*MEMBEDAH BUKU MFT
**"Menyingkap FITNAH & TEROR", Hj.Irena Handono*

DENDAM BARAT PADA ISLAM TEREKAM DALAM KITAB 'SUCI'

Seringkali kita menjadi canggung untuk berkata bahwa Islam-lah satu-satunya
agama yang benar yang selain itu adalah salah dan tidak diterima oleh Allah.
Padahal statement ini sudah Allah tegaskan dalam Al-Quran surah Ali Imran
ayat 85,

*"Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah
akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk
orang-orang yang rugi."*

Maka ketika dipertegas lagi, "Akankah masuk surga, orang-orang selain Islam
?" maka sebagai muslim yang beriman pada ayat-ayat Allah akan mengatakan
dengan tegas, TIDAK!

Sikap diatas tersebut yang tidak dimiliki oleh kaum Liberal (JIL). Kampanye
besar mereka adalah menyebar doktrin, "Semua agama sama", "Surga bukan hanya
tempat muslim saja".

Kemudian himbauan-himbauan, "Janganlah kita membenci mereka (non-Islam)",
"Kita sebagai muslim haruslah lemah lembut, penyayang seperti yang di
contohkan Rasulullah...", dan sebagainya. Yang ujung-ujungnya mengikis
ketegasan ummat Islam.

Pertanyaan besar, apakah muslim membenci kaum non Muslim, khususnya Kristen
atau Yahudi ? apakah muslim menyimpan dendam terhadap kedua ummat diatas ?

Memang benar dalam Al-Quran kedua kaum diatas mempunyai track record merah
dalam sejarah. Tapi adakah ayat dalam Al-Quran yang memerintahkan muslim
untuk membenci mereka sebagai individu ?? Justru yang ada ketika muslim
berkuasa, contohnya pada zaman Rasulullah saw dengan adanya piagam Madinah,
muslim, nasrani dan yahudi hidup bersama dalam situasi damai. Juga kondisi
yang sama ketika  pada zaman keemasan Islam di Andalusia.

Sesungguhnya masyarakat Barat lah yang membenci Islam. Tapi mengapa ?. Saat
ini di dunia Barat, propaganda negatif mereka tebarkan dengan mengatakan
Islam agama Fasis. Islam agama teroris. Muslim yang awam tentang Islam
akhirnya terjerumus kepada rasa tidak percaya diri (minder) akan jati
dirinya sebagai muslim yang akhirnya lebih menerima nilai-nilai barat
ketimbang nilai-nilai luhur Islam yang tertuang dalam Al-Quran.

Lalu siapakah teroris sesungguhnya? Anda mungkin tidak pernah mendengar atau
membaca kutipan berikut,

*"Saya tidak tahu apa yang akan dikatakan oleh kaum Muslimin seandainya
mereka  mengetahui kisah-kisah abad pertengahan dan memahami apa  yang
terdapat  dalam  nyanyian-nyanyian orang Kristen. Sesungguhnya seluruh
nyanyian gereja sebelum abad ke-12 Masehi bersumber dari pikiran yang
menyebabkan timbulnya Perang Salib. Seluruh nyanyian gereja dibalut dengan
kebusukan dendam terhadap kaum Muslimin dan agamanya. Dalam syair-syair lagu
itu, dimasukkan dogma-dogma aib berupa kisah-kisah yang menentang  agama
Islam dan  mengokohkan  kekeliruan pemahaman orang-orang Kristen yang hingga
hari ini masih tetap ada. Setiap penggubah lagu menyiapkan lirik yang
menempatkan kaum Muslim  menjadi  kaum musyrik, tidak  beriman  dan
penyembah berhala yang murtad. "*

Kalimat diatas adalah pernyataan *Comte  Henri Descartes*, seorang ilmuwan
Prancis dalam bukunya yang berjudul Al Islam terbit tahun 1896 M.

Satu lagi saya akan sampaikan disini bahwa dalam institusi Kristen yang
mereka meyakini Bibel sebagai kitab sucinya, disana terdapat banyak
kalimat-kalimat kebencian dan instruksi-instruksi untuk melakukan
penganiayaan terhadap non kristen (yang pada saat itu selain kristen agama
yang ada adalah Islam). Berikut salah satu dari sekian banyak contoh yang
bisa anda cari sendiri,

*MAZMUR 68 (ayat 21-27)*
*21. Allah  bagi  kita  adalah  Allah  yang  menyelamatkan, ALLAH, Tuhanku,
memberi keluputan dari maut.
22. Sesungguhnya, Allah  meremukkan  kepala musuh-Nya, tempurung kepala yang
berambut dari orang yang tetap hidup dalam kesalahan-kesalahannya.
23. Tuhan  telah  berfirman: "Dari  Basan  akan  Kubawa  kembali, akan
Kubawa kembali dari tempat yang dalam,
24. supaya engkau membasuh kakimu dalam darah,dan lidah anjing-anjingmu
mendapat bagiannya dari pada musuh."
25. Orang  melihat  perarakan-Mu, ya  Allah, perarakan  Allahku, Rajaku, ke
dalam tempat kudus.
26. Di  depan  berjalan  penyanyi-penyanyi, di  belakang  pemetik-pemetik
kecapi, di  tengah-tengah dayang-dayang yang memalu rebana.
27. "Dalam jemaah pujilah Allah,yakni TUHAN, hai kamu yang berasal dari
sumber Israel!"*

Jadi, mengapa Barat membenci Islam ? inilah jawabannya, karena permusuhan
kristen (salib) ini terpendam dalam seluruh jiwa masyarakat Barat.
Permusuhan yang mengakar dan dendam yang sangat hina inilah yang menciptakan
strategi untuk melenyapkan Islam dan kaum muslimin.

Maha benar Allah yang telah berfirman :
*"Telah nyata kebencian dari mulut mereka dan apa yang disembunyikan dalam
hati mereka lebih besar lagi"* (TQS. Ali Imraan : 118)


<sally_sety>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke