Wakil rakyat kumpulan orang sesat
Kumpulan orang yang suka kepentingan sesaat
Kumpulan orang yang merasa sebagai wakil Tuhan
Apa saja dilakukan karena hanya mereka yang benar lainnya sesat

Yang oportunis memupuk pundi sebanyak mungkin sekedar modal mempertahankan 
kursi periode depan
Yang kere munggah bale sesegera mungkin memupuk kekayaan dan menghabiskannya 
untuk ditebus beberapa tahun dipenjara
Yang Pengusaha berusaha suci tidak perlu duit dengan sembunyi-sembunyi 
menelorkan UU yang menguntungkan bisnis mereka
Yang ideologi puritan kasak-kusuk dan bangun skenario sesat serta tersembunyi 
untuk mengganti ideologi negara dengan ideologi puritan ala mereka
Yang Aktifis dan akdemisi benar mulai belajar bagaimana menjadi sesat tetapi 
tidak cukup terlihat oleh KPK maupun rakyat dan kolega mereka
Yang Tetap bertahan dengan idealisme benarnya tidak akan tahan dalam setahun 
karena begitu busuknya kebusukan yang ada dalam parlemen diindonesia
Sehingga semua yang bertahan saat ini berarti sudah ikut busuk karena buah 
segar dicampur dengan buah busuk maka dalam sehari akan ikut busuk, entah 
politisi...?

Itulah wajah wakil rakyat kita diparlemen
Kita tidak bisa sembunyikan kejengkelan kita
Karena mereka tidak mewakili mayoritas rakyat
Mereka hanya mewakili dirinya sendiri dan kelompoknya

Demokrasi indonesia hanya milik kaum elit dan keluarganya
Demokrasi juga milik pengamat dan sedikit aktifis yang sudah tergadai
Demokrasi tidak lebih alat legitimasi untuk elit semakin menindas rakyatnya
Kalau sudah seperti ini masihkah kita tidak salahkan sistem demokrasi yang 
ada...?

Seharusnya kewajiban aktifis dan akademisi yang benar berfungsi mengedukasi dan 
advokasi
Agar tumbuh kesadaran rakyat secara umum untuk merebut pilar demokrasi yang 
disebut partai
Bukan berebut menjadi caleg diinjury time dengan alasan tidak ada lagi alat 
untuk bekerja kecuali parlemen
Meninggalkan rakyat yang semakin bingung dan tetap pada gemblung karena dididik 
secara mbang mbung oleh pendidik gemblung

Rakyat harus diberikan pendidikan secara masif dan benar bagaimana hakekat 
demokrasi itu sendiri
Bagaimana membuktikan demokrasi itu salah satu solusi mujarab keterpurukan 
kesejahteraan rakyat
Sehingga akhirnya rakyat menjadi pintar dan terdidik dalam berdemokrasi 
sehingga bisa menentukan wakilnya
Wakil rakyat yang benar dimana rakyat miskin petani diwakilkan petani yang 
terdidik, amanah dan jujur bukan saudagar hasil bumi
Wakil rakyat yang mewakili kaum buruh ya diwakili oleh buruh juga yang 
benar-benar buruh bukan saudagar yang hisap tenaga buruh
Wakil rakyat yang mewakili kaum nelayan miskin ya nelayan juga bukannya cukong 
kapal-kapal besar yang hanya semakin memiskinkan kaum nelayan
Wakil rakyat tidak perlu ustadz puritan tetapi cukup kyai kampung yang bisa 
memberikan warna kejujuran dan kesederhanaan daripada membuat skenario 
penggantian ideologi
Dan jangan pernah sekalipun memberikan hak rakyat untuk diwakilkan oleh para 
politikus yang sejak lahir sudah hidup mewah yang tidak pernah kenal namanya 
penderitaan.......
Jangan pernah pula memberikan hak rakyat untuk diwakilkan kepada politikus yang 
jualan agama, suku, ras karena yang beginian biasanya tidak kreatif dan hanya 
jualan sambal saja

Regards,
KangNoer

 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke