ga ngerti, maksudnye ape bang?
----- Original Message ---- From: aroell nas <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Friday, September 26, 2008 1:25:23 PM Subject: [ppiindia] KongKalikong...kunfayakun..dueeegerrr Salah satu unsur penting yang dapat berperan dalam penyebaran informasi dan menumbuhkan kesadaran serta motivasi tentang program pembangunan masyarakat adalah Pers. Kemampuan Pers untuk menyampaikan informasi kepada sejumlah besar khalayak dalam waktu yang singkat tidak diragukan lagi. Pers atau surat kabar yang berfungsi sebagai penyebar informasi dapat berperan dalam penyampaian kebijaksanaan dan program pembangunan kepada masyarakat. Disamping itu masyarakat juga dapat menggunakan pers sebagai penyalur aspirasi dan pendapat serta kritik (kontrol-sosial) . Ia berperan sebagai salah satu penghubung yang kreatif antara pemerintah dan masyarakat. Sebagaimana diketahui,pers adalah medium komunikasi yang memiliki fungsi sosial-kultural dengan nilai-nilai politis. Hal tersebut dapat kita pakai untuk memberikan aksentuasi tentang pers ditengah-tengah masyarakat yang sedang membangun. Pada dasarnya pers dan media massa merupakan perpanjangan dan perluasan dari kemampuan jasmani dan rohani manusia.Marshall McLuhan menyebutnya sebagai the extension of man,sebagai ekstensi manusia. Kodrat dan kebutuhan manusia adalah berkomunikasi. Media massa dikatakan "ekstensi manusia". Komunikasi merupakan ekspresi dan dinamika tata pergaulan masyarakat.Karena dalam masyarakat yang semakin berkembang,sarana "tatap muka" tidak memadai lagi,maka manusia menemukan suatu instrumen,yaitu media massa.Karena kemampuannya menyampaikan beribu macam pesan sekaligus,serentak kepada khalayak tanpa batas,maka media itu memiliki bobot massal. Komunikasi merupakan kebutuhan kodrati manusia yang merupakan persyaratan mutlak bagi perkembangan manusia,baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Dengan komunikasi manusia menyampaikan perasaan,pikiran, pendapat, sikap,dan informasi kepada sesamanya secara timbal-balik. Komunikasi adalah pembawaan dari sifat manusia,dengan cara itu ia membentuk kehidupan bersama.Makin maju masyarakat,makin berkembanglah lalu lintas komunikasi.Salah satu bentuk komunikasi yang dilakukan oleh manusia adalah melalui "pers" yang lahir dari kebutuhan rohaniah manusia. Pers sebagia produk dari kehidupan manusia,produk kebudayaan manusia adalah hasil perkembangan manusia.Pers sebagai gejala sosial yang hidup dalam bentuk organisme merupakan refleksi masyarakat,tempat ia hidup dan berkembang,dan hubungannya dengan masyarakat bersifat timbal-balik. Pers di terbitkan untuk memenuhi kebutuhan rohaniah para pembacanya,karena menyangkut kepentingannya. Disitu terlihat adanya hubungan timbal-balik itu. Dengan adanya hubungan yang kontinyu,maka timbullah solidaritas diantara para pembaca surat kabar.Ikatan solidaritas tumbuh antara mereka bersama dari surat kabar yang mereka baca.Lambat laun tanpa disadari tumbuhlah pengaruh pers yang besar dan pers yang sadar akan kedudukannya yang demikian itu,maka pers berada pada posisi yang lebih kuat daripada publiknya. Karena itu pers dapat dengan leluasa menentukan apa yang dianggapnya baik untuk publiknya.Disinilah letak peranan dan kepemimpinan pers. Perkembangan pers senantiasa mengikuti kemajuan yang dicapai dalam dunia ilmu dan teknologi,tetapi tidak secepat yang dicapai oleh media elektronika seperti radio ,televisi dan internet. Dalam beberapa hal,bila dibandingkan dengan radio dan televisi,surat kabar memang mempunyai keterbatasan tayang.Misalnya dalam kecepatan penyebaran informasi,ia tidak mampu bersaing dengan media elektronika. Kecuali itu untuk menangkap informasi informasi dari surat kabar,khalayak harus mampu membaca. Sistem Pers Dunia Ditinjau dari paradigma kuantitatif ala penyebab khalayak surat kabar relatif kurang dari pada khalayak radio ,televisi dan Internet.Tetapi dalam aspek lain surat kabar sesungguhnya lebih unggul. Informasi yang disampaikan oleh surat kabar lebih lengkap dan terinci serta tidak mudah hilang,yang berarti ia bisa dibaca ulang dan sangat memungkinkan pembaca dapat menyimpan informasi secara utuh ,dengan cara mengelolah kliping dan dokumen. Serta dalam aspek lain dukungan terhadap surat kabar lebih unggul dikarenakan informasi yang disampaikan oleh surat kabar lebih lengkap dan terinci serta tidak mudah hilang,artinya ia dapat dibaca berulang , bahkan memungkinkan pembaca untuk menyimpan informasi tersebut secara utuh. Bagi masyarakat, pers adalah pengamat,forum dan guru (watcher,forum, and teacher). Maksudnya,pers itu setiap harinya memberi laporan,ulasan mengenai kejadian-kejadian, baik didalam negeri maupun diluar negeri hingga tak jarang seseorang menjulukinya dengan pencatat kejadian dan menyediakan tempat (forum) bagi masyarakat untuk mengeluarkan pendapat secara tertulis,dan turut mewariskan nilai-nilai kemasyarakatan dari generasi ke generasi. History Pers Menurut informasi yang didapat dari sejarah perkembangannya dunia pers didalam tinjauan sejarah persuratkabaran, pers lahir karena kebutuhan manusia akan berita yang aktual. Surat kabar itu memuat berita yang aktual sejak permulaan diterbitkannya dalam abad ketujuh belas,dijadikan ciri khas yang membedakan surat kabar dari buku dan penerbitan-penerbit an lainnya. Aktual yang berarti "baru saja terjadi". Tetapi arti kata aktual sebenarnya lebih luas lagi,kecuali baru saja terjadi,peristiwa yang diberitakan itu juga menarik masyarakat. Sesuatu itu menjadi aktual,apabila minat orang untuk mengetahui apa yang terjadi itu dapat terpenuhi.Keinginan manusia akan hal-hal yang baru (aktual)bukannya berakar pada keingintahuan saja atau pada kegemarannya akan sensasi,melainkan lebih dalam lagi,yaitu timbul dari ikatan gaib yang melibatkan dunia eksternal seseorang hingga menyatukan dengan dunia kosmos dan dengan sumberdaya masyarakatnya beserta khalayak masyarakatnya. Meskipun masyarakat itu bukan merupakan sesuatu yang berdiri sendiri secara mandiri,yang menciptakan kemampuan-kemampuan yang lebih tinggi pada manusia atau menumbuhkan nilai budaya,masyarakat tersebut mempunyai pengaruh dan perkembangan pembentukan pengertian,penilaia n,keinginan hati,dan kemauan. Tak ada seorang pun yang dapat acuh terhadap kejadian-kejadian aktual yang menyerbu dari segala penjuru,menyusup, kedalam dirinya,dan membentuk pribadinya.Maka tak mengherankan kalau setiap manusia tak henti-hentinya mencari bagaimana ia dapat selalu up to date dan dapat mengerti zamannya. Surat kabar turut membantu kebutuhan ini lewat sosialisasi berita aktual yang terjadi pada masa kini. Bagaikan cermin,surat kabar menunjukan proses sebuah perubahan yang terjadi di dunia dan masyarakat,dan menunjukan bahaya-bahaya dan kemungkinan- kemungkinan sebuah prediksi yang dapat menimpa diri kita masing-masing. Surat kabar tidak hanya memberitakan kejadian-kejadian yang baru saja terjadi (aktual) ,melainkan juga memberikan bahan topik pembicaraan seperti opini seseorang bahkan penghubung suatu bentuk ekonomi pemasaran secara global jaringan. Ini menunjukkan apa yang menjadi perhatian spontan dan apa yang menarik bagi golongan dan masyarakat pembaca. Disamping aktualitas sebagai salah satu ciri surat kabar,maka masih terdapat persyaratan lain yang menjadi ciri surat kabar,yaitu periodisitas, universalitas, objektivitas dan afinitas. Periodisitas, artinya bahwa surat kabar itu harus diselenggarakan secara teratur dan terus-menerus. Dalam hal ini,maka dikenal adanya surat kabar harian,mingguan, dan tengah bulanan. Universalitas, artinya bahwasanya surat kabar itu memuat berita tentang segala aspek kehidupan manusia seperti hallnya : politik,ekonomi, perdagangan, sosial-budaya, olahraga, dll. Sifat "umum" atau universalitas surat kabar mengandung arti,bahwa : 1.Surat kabar mengemban kepentingan umum atas nama masyarakat. 2.Surat kabar ditujukan kepada seluruh penduduk/masyarakat . Surat kabar ditujukan kepada publik tanpa membedakan derajat,sekte, kasta dan kelas masyarakat tersebut. Universalitas menentukan bobot berita yang disampaikan kepada khalayak pembacanya.Pada umumnya penerbit surat kabar berusaha untuk dapat mencapai pembaca sebanyak mungkin dari segala lapisan penduduk dimuka bumi ini didalam aspek kosmos,sehingga berita yang disajikan oleh surat kabar itu mencakup berbagai aspek kehidupan. Objektivitas, merupakan nilai etika dan moral yang harus dipegang teguh oleh surat kabar dalam menjalankan profesi jurnalistiknya. Setiap berita yang disungguhkan itu harus dapat dipercaya dan menarik perhatian publik "pembaca",tidak mengganggu perasaan dan pendapat mereka.Surat kabar yang baik harus dapat menyajikan hal-hal yang faktual apa adanya,sehingga kebenaran isi berita yang disampaikan tidak menimbulkan tanda tanya. Afinitas,adalah unsur ketergantungan yang merupakan salah satu cara atau usaha untuk menjalin hubungan antara pihak penyelenggara surat kabar dengan pembacanya. Para pembaca surat kabar mengharapkan berita-berita tertentu dari penyelenggara atau pengelola surat kabar,dan dapat mengarahkan diri sebanyak mungkin kepada keinginan pembaca. Sebagai lembaga informasi yang aktual,umum, universal dan periodik,sebagai penunjuk jalan kejiwaan manusia,serta sumber bahan pembicaraan, surat kabar harus memenuhi kebutuhan sosial tertentu.Dalam kehidupan sosial,surat kabar dapat berkembang dengan baik hanya apabila tugas-tugasnya sebagai pengemban fungsi pemberitaan dan pencerah jiwa manusia dapat dijalankan dengan baik. Surat kabar sebagai alat komunikasi mengemban tugas kemasyarakatan, yaitu melayani pemberitaan. Dalam abad modern seperti sekarang ini,kehidupan masyarakat tidak lagi dapat dipisahkan dari peranan media massa.Manusia tidak dapat lagi hidup tanpa informasi atau berita.Informasi sudah menjadi kebutuhan manusia sejagat. Eric Barnouw melukiskan pers sebagai alat untuk menyentuh emosi manusia serta mempengaruhi pikiran dan sikap hidupnya.Sebagai media massa,pers merupakan alat pembentuk,penghimpu n,dan penyalur pendapat umum.Media massa seperti radio,televisi, film,website, internet dan surat kabar dapat dipakai untuk mengungkapkan pendapat umum,dapat menampung semua keinginan,baik yang timbul dari hubungan sosial kecil maupun besar dan dapat menyampaikannya dengan kata-kata yang jelas.Tetapi yang paling tepat untuk mengungkapkan pendapat umum dalam segala bentuknya adalah surat kabar. Takala suratkabar mulai dikenal,media ini berperan sebagai sumber berita utama bagi peristiwa-peristiwa dunia.Seluruh generasi manusia membentuk pendapat mereka tentang masalah-masalah dunia sebagai hasil dari apa yang mereka pelajari,selain melalui media film,televisi, radio dan juga Internet yang paling utama melalui surat kabar.Surat kabar bahwasanya merupakan suatu sumber informasi dan interpretasi tentang masalah-masalah umum. Kenyataan menunjukan bahwa pentingnya surat kabar terletak pada aspek informasi dan edukasi yang dibawanya.Dalam masyarakat luas atau suatu negara,pers menjadi penghubung pemerintah dengan rakyat.Pemerintah menyampaikan segala kebijaksanaan, keputusan, dan pesan-pesan pembangunan lewat media pers tersebut.Sementara itu dengan inisiatif sendiri pers memberitakan semua yang terjadi dalam suatu negara,menyebarluas kan suatu kejadian,dan memberikan kepada masyarakat informasi dalam berbagai bentuk dan cara. Pertumbuhan pers berhubungan erat dengan berbagai faktor,seperti : tingkat melek huruf,tingkat pendidikan,urbanisa si dan pendekatan per kapita yang di negara-negara berkembang merupakan tantangan yang harus dihadapinya. Karena meningkatnya pendidikan maka generasi muda sekarang ini makin luas wawasannya,demikian juga standar hidupnya juga semakin meningkat.Dalam dekade yang akan datang,sebagai akibat dari meningkatnya pendidikan,kemampua n khalayak membaca surat kabar akan meningkat dengan pesat.Pertumbuhan jumlah penduduk juga akan melipatgandakan jumlah khalayak pembaca surat kabar. Jumlah penduduk dunia,terutama di negara-negara berkembang menjadi membengkak karena tingkat "usia" serta angka statistik kelahiran yang semakin meningkat. Pertumbuhan pers erat sekali dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat.Pembangu nan ekonomi dirangsang oleh kebijakan ekonomi serta program bantuan luar negeri dalam bentuk subsidi. Banyak negara berkembang menyiapkan pembangunan ekonominya dengan Rencana Lima Tahun. Cepatnya pertumbuhan pers akan banyak tergantung pada kecepatan pertumbuhan ekonomi secara umum,prioritas yang diberikan pemerintah dalam rencana pembangunan nasional,serta bantuan pemerintah dalam meluaskan perkembangan media. Di negara-negara maju (Barat),di mana perkembangan media sudah mapan dan penyebarannya sudah merata sampai di pedesaan,maka tidak nampak perbedaan yang mencolok antara kota dan desa.Lain halnya dengan negara berkembang,karena tingkat pendidikan yang masih belum merata serta tingkat ekonominya belum stabil,maka jangkauan media masih terbatas pada sekelompok masyarakat yang sudah mengenyam pendidikan dan kondisi ekonominya sudah baik. Dan tidak dapat disangkal bahwa terdapat perbedaan besar dalam pertumbuhan pers antara negara maju dan negara berkembang.Kenyataa nnya,semakin modern sesuatu masyarakat makin semakin erat pula hubungan mereka dengan media. ( note : Ciri surat kabar : Aktual,Perioditas, Universal, Objektivitas dan Afinitas . Pers adalah penyalur,Pembentuk, Penghimpun ; pendapat umum ) A. Pengertian Sistem Pers Diskusi tentang sistem,banyak cendikiawan yang memberikan definisi-definisi yang berbeda-beda satu sama lain,berbeda tentang apakah sistem itu ? Sebagai contoh Pool (1976) didalam bukunya memberikan definisi sistem sebagai suatu kesatuan yang berlaku,yang mampu menampung dua negara atau lebih.Namun dari pendapat-pendapat yang berbeda itu ditemukan unsur-unsur yang sama dari sesuatu yang disebut sistem,yaitu bahwa sistem itu adalah: suatu kesatuan yang tersusun atas bagian-bagian atau komponen-komponen yang saling bergantung serta berhubungan satu sama lainnya,dan masing-masing komponen itu juga berdiri dan berfungsi sendiri,namun saling berkaitan demi tercapainya suatu tujuan yang telah ditentukan. Sistem dapat pula diartikan sebagai himpunan dari hubungan fungsional berbagai komponen yang mengubah masukan (input) menjadi keluaran (output) melalui suatu proses menurut aturan dan saluran yang telah ditentukan. Ciri inti sistem adalah,bahwa ia berorientasi pada tujuan dengan perilakunya atau segala kegiatannya bertujuan.Secara umum tujuan sistem itu adalah menciptakan atau mencapai sesuatu yang berharga,sesuatu yang mempunyai nilai. Sesuatu dapat disebut sistem,apabila memiliki ciri-ciri sebagai berikut : 1.Adanya interdependensi, yang berarti sebuah komponen-komponen itu saling berkaitan,berintera ksi,dan berinterdependensi secara keseluruhan. 2.Keluaran (output) daripadanya sesuai dan konsisten dengan tujuan yang direncanakan. 3.Eksistensi kesatuan (totalitas)itu dipengaruhi oleh komponen-komponenny a,sebaliknya eksistensi masing-masing komponen itu dipengaruhi oleh kesatuannya. 4.Sebagai suatu kesatuan yang mempunyai masukan dan keluaran atau tujuan tertentu. Dari uraian diatas menjadi jelas,bahwa apa yang dinamakan sistem itu merupakan suatu perpaduan atau integrasi dari berbagai bagian atau komponen.Semua itu merupakan suatu kesatuan yang terpadu.Apabila semua itu tidak terpadu,maka bukan merupakan suatu sistem. Sistem sosial telah didefinisikan secara analitis sebagai sejumlah unit (dari masyarakat) yang memiliki interaksi antara mereka lebih dibandingkan dengan lainnya (Cohen et al.,1980) Oleh karena itu sistem apa pun dapat muncul sebagai subsistem dalam sistem yang lebih besar,karena sistem itu ditentukan oleh sejumlah interaksi yang terjadi antara unit-unit. [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]

