http://www.kompas.com/read/xml/2008/09/17/10155173/penggunaan.photon.makin.berkembang

*Penggunaan Photon Makin Berkembang*

TANGERANG, RABU — Perkembangan teknologi photonic atau cahaya kian pesat.
Selain mendukung kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, teknologi
tersebut juga dimanfaatkan dalam bidang kedokteran.

Menurut Manajer LabMath-Indonesia Ardhasena Sopaheluwakan dalam seminar
bertema "Photonics, Theory, Technology, and Applications", Senin (15/9) di
Universitas Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang, sistem teknologi informasi,
komunikasi, dan transmisi informasi di masa datang akan berbasis teknologi
photonic.

Saat ini, transmisi informasi dan komunikasi jarak jauh telah memakai serat
optik untuk meningkatkan kecepatan informasi dan jumlah data yang bisa
terkirim. "Akan tetapi, pada titik-titik percabangan, cahaya yang membawa
informasi itu harus diubah ke sinyal-sinyal listrik sehingga kecepatannya
lebih lamban," ujarnya.

Hery Susanto Djie PhD, pakar bidang teknologi industri dari JDS Uniphase
Corp, AS, mengatakan, jaringan informasi dan komunikasi dengan serat optik
kini dibangun di Indonesia yang menghubungkan antara Jakarta, Batam,
Kalimantan, dan Singapura. "Indonesia masih sebatas sebagai pengguna,"
ujarnya.

Selain itu, photonic dikembangkan untuk berbagai produk industri, seperti
kalkulator, kamera digital, dan LCD. Bahkan, komponen photonic juga semakin
kecil ukurannya hingga skala nano. "Ada kecenderungan pengembangan photonic
ke bidang kesehatan, di antaranya photo dynamic therapy sebagai terapi
kanker dengan sinar," ujar Djie.

Photon juga tengah dikembangkan untuk pemeriksaan kadar glukosa dalam darah
sehingga pasien tidak perlu lagi diambil contoh darahnya. Teknologi ini juga
digunakan sebagai alat pemeriksaan mata (optical coherent tomography) yang
mencitrakan mata dalam tiga dimensi sehingga bisa dilihat apakah ada
kerusakan pada urat syaraf mata, ketebalan kornea, dan tumor.

Meski photon punya potensi besar, pengembangan riset photonic di Tanah Air
masih terbatas karena biaya investasi dan pemeliharaannya sangat mahal.
"Hanya sedikit lembaga penelitian dan perguruan tinggi yang melaksanakan
riset tentang teori photonic. Adapun penelitian mengenai penerapan photon
masih sederhana dan belum diaplikasikan ke skala industri," kata Ardhasena.
(EVY)


[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke