http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=113012006119699

*TNI JAGA TRADISI TINGKATKAN PENGABDIAN*

KOHANUDNAS (17/9),- *Panglima Komando pertahanan udara nasional
(Pangkohanudnas) Marsekal Muda TNI Pandji Utama *bertindak selaku inspektur
upacara bendera tujuhbelasan yang diikuti para pejabat staf dan seluruh
anggota Makohanudnas dan Kosekhanudnas, bertempat di lapangan apel
Makohanudnas Halim Perdanakusuma Jakarta, Rabu (17/9).


Dalam amanatnya Pangkohanudnas Marsekal Muda TNI Pandji Utama mengatakan,
upacara bendera tujuhbelasan di TNI pada umumnya dan khususnya Kohanudnas
secara rutin tetap konsisten melaksanakan upacara bendera, sebagai jaga
tradisi untuk memotivasi Prajurit meningkatkan pengabdian kepada Bangsa dan
Negara. Disamping itu, juga sebagai sarana menyampaikan informasi evaluasi
pelaksanaan program kerja Kesatuan, yang saat ini kita memasuki
minggu-minggu akhir anggaran triwulan III tahun 2008, anggaran TNI pada
tahun 2008 ini sangat terbatas, sehingga berdampak pula pada pelaksanaan
operasi matra udara yang dilaksanakan Kohanudnas. Akan tetapi dengan
dukungan yang terbatas tersebut, kita tidak boleh lemah, tetapi kita harus
tetap berusaha secara maksimal demi keamanan wilayah udara nasional RI.


Kohanudnas dalam mengemban tugas negara TA-2008 ini, telah berjalan dengan
baik, sampai saat ini telah melaksanakan program kerja dan serangkaian
latihan, dari latihan "Cakra" kemudian "Perkasa" dan saat ini dari kemarin
tanggal 16 hingga 19 September 2008 nanti, Kohanudnas menggelar gladi
lapangan (Glalap) "Tutuka XXXII / 2008" yang merupakan latihan puncak
Kohanudnas atau seperti Latgab TNI khusus, karena dalam gladi Tutuka
mengutamakan keterpaduan dari tiga unsur Hanudnas TNI, dan latihan dibuka
dan ditutup oleh Panglima TNI, lanjut Pangkohanudnas.


 Dalam menghadapi situasi dan kondisi mudik lebaran, Pangkohanudnas
menekankan agar seluruh personel Kohanudnas dan jajaran, menjaga keamanan
kewaspadaan untuk mengantisipasi kemungkinan yang tidak kita inginkan.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke