimpin kita ini :) Regards, KangNoer Posted by: "Agus Hamonangan" [EMAIL PROTECTED] agushamonangan Thu Aug 28, 2008 7:11 pm (PDT) http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/08/29/00181477/hey.jangan.ngobrol.sendiri... "Hey, jangan ngobrol sendiri!" Suara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggelegar di tengah-tengah sidang kabinet paripurna di Ruang Sidang Kabinet, Lantai II, Kantor Presiden, Kompleks Istana, Jakarta, Kamis (28/8) siang. Sambil menunjuk ke arah kelompok pimpinan badan yang duduk di ujung tengah lingkaran arah utara ruang sidang, Presiden dengan agak marah menegur beberapa peserta sidang yang tengah mengobrol. Saat itu Presiden sedang memberikan pengarahan mengenai proses renegosiasi kontrak LNG Tangguh di Provinsi Papua. [Non-text portions of this message have been removed]

