Assalamualaikum wr.wb.
Saudara Pitung yang terhormat,
Maaf kalau saya sekarang tidak menggunakan logat Betawi. Karena apalah arti
sebuah dialek bahasa yang penting isi komunikasi saya dimengerti.
Jawaban saya ada di bawahnya ya Bang
kmaren ane nulis bgini:
TAPI laen soal, misalnye ada orang yg ngaku muslim bilang, surga bukan monopoli
muslim. Nah yg ini harus dimintain tanggungjawabnye, jgn cuma
asal nyerocos kaya' petasan ceplik. tunjukkin dalil ALQURAN & AsSUNNAHnye!
Jadi ane ngarepin bang eka jgn nyerocos aje, tp bs nunjukkin dalil ALQURAN &
AsSUNNAHnye! ok?
mudah2an paham ni..
++++ Bang di dalam Al-Quran dan Hadist-Hadist shahih tidak ada perkataan satu
kalimat pun yang menegaskan bahwa Surga itu untuk orang yang keyakinannya di
luar agama Islam. Karena Al-Quran adalah kitab suci pemeluk agama Islam. Namun
di kalangan kaum Ulama terdapat perdebatan yang mempertanyakan bagaimana
dengan manusia-manusia yang lahir dan meninggal dunia sebelum kelahiran agama
Islam yang dibawa oleh Muhammad SAW sebagai nabi, rasul dan utusan Allah SWT.
Pasalnya ada ayat yang menyatakan bahwa surga hanyalah untuk orang-orang
beriman! Nah orang-orang yang beriman ini apakah hanya untuk orang yang
beragama Islam atau termasuk non-Islam yang telah lahir dan meninggal dunia
sebelum Islam turun? Ada ulama yang mengatakan bahwa yang masuk surga itu
adalah orang-orang yang beriman yang telah lahir dan meninggal dunia di era
Nabi Ibrahim, Musa, dan Nabi Isa. Namun ada juga yang menyatakan bahwa surga
itu hanya untuk orang-orang Islam dan orang-orang
non-Islam yang masih hidup semasa agama Islam turun dan masuk Islam.
Tapi saya tidak mau mengomentari hal ini lebih jauh. Pasalnya kriteria
siapa-siapa dan golongan siapa saja yang masuk surga itu adalah milik Allah
SWT. Tiada seorang manusiapun yang bisa mendahului kuasaNya.
bang eka:
TUNG, SALAH SATU ORANG MUSLIM YANG MENYATAKAN BAHWA SURGA
BUKAN MONOPOLI MUSLIM ITU ANE.!
+++ Tunjukkin dalil Alquran-asSunnah nye!
++++ Bang Pitung, hendaknya Anda membaca kalimat tersebut secara utuh. Anda
sebaiknya membaca kelanjutan dari kalimat tersebut. Saya sudah menegaskan di
atas bahwa tidak ada ayat Al-Quran maupun hadist-hadist sahih yang menyatakan
secara tegas surga juga buat orang non-Islam. Sebagai manusia makhluk sosial
saya menyatakan bahwa orang-orang yang tidak memeluk agama Islam (non-Muslim)
juga menyatakan bahwa hanya orang-orang dari golongan merekalah yang masuk
surga, di luar golongan itu tidak masuk surga. Misalnya, klaim ini juga
dinyatakan oleh para pemeluk agama Kristiani. Pernyataan saya itu adalah bagian
dari hubungan saya dengan manusia bukan dengan hubungan saya dengan Sang
Khalik menurut keyakinan saya sebagai pemeluk agama Islam.
Jadi kalau Anda menuntut bahwa tunjukkan dalil Al-Quran dan
As-Sunnahnya, ya tidak ada. Pasalnya, saya sudah menegaskan bahwa tidak ada
dalil Al-Quran dan Sunnah yang tegas-tegas menyatakan bahwa surga juga buat
golongan non-Muslim. Saya ingin memberikan catatan kepada Bang Pitung yang
terhormat bahwa tidak semua pernyataan tentang nilai-nilai agama itu harus
didukung tegas-tegas di dalam sebuah tulisan melalui dalil-dalil Al-Quran dan
hadist shahih. Kalau penulis/kita mengetahuinya dan mencantumkannya memang
lebih bagus. Tapi jika kita memang memahami ajaran agama kita dan mengetahui
isi ajaran tersebut, kita akan sependapat dengan pernyataan tersebut.
Misalnya; ajaran agama Islam memerintahkan umatnya untuk hidup bersih,
bertutur kata sopan dan santun, berbudi pekerti tinggi dan menghormati orang
tua dan orang-orang yang lebih tua. Dan Islam mengajarkan kepada kita agar kita
jangan memfitnah karena fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan. Kalau Anda
mempelajari agama Islam, Anda akan tahu bahwa semua itu diajarkan di dalamnya.
Kalau Anda tidak mempelajari, Anda akan ngotot terus minta dalil Al-Quran dan
Hadistnya. Nah, tidak perlu kan saya pertegas lagi lewat dalil Al-Quran dan
hadistnya?. Soalnya saya pun tidak selalu membawa Al-Quran dan Hadist
kemana-mana. Dan mengutip sebuah ayat Al-Quran dan Hadist pun tidak
sembarangan bukan?
ANE SEBAGAI ORANG ISLAM MEYAKINI ADANYA SURGA
DAN NERAKA DAN GANJARAN-GANJARAN YANG DIBERIKAN OLEH ALLAH SWT KEPADA UMAT
MANUSIA BERDASARKAN KRITERIA YANG DITENTUKAN OLEH ALLAH SWT SEPERTI YANG ALLAH
SWT SYARATKAN DI ALQURAN DAN SEPERTI YANG TERTULIS DI DALAM HADIST-HADIST
SHAHIH.
+++ akur bgt bang! berdasarkan KRITERIA Alquran & asSunnah. Mudah2an bang eka
konsisten nih.
TAPI TUNG, KEYAKINAN BAHWA ADANYA SURGA DAN NERAKA ITU BUKAN DIYAKINI
OLEH ORANG ISLAM
AJE. SEMUA ITU JUGA DIYAKINI OLEH ORANG-ORANG YANG BERAGAMA DI LUAR AGAMA
ISLAM. NAH, KALAU TERNYATA ORANG DI LUAR ISLAM MASUK SURGA ATAU NERAKA? ITU
URUSAN ALLAH SWT. DIA YANG MAHA MENGETAHUI, MAHA MENDENGAR, MAHA PERTIMBANGAN,
MAHA PENGAMPUN DAN SEGALA MAHA LAINNYA.
+++ wkaka..wkaka...kalimat pembukaan ente dah bener tu, lurus kaya jln tol, koq
malah msk ke jln tikus lg nih?
bang eka, kite lagi ngomongin 'surga-neraka menurut kriteria Alquran &
asSunnah', baru bntr aje dah lupa ni.
tulisan di atas ini, yg ane sebut cuap-cuap ala petasan ceplik wkaka...wka
kakaka..
ane kaga pernah urusan, sbodo teuing ma keyakinan non-muslim thd surga-neraka.
bhs gaulnye EGP!
Jadi, klo bang eka meyakini bahwa non-muslim mnurut Alquran & asSunnah msk
surga, silahken tunjukkin buktinye.
Koq malah muter2 aje nih diskusi wka wka..kaka, lagian bang eka, klo bicara
atas nama Islam WAJIB berdasarkan nash yg shahih, bukan
berdasarkan asumsi, dugaan, hayalan atau lamunan aje, ente dah ngelamun tuh,
laper ye nunggu bedug :p
++++ Bang Pitung yang budiman, saya sudah pertegas pernyataan abang ini di atas
mengenai surga bagi non-Muslim di dalam Al-Quran dan Sunnah.
MEMANG BENAR BAHWA ALQURAN MENEGASKAN BAHWA ORANG-ORANG ISLAM YANG BERIMAN
MENDAPATKAN
JAMINAN SURGA DAN YANG TIDAK BERIMAN DICEMPLUNGIN KE NERAKA. DAN DITEGASKAN
BAHWA SURGA ADALAH UNTUK ORANG-ORANG ISLAM SAJA. BAHKAN ALQURAN MENEGASKAN
SURGA BUKAN DIPERUNTUKKAN BAGI ORANG-ORANG ISLAM TIDAK BERIMAN. JADI, ORANG
ISLAM YANG TIDAK BERIMAN AJE NGAK MASUK SORGE APELAGI ORANG DI LUAR AGAMA
ISLAM. BEGITU LOGIKANYE..
+++ menurut bang eka, yang bener itu nash Alquran atau logike abang? abang koq
malah ngikutin logike siy drpd nash Alquran, nih buktinye 'TUNG, SALAH SATU
ORANG MUSLIM YANG MENYATAKAN BAHWA SURGA BUKAN MONOPOLI MUSLIM ITU ANE.!'
ente cari nash Alqurannye ye, ane tungguin..
maaf bang, yg laen diabaian aje dlu, biar FOKUS ye
++++ Hahaha bang Pitung yang terhormat, Anda pasti tidak mengerti arti kalimat
saya di atas ya? Bang berlogika itu sudah dipakai puluhan abad oleh manusia.
Logika dan berpikir adalah bagian dari kehidupan manusia. Kalau manusia tidak
berpikir dan berlogika kita tidak akan seperti sekarang ini, di mana manusia
mengalami evolusi. Para ulama Islam pun di dalam menerjemahkan hadist-hadist
dari para perawi menggunakan pikiran dan logika sehingga tercipta penggalian
ajaran-ajaran agama. Sehingga mereka bisa membedakan mana Hadist yang Shahih,
mana yang tidak.
Seperti sudah saya bilang bang Pitung BERAGAMA TANPA MEMAKAI HATI DAN
AKAL PIKIRAN AKAN MENCIPTAKAN KEKERDILAN RELIJI. Kalimat logikanye di dalam
tulisan di atas adalah untuk mempertegas sebuah pernyataan yang saya tuangkan
di atas setelah saya memberikan penjelasan panjang lebar. (Tidak perlu kan
diajari bahasa Indonesia yang baik dan benar?)
Muter-muter? Siapa yang muter-muter? Anda mungkin Bang Pitung yang masih
bingung dengan ajaran agama Islam itu sendiri sehingga pernyataan saya yang
sangat sederhana Anda bilang muter-muter.
Wassalamulaikum,
Eka Zulkarnain, Jakarta
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/