Perspektif Sovinisme dalam budaya  
                      dan pandangan moral
                                      
                      Sovinisme sebuah ideologi dari romawi,di mana terjalin 
hubungan yang memang inses  
                      antara kakak dan adik, hingga menentang budaya  
                      masyarakat dan moral pada waktu tersebut.  Aspek  
                      sovinisme di dalam impresionisme yang menyebabkan segala  
                      halihwal menjadi ideosinkretik hingga menjadikan 
kebijakan  
                      menjadi prioritas utama didalam menyingkapi fokus 
                      kenyataan ganda pada beragam solusi penyelesaian suatu 
                      permasalahan dengan kiat kesederhanaan dari sebuah 
                      instuisi yang berlandaskan pada  
                      hallikwal dan proses tahapan-tahapannya. Sovinisme di  
                      dalam kalangan khusus ,pada aspek budaya silsilah 
keluarga  
                      bangsawan romawi maupun arab yang mengarah kepada bentuk 
                      struktur aliran individualisme.
                                      
                      Sisi metodologi dalam konflik dan  
                      dialog pun kerap kali terjadi antara pasangan inses 
tersebut  
                      ,      yang mana setelah mereka  
                      baru mengerti sebuah proses pemikiran yang membawanya ke 
                      arah keingintahuan pada sisi kehidupan seks ,dan keunikan 
dari sisi  
                      impresionismenya pun terlihat datar dan keras hingga  
                      menghasilkan kata akhir itu sebagai tanda penyesalan 
,hingga  
                      waktu pun menghantui pasangan sovinisme tersebut dan  
                      disisi lain buah dari konflik dan dialog mereka selalu  
                      akan penuh dengan aroma dunia yang serba baru dan berdiri 
 
                      pada landasan cakrawala pengetahuan. 
                                      
                      Penekanan rasionalisme pada sovinisme  
                      terletak pada di mana sebab akibat dan faktor terjadinya  
                      hubungan tersebut,misalnya apakah akibat ketidaksengajaan 
 
                      ,keingintahuan remaja pada sexs yang dini,di ukur dari  
                      sisi keingintahuan hal tersebut dapat dimaklumi satu  
                      dengan lainnya dengan kata "hanya sekali" tak  
                      berulang-ulang, kendati demikian yang dapat membawa  
                      pasangan seperti mereka di dalam menggenggam dunia. "Bak  
                      Putra zeus sang dzeroaster yang selalu takut pada athena 
                      dikarenakan dengan dasar cintanya kepada putri dewa"  
                      mereka membawanya pada bentuk tali ikatan darah yang 
lebih  
                      kuat didalam membentuk keluarga yang abadi. 
                                      
                      Perbandingan sistem sovinisme ,mulai  
                      terbagi bagi tiap individu ,dimana privasi sisi karakter  
                      keluarga lebih erat pada sisi harapan - harapan dari 
garis  
                      keturunan (Genetik). Lantas di pertanyakanlah ?  
                                      
                      Asas praduga tak bersalah pun ,menilik  
                      figur maknawi dari sisi struktur perkawinan antara  
                      keluarga nabi ( sesepuh ) yang dapat di  
                      persatukan dengan landasan sifat dasar eksentrik dan  
                      aturan-aturan pokok yang sudah mereka warisi secara turun 
 
                      temurun,dengan maksud menjaga kualitas keturunan untuk  
                      tetap menjadi orang-orang pilihan yang di dasari oleh  
                      ketentuan yang sudah di tetapkan sebelumnya.
                                      
                      Samakah Sovinisme ini dengan mereka ? Jika 
                      keluarga mereka menyandarkan sebuah keinginan atas dasar 
pilihan  
                      yang mereka yakini dan sesuai dengan pokok dasar landasan 
 
                      pemikiran mereka didalam berdialog dan memanfaatkan sisi 
                      konflik budaya,yang  
                      menghasilkan nilai-nilai istihad hakiki yang tertinggi 
dan 
                      terpadu pada bentuk dasar sifat eksentrik. 
                                      
                      Adakah  
                      sistem sovinisme ini di Kalimantan ,menurut pandangan 
kita  
                      secara mendalam ,mengarah kelapisan yang dalam,  
                      Kemungkinan itu ada !!! dari sebuah pemahaman pemikiran  
                      yang mengalun dari hulu ke hilir dengan dasar 
perbandingan  
                      sistem kewilayahaan dan budaya setempat.
 
                                      
                      ( Rull The watch dog of the press )

Silsilah      
                      Kitab Barencong datu sanggul     
                           
                           
                      
                       Rantau      
                      � MataBanua ,     
                           
                      
                      Ulama 
                      bagi orang banjar merupakan figur orang-orang yang sangat 
                      berjasa kepada Pemerintahan berdasarkan budaya 
                      Banjar,sehingga tak mengherankan bahwasanya masyarakat 
                      Banjar gemar dengan mengkoleksi figur data kualitatif di 
                      dalam bentuk foto-foto yang terpajang di setiap ruang 
tamu 
                      rumahnya,disamping itu efek manfaat yang terasakan oleh 
                      jejak-jejak eksternal perjalanan sang Ulama semasa 
                      hidupnya tercemin melalui data kualitatif dalam format 
                      foto tersebut.
                      
                      
                      
                      Sementara  
                      figur data kualitatif dalam bentuk foto yang kerap kali  
                      terlihat dan kondang yakni Datu Sanggul dan Guru Sekumpul 
 
                      Martapura pada jaman ini, bercerita tentang Datu sanggul  
                      dan manaqibnya. Menurut catatan sejarah Sekitar abad ke  
                      16,di desa Tatakan dahulu bernama kampung Muning  
                      (1702-1807) nan Muara atau pintu gerbang kampung ini  
                      berada dekat wilayah Margasari atau tepatnya Muara 
Muning.  
                      Perkembangan Agama Islam pada waktu itu meningkat  
                      pesat,terbukti dengan adanya beberapa tokoh yang 
mempunyai  
                      tugas sebagai penyebar Islam pada waktu itu seperti Datu  
                      kelampayan yang dikenal dengan Syekh Muhammad Arsyad Al  
                      Banjari ,sementara di Tapin itu sendiri banyak terdapat  
                      nama-nama datuk sebagai tokoh alim ulama masa lampau 
,sehingga  
                      Tapin mendapatkan predikat sebagai Kampung Datuk oleh  
                      orang banjar. Diantara para datuk yakni Datuk Sanggul 
yang  
                      mempunyai darah  keturunan  
                      dari pulau andalas ,sejarah mencatatnya bahwasanya beliau 
 
                      berasal dari kota Palembang yakni Sumatera Selatan ,yang  
                      melakukan hijrah ke Kabupaten Tapin dengan membawa missi  
                      perkembangan agama Islam,hingga menetap di desa Tatakan  
                      kabupaten Tapin sampai beliau menghabiskan nafas terakhir 
 
                      dan disemayamkan di desa Tatakan Kabupaten Tapin. 
                       
                       
                      
                      Semasa 
                      hidupnya, Datu Sanggul ke Tapin ( desa Muning Tatakan ) 
                      dalam rangka menuntut ilmu agama kepada Datu Suban , hal 
                      ini bukan berarti beliau belum memiliki ilmu agama, 
                      melainkan beliau sudah memiliki ilmu agama sudah cukup 
dan 
                      juga seorang Ulama ,Dalam suatu mimpi ( ketika masih 
                      berada di Palembang ) didalam mimpinya bertemu dengan 
                      orang tua yang menasehati �Kalau anaknda Abdussamad mau 
                      mendapatkan ilmu sejati maka tuntutlah sekarang ,dan 
orang 
                      itu berada didaerah Kalimantan Banjar tepatnya di kampung 
                      Muning pantai Munggu Tayuh Tiwadak Gumpa, di sana ada 
                      seorang tua (datu) yang bernama Suban (Datu Suban ) ,atas 
                      petunjuk didalam mimpi itu Abdusshamad berangkat menuju 
                      Kalimantan ,yang sebelumnya mendapatkan izin dari orang 
                      tua kandung hingga sampailah beliau mendapatkan daerah 
                      yang dicari yaitu Kampung Muning (Tatakan).
                      
                      
                      
                      Setibanya 
                      di kampung Muning ,beliau menemui Datu Suban dan 
                      menceritakan perhal akan mimpinya tersebut,dengan lapang 
                      dada seakan mengerti akan simbol rabbaniyahtul I�lm pada 
                      hallikwal waktu itu datu suban pun menerima dan mengerti 
                      akan maksud kedatangannya serta disambut serta sangat 
                      diharapkan oleh datu suban ibarat pepatah buku bertemu 
                      dengan ruas kemudian pasak bertemu dengan tiang. Atas 
                      pengamatan dan penilaian Datu Suban terhadap Datu Sanggul 
                      bahwasanya datusanggul mempunyai sikap maupun watak yang 
                      berbeda dari murid-muridnya yang lain, sehingga Datuk 
                      Sanggul diberikan amanah untuk menjaga kitab oleh datu 
                      Suban mengenai ilmu Ma�rifattullah.
                      
                      
                      
                      Menurut 
                      catatan sejarah ,aktifitas beliau sehari-hari yakni 
                      berburu rusa , katanya cara beliau berburu dengan cara 
                      menunggu ditempat yang sering dilalui oleh binatang 
buruan 
                      dan hasil dari berburunya didermakan ketetangga dan jiran 
                      sekitar rumah beliau.
                      
                      
                      
                      Menurut 
                      mereka yang sefaham aliran dengan beliau ialah dengan 
                      ketaatan,ketawadhuan serta tingkat peribadatannya sampai 
                      mencapai martabat Abudah dan Badal. Metode pelaksanaan 
                      syariat keagamaannya di nilai sangat kuat seperti sholat 
                      Tahajjud terutama dibulan suci Ramadhan beliau selalu 
                      mengikat perut dan menguatkan ibadahnya untuk menunggu 
                      malam lailatul qadar ,menurut kepercayaan orang banjar 
                      pada malam ganjil dimulai pada 20 akhir Ramadhan beliau 
                      selalu menyanggul lailatul qadar,sehingga atas dasar 
                      etrsebut masyarakat setempat digelari dengan sebutan Datu 
                      Sanggul.
                      
                      
                      
                      sementara  
                      keunikannya dari pola interaksi symbolic Datuk  
                      Sanggul,melalui kitab berencongnya pada manaqibnya penuh  
                      syair serta puisi dan   
                      pantun. Diceritakan oleh juri kunci pemakaman Julak  
                      Antung, dimana masyarakat sekitar memanggilnya, di temui  
                      oleh MataBanua di Pemakaman DatuSuban ,� menurutnya  
                      melalui yang tercatat dalam sejarah yakni manaqib  
                      DatuSanggul dengan riwayat kitab berencong yang diberikan 
 
                      datu suban kepada datu sanggul secara silsilah merupakan  
                      berasal dari Datu Nuraya yang maqamnya berada dekat  
                      pertahanan datu dulung ketika melawan belanda dan benteng 
 
                      tersebut adalah benteng Munggu Tayuh digelari dengan Datu 
 
                      Nuraya karena datu tersebut datang ke kampung muning  
                      bertepatan dengan hari raya selepas datu suban  
                      melaksanakan sholat ied. Setelah berkenalan dan  
                      memperlihatkan sebuah kitab kepada datu suban tidak lama  
                      kemudian orang tersebut ambruk dan wafat pada hari raya  
                      itu juga. Mengenai riwayat datu Nuraya tidak ada 
kejelasan  
                      dari mana beliau berasal dan apa tujuan beliau berada  
                      dikampung Muning Tatakan , namun menurut kabar yang  
                      berkembang di masyarakat ada yang mengatakan bahwa datu  
                      nuraya berasal dari Hadramaut tetapi ada pula yang  
                      mengatakan bahwa datu nuraya berasal dari pulau jawa ,  
                      dengan gelar garandali ,diceritakan garandali sebuah 
gelar  
                      yang luar biasa, namun ketawadhuan yang dimiliki datu  
                      nuraya membuat hidupnya lebih memilih merakyat ,keutamaan 
 
                      garandali tak lain adalah seorang ulama yang selalu  
                      merakyat,halikwal dan keinginannya sudah bulat di tujukan 
 
                      hanya satu yakni kepada Allah.Sw,sehingga setiap ibadah  
                      maupun di dalam memanfaatkan ilmunya,selalu merasa tak  
                      berdaya melainkan hanya dengan pertolongan allah . swt,  
setiap  
                      kebaikan yang di anggapnya selalu hanya hadiah dari  
                      Allah.Swt ,dengan seperti itu,menjadikan hati bahkan  
                      seluruh batang tubuhnya ,hanya sebagai persinggahan  
                      Allah.Swt,saja dan ini tingkat ikhlash yang tertinggi.  
                      �ungkapnya.
                       
                       
                      
                      Datu  
                      Nuraya ,seorang figur   
                      garandali yang menempuh jalan gurur ,jalan gurur  
                      yang selalu di kilati akan hall dan menurut kabar jalan  
                      ini tak mudah  ,dan  
                      konon beliau ini ,dengan kain kebesarannya atau tapih  
                      dapat mengatur alam ,yang tentunya atas izin Allah.Swt 
,seperti  
                      menurunkan hujan , mengatur petir ,dan awan serta angin  
                      yang bertiup, sehingga setiap beliau berjalan di terik  
                      matahari awan selalu menaunginya, Sementara itu juga ada  
                      kabar yang menyebutkan bahwasanya beliau bernama Syekh  
                      Gede Jangkung,hall ini dilihat dari ukuran makam beliau  
                      yang panjangnya �35 depa ( 55 meter ). Kitab yang  
                      diberikan Datu Nuraya kepada Datu Suban berisi tuntunan  
                      hidup pada kehidupan lahir dan bathin untuk kehidupan  
                      didunia maupun dikehidupan akhirat serta rahasia alam dan 
 
                      rahasia rubbubiyah ,serta menyangkut Rabbaniyatul I�lm  
                      dan Rabbaniyatul hukum.  
                       
                       
                      
                      Kembali 
                      ke Datu Sanggul bertemu dan menjalin persaudaraan dengan 
                      Datu kelampayan , di ceritakan oleh masyarakat setempat 
,akan 
                      hallikhwal Datu kelampayan Syekh Muhammad Arsyad Al 
                      Banjari mengaji ke mekkah,beliau sudah melakukan ikatan 
                      lahir bathin dengan Datu Sanggul,yakni ( beangkatan 
                      dangsanak) jika orang banjar mengartikan.
                      
                      
                      
                      Ikatan 
                      saudara ini lebih di perluas dengan saling memberikan 
                      pengetahuan satu sama lainnya,, dimana keingintahuan Datu 
                      Kelampayan pada isi kitab Datu Sanggul terpenuhi, 
                      sementara pesan Datu sanggul kepada datu kelampayan yakni 
                      ,� kalau adinda bulik ke banua yang sarincung kitab ini 
                      kaina ambil di Kampung Muning Tatakan dengan syarat harus 
                      membawa kain putih,sebab bila kitab ini bersatu lagi 
salah 
                      satu diantara kita akan kembali kepada Allah.Swt�
                      
                      
                      
                      Ketika  
                      datu kalampayan pulang ke kampung halaman di martapura  
                      setelah �30 tahun mengaji di Mekkah dan sempat mengajar  
                      di Masjidil Haram Mekkah pada bulan Ramadhan 1186 H atau  
                      bulan Desember 1772 M, usai datu kelampayan berkumpul  
                      dengan keluarga maka beliau teringat dengan Datu Sanggul  
                      sebagai saudara yang ada di kampung muning Tatakan dengan 
 
                      berencana akan melakukan silahturhami. Sesampainya di  
                      kampung Muning beliau sampai pada gubuk yang sederhana  
                      apakah benar suadara datu sanggul telah pulang  
                      kerahmatullah ,dan konon meninggalnya DatuSanggul 
ditandai  
                      dengan hujan lebat selama tiga hari tiga malam  
                      berturut-turut,yang menandakan bahwa langit dan bumi  
                      merasa bersedih atas kepergiannya.�ungkapnya.
 
                       
                       
                      
                      ( 
                      Rull )
                      
                      
                      
                       
                                          
 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke