Yohanes 20:28 Tidak membuktikan Yesus Tuhan 

Rabu, Agustus 15, 2007 
 

Umat Kristen Trinitas sering kali mengklaim bahwa karena Thomas menyebut Yesus 
sebagai "My Lord, my God (Yohanes 20:28)," maka Yesus adalah Tuhan. Sebuah 
doktrin bodoh Kristen dalam mengupayakan klaim sesat ini. Konteks ayat ini 
membicarakan ketidakpercayaan Thomas kala itu terkejut ketika Yesus menawarkan 
bukti kepada Thomas.


Kalimat seruan (Exclamation) "My God" adalah ungkapan ketakjuban Thomas. Kita 
pun terbiasa menggunakan kalimat seruan ini setiap hari ketika kita berbicara 
dengan orang lain. Ini tidaklah berarti bahwa orang yang kita ajak bicara 
adalah Tuhan. Misalnya, Saya melihat Yohanes memotong pergelangan tangannya 
dengan pisau Rambo. Saya berkata: "My God, Yohanes apa yang kamu sedang 
lakukan" Apakah dengan mengatakan tsb maka saya hendak menyebut Yohanes adalah 
Tuhan Tentu saja tidak. Sama halnya dengan ungkapan ekspresi Thomas kepada 
Yesus. Jika kamu berkunjung ke masyarakan Yahudi atau Muslim, kamu akan 
seringkali mendengar orang-orang Yahudi dan Muslim menyebut "My Lord, My God", 
di setiap situasi yang membuat mereka takjub karena suatu hal. Di ayat Yohanes 
20:28, Thomas mengatakan: "My Lord, My God". Thomas tidak mengklaim bahwa Yesus 
adalah Lord nya dan God nya.

"Then saith he to Thomas, Reach hither thy finger, and behold my hands; and 
reach hither thy hand, and thrust it into my side: and be not faithless, but 
believing. And Thomas answered and said unto him, My Lord and my God." (Yohanes 
20:27-28 KJV)

Sarjana Kristen seperti Theodore of Mopsuestia (350-428), Uskup dari 
Mopsuestia, menginterpretasi ayat ini tidaklah ditujukan untuk Yesus, melainkan 
untuk Tuhan "Bapak". Jadi, hal ini sama artinya dengan kalimat ekslamasi modern 
dalam memandang suatu ketakjuban "My God!" atau "My Lord!" Dengan kata lain, 
ini adalah luapan yang menampakkan surprise dan ketidak percayaan alih-alih 
sebagai pernyataan bahwa Yesus adalah Tuhan "Bapak".

Kedua, kata "God" ini adalah terjemahan dari bahasa Yunani "ho theos" (the 
God), bukan "theos" (divine). Tapi, ketika mempelajari sejarah ayat ini pada 
manuskrip Biblikal kuno dari Bible modern yang telah dikompilasi kita temukan 
sebuah fakta menarik, khususnya, bahwa manuskrip-manuskrip Bible kuno sendiri 
tidaklah sependapat dengan bentuk yang benar dari kalimat ini. Misalnya, Codex 
Bezae (atau codex D) adalah manuskrip abad ke lima yang berisi teks Yunani dan 
Latin dari Injil-injil tsb dan Kisah Para Rasul (Acts), yang ditemukan di abad 
16 M oleh Theodore Beza di sebuah biara di Lyon. Pendahulu dari Codex Bezae dan 
manuskrip gereja lainnya tidak berisi kata sandang "ho" (the) di teks mereka 
(The Orthodox Corruption of Scripture, Bart D. Ehrman, hal. 266). 
 
Sehingga artinya adalah bahwa ayat ini adalah bentuk originalnya, seandainya 
ayat tsb dipahami untuk dialamatkan kepada Yesus sendiri, itu pun hanya 
menyebut Yesus sebagai "divine" dan bukan "Tuhan Yang Maha Agung" (Almighty 
God). Jadi, hal ini sama dengan arti yang digunakan ketika Nabi Musa dinyatakan 
sebagai "a god" dalam Keluaran 7:1 KJV (atau ketika orang-orang Yahudi 
dinyatakan sebagai "gods" di Mazmur 82:6, atau ketika iblis dinyatakan sebagai 
"god" di 2 Korintus 4:4).

Bagi orang Islam sendiri permasalahan Yohanes 20:27-28 adalah sangat simple. 
Al-Qur'an secara eksplisit menyatakan bahwa Yesus tidak diserahkan oleh Tuhan 
kepada orang-orang Yahudi untuk disalib, karena yang disalib adalah orang yang 
diserupakan dengan Yesus. Jadi klaim bahwa Yesus datang kepada Thomas dan 
menyatakan bahwa ia disalib, bagi seorang Muslim, sangat jelas bahwa episode 
cerita ini adalah ayat palsu yang disisipkan. Tetapi, ketika orang Kristen 
menginginkan bukti lebih tidak hanya al-Qur'an, maka adalah baik bagi kita 
untuk memakai sedikit saja logika dalam memandang Yohanes 20:28 yang toh bukan 
menyatakan Yesus adalah Tuhan, melainkan kalimat ekslamasi Thomas atas 
ketakjuban.

Beberapa sarjana Kristen percaya bahwa episode mengenai "keragu-raguan Thomas" 
ini adalah satu "sisispan yang dimasukkan" dikemudian hari. "The Five Gospels" 
menandai bagian ini sebagai benar-benar palsu dan bukanlah ucapan Yesus.




      Make the switch to the world's best email. Get Yahoo!7 Mail! 
http://au.yahoo.com/y7mail

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke