Woi, berisik aja lu  puasa-puasa. Neh saya ostingin tuh soal jilbab; terserah 
deh komentarnya

MEMAHAMI JILBAB DALAM ISLAM 

                                                Siti Musdah Mulia 
                                                
Memahami agama dari perspektif yang luas akan menuntun seseorang
menjadi lebih arif dan lebih bijaksana dalam merespon berbagai bentuk
sikap dan perilaku keagamaan dari para pemeluk agama. Perlu dicatat
bahwa agama bukanlah hanya terdiri dari setumpukan teks-teks suci,
melainkan juga mengandung pesan-pesan moral yang dapat diketahui
melalui perenungan dan pembahasan secara mendalam dari berbagai
perspektif, tak terkecuali dari perspektif psikologis. Itulah salah
satu alasan mengapa buku ini menjadi penting dibaca oleh siapapun yang
ingin mendalami soal jilbab.
Jumlah perempuan berjilbab di Indonesia semakin meningkat akhir-akhir
ini, apakah itu lalu berarti tingkat keagamaan masyarakat pun mengalami
peningkatan?? Yang pasti ada banyak alasan mengapa perempuan berjilbab.
Sebagian memutuskan berjilbab setelah melalui perjuangan panjang dan
akhirnya meyakini bahwa itulah pakaian yang diwajibakan Islam. Jadi,
alasannya sangat teologis. Sebagian memakai jilbab karena dipaksakan
oleh aturan, terutama karena banyaknya Peraturan Daerah tentang
keharusan berjilbab. Sebagian lagi karena alasan psikologis, tidak
merasa nyaman karena semua orang di lingkungannya memakai jilbab. Ada
lagi karena alasan modis, agar tampak lebih cantik dan trendi, sebagai
respon terhadap tantangan dunia model yang sangat akrab dengan
perempuan. Ini dibuktikan dengan semakin banyaknya toko-toko busana
muslim dan butik yang memamerkan jilbab dengan model mutakhir dan tentu
saja dengan harga mahal. Bahkan, ada juga berjilbab karena alasan
politis, yaitu memenuhi tuntutan kelompok Islam tertentu yang cenderung
mengedepankan simbol-simbol agama sebagai dagangan politik. 
Berbicara soal busana perempuan dalam Islam, data-data historis
sepanjang sejarah Islam mengungkapkan bahwa pandangan para ulama tidak
tunggal, melainkan sangat beragam. Setidaknya, pandangan ulama dapat
dikelompokkan ke dalam tiga pola. Pertama, pandangan yang mewajibkan
perempuan dewasa menutupi seluruh tubuhnya, termasuk wajah dan tangan,
bahkan juga bagian mata. Kedua, pandangan yang mewajibkan perempuan
dewasa menutupi seluruh tubuhnya kecuali bagian muka dan tangan.
Ketiga, pandangan yang mewajibkan perempuan dewasa menutupi tubuhnya,
selain muka dan tangan hanya ketika melaksanakan ibadah salat dan
thawaf. Di luar itu, perempuan boleh memilih pakaian yang disukainya,
sesuai adab kesopanan yang umum berlaku dalam masyarakat. Rambut kepala
bagi kelompok ini bukanlah aurat sehingga tidak perlu ditutupi. 
Menarik digarisbawahi bahwa ketiga pola pandangan yang berbeda itu
sama-sama merujuk kepada teks-teks suci agama dan sama-sama mengklaim
diri sebagai pandangan Islam yang benar. Perbedaan pandangan para ulama
soal busana perempuan ini sangat dipengaruhi oleh perbedaan pandangan
tentang batas-batas aurat bagi perempuan. Yang pasti bahwa semua
pandangan tadi merupakan hasil ijtihad para ulama. Sebagai hasil
ijtihad, pandangan itu bisa salah, tetapi juga bisa benar. 

Ada kaidah dalam hukum Islam, bahwa tidak satupun ulama atau komutas
agama yang dapat mengklaim pandangannya sebagai suatu yang mutlak dan
absolut. Sebab, pada tataran ijtihad semua pandangan adalah relatif dan
nisbi, serta dapat diubah. Artinya, setiap ulama dan komunitas agama
bisa saja mengklaim pendapatnya benar, tetapi yang lain pun dapat
melakukan hal yang sama. Dalam konteks ini yang diharapkan adalah agar
setiap penganut agama bisa menghargai pendapat orang lain, sepanjang
orang itu tidak memaksakan pendapatnya atau tidak menyalahkan pendapat
orang lain. Dengan demikian, yang diperlukan dalam beragama
sesungguhnya adalah sikap menghargai dan menghormati orang lain apapun
pilihan pendapatnya, dan perlunya kearifan dalam merespon perbedaan
pendapat. 
Lalu, apa yang dimaksud dengan jilbab? Kata jilbab adalah bahasa Arab,
berasal dari kata kerja ‘jalaba’ bermakna “menutup sesuatu dengan
sesuatu yang lain sehingga tidak dapat dilihat.” Ulama berbeda pendapat
tentang apa yang dimaksud dengan jilbab. Sebagian pendapat mengatakan
jilbab itu mirip rida’ (sorban), sebagian lagi mendefinisikannya dengan
kerudung yang lebih besar dari khimar. Sebagian lagi mengartikannya
dengan qina’, yaitu penutup muka atau kerudung lebar. Muhammad Said
Al-Asymawi, mantan hakim agung Mesir menyimpulkan bahwa jilbab adalah
gaun longgar yang menutupi sekujur tubuh perempuan. Jilbab dalam Islam
sangat erat kaitannya dengan masalah aurat dan soal hijab. 
Satu-satunya ayat Al-Qur’an yang secara eksplisit menggunakan istilah
jilbab adalah ayat 59 surah al-Ahzab: “Wahai Nabi, katakanlan kepada
para isterimu dan anak-anak perempuanmu, serta para perempuan mukmin
agar mereka mengulurkan jilbabnya. Sebab, yang demikian itu akan
membuat mereka lebih mudah dikenali sehingga terhindar dari perlakuan
tidak sopan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.” 
Para ulama sepakat bahwa ayat tersebut merespon tradisi perempuan Arab
ketika itu yang terbiasa bersenang ria. Mereka membiarkan muka mereka
terbuka seperti layaknya budak perempuan, mereka juga membuang hajat di
padang pasir terbuka karena belum ada toilet. Para perempuan beriman
juga ikut-ikutan seperti umumnya perempuan Arab tersebut. Kemudian
mereka diganggu oleh kelompok laki-laki jahat yang mengira mereka
adalah perempuan dari kalangan bawah. Mereka lalu datang kepada Nabi
mengadukan hal tersebut. Lalu turunlah ayat ini menyuruh para isteri
Nabi, anak perempuannya dan perempuan beriman agar memanjangkan gaun
mereka menutupi sekujur tubuh. 
Muhammad Said Al-Asymawi berkata: 'illat hukum pada ayat-ayat jilbab,
atau tujuan dari penguluran jilbab adalah agar perempuan-perempuan
merdeka dapat dikenal dan dibedakan dengan perempuan-perempuan yang
berstatus hamba sahaya dan perempuan-perempuan yang tidak terhormat.
Hal itu dimaksudkan agar tidak terjadi kerancuan menyangkut mereka dan
agar masing-masing dikenal sehingga perempuan-perempuan merdeka tidak
mengalami gangguan dan dengan demikian terpangkas segala kehendak buruk
terhadap mereka. Bukti tentang kebenaran hal ini adalah 'Umar Ibn
Khaththab ra. bila melihat seorang perempuan budak menggunakan penutup
muka atau mengulurkan jilbabnya, beliau mencambuk perempuan itu. Ini
guna membedakan mereka dengan perempuan-perempuan merdeka. 
Ingin tahu selanjutnya buka deh; 

http://www.icrp-online.org/wmview.php?ArtID=524&page=2

Eka Zulkarnain

--- On Thu, 9/25/08, si pitung <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: si pitung <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [ppiindia] Hati2 Menerima Berita orang Fasik - Re: [is-lam] Lagi 
masa FPI bertindak memalukan, apakah Islam mengajarkan demikian ?
To: [email protected]
Date: Thursday, September 25, 2008, 10:53 PM










    
            perempuan arab lom tentu berpakaian islami, tp perempuan indonesia 
bs saja berpakaian islami, yakni menutup auratnya :)

ketundukkan akan perintah Allah tdk tergantung atas suku bangsa atau warna 
kulitnya, tp murni krn ketaatan pribadi kpd Allah.

Jadi klo ada perempuan arab tdk berpakaian islami JANGAN dicontoh apalagi 
dijadikan ROLE MODEL hehe

manusia berkreasi mencipta pakaian yg selaras dg aturan Allah, yaitu hijab yg 
berfungsi utk menutup aurat. Terserah mau pk jilbab, baju koko, sarung, gamis, 
ga jd soal. :)

skali lg, krudung ga sama dg jilbab, gitu ganti!



----- Original Message ----

From: Kartono Mohamad <[EMAIL PROTECTED] net.id>

To: [EMAIL PROTECTED] s.com

Sent: Friday, September 26, 2008 11:26:52 AM

Subject: Re: [ppiindia] Hati2 Menerima Berita orang Fasik - Re: [is-lam] Lagi 
masa FPI bertindak memalukan, apakah Islam mengajarkan demikian ?



Acara tv Arab Saudi yg bhs Inggris pakai penyiar wanita tanpa jilbab atau 
kerudung. Pramugari Saudia juga tidak berjilbab, cuma kerudung kecil. KM 

Sent from my BlackBerry® 

powered by Sinyal Kuat INDOSAT 



-----Original Message----- 

From: si pitung <sipitung68@ yahoo. com> 



Date: Thu, 25 Sep 2008 21:06:32 

To: <[EMAIL PROTECTED] p s.com> 

Subject: Re: [ppiindia] Hati2 Menerima Berita orang Fasik - Re: [is-lam] Lagi 
masa FPI bertindak memalukan, apakah Islam mengajarkan demikian ? 



jilbab beda ma krudung bang, klo ga tau leh nanya ma yg tau :) 

rambut utk lelaki bukan aurat jd terserah mo dibuka jg gpp, mo ditutup pk peci, 
sorban, kupluk mirip azrul PPT atau topi bundar jg bole 

peci kaya'na budaya mlayu, ane siy ga suka pk peci yg warna item tp kupluk 
warna putih mirip azrul hehe 



----- Original Message ---- 

From: Kartono Mohamad <[EMAIL PROTECTED] net.id> 

To: [EMAIL PROTECTED] s.com 

Sent: Friday, September 26, 2008 10:45:17 AM 

Subject: Re: [ppiindia] Hati2 Menerima Berita orang Fasik - Re: [is-lam] Lagi 
masa FPI bertindak memalukan, apakah Islam mengajarkan demikian ? 



Jangan takut. Di sekitar lebaran mereka akan berkerudung dan yg laki2 berpeci 
(seolah olah peci itu atribut islam). PS: anda sendiri pasti menikmati wajah2 
cantik penyiar tv. KM 

Sent from my BlackBerry® 

powered by Sinyal Kuat INDOSAT 



-----Original Message----- 

From: A Nizami <[EMAIL PROTECTED] com> 



Date: Fri, 26 Sep 2008 10:25:59 

To: <[EMAIL PROTECTED] p s.com> 

Subject: [ppiindia] Hati2 Menerima Berita orang Fasik - Re: [is-lam] Lagi masa 
FPI bertindak memalukan, apakah Islam mengajarkan demikian ? 



Umumnya TV Swasta seperti MetroTV dimiliki kaum 

Liberal. Lihat saja presenter wanitanya mana ada yang 

berjilbab. Sandrina Malakkiano ketika memakai jilbab, 

langsung digeser posisinya. 



Oleh karena itu kita harus hati2 dalam menerima berita 

dari orang fasik/kafir agar tidak menzalimi saudara 

kita: 



[Quran 49.6] Hai orang-orang yang beriman, jika datang 

kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka 

periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan 

suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui 

keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas 

perbuatanmu itu. 



Saya dengar di TV, yang bentrok dgn FPI itu katanya 

"BANSER NU" (tanda kutip karena saya yakin NUT tidak 

akan membela aliran sesat) dari Pasukan "Berani Mati" 

Gus Nuriel yang pernah mengancam akan menyerang FPI. 



Jadi jika Pasukan Berani Mati ini datang jauh2 dari 

Jatim, itu saja sudah jelas merupakan provokasi. 



Alhamdulillah ketahuan kalau Pasukan Berani Mati yang 

katanya kebal itu akhirnya kabur ketakutan dan ada 

yang sampai berdarah dan minta ampun. 



Wassalam 



--- hamami <[EMAIL PROTECTED] co...id> menulis: 



> Bang.Alkhori, cerita atau berita yang kapan atau 

> yang mana lagi yang abang 

> maksud....? Janganlah cepat sewot. 

> 

> Kita semua tahu, bahkan abang juga tahu ISLAM TIDAK 

> MENGAJARKAN itu, tak 

> perlulah pertanyaan itu diulang2 lagi. 

> 

> Apalagi sudah bawa2 OTAK segala. 

> 

> 

> 

> Janganlah pula abang bertindak seperti seorang 

> aktifis perempun yang 

> bergelar Doctor dengan pakaian se-olah2 ingin 

> menunjukkan bahwa dia juga 

> Islam yang taat,  tapi dia tidak setuju dengan 

> pengesahan RUU Pornografi. 

> Ini lebih memalukan lagi. 

> 

> Seorang perempuan dengan gelar DOCTOR serta jilbab 

> rapi tapi tidak setuju 

> kalau ada pelarangan yang berkaitan dengan 

> pornografi. 

> 

> *&%*^()[EMAIL PROTECTED] ^??> 

> 

> 

> 

> 

> 

> Wassalam 

> 

> Hamami 

> 

>_____ 

> 

> From: Alkhori M [mailto:m..alkhori@ qatar. net.qa] 

> Sent: Thursday, September 25, 2008 7:01 PM 

> To: [EMAIL PROTECTED] isnet.org 

> Subject: [is-lam] Lagi masa FPI bertindak 

> memalukan,apakah Islam mengajarkan 

> demikian ? 

> 

> 

> 

> Lagi masa FPI bertindak memalukan, apakah Islam 

> mengajarkan demikian ? 

> 

> 

> 

> Sungguh menyedihkan, sebenarnya dimana Islam berada 

> disitu tercipta 

> KEDAMAIAN. 

> 

> Sungguh menyedihkan, sebenarnya dimana Islam berada 

> disitu rasa TEDUH 

> terciptakan. 

> 

> 

> 

> Marilah kita semua ummat Islam, kemukakan OTAK bukan 

> OTOT, maksudnya gunakan 

> cara cara yang SANTUN dan SOPAN dalam menyelesaikan 

> MASALAH dan jangan mudah 

> terpancing. 

> 

> 

> 

> Supaya jangan salah diterjemahkan posting email 

> tersebut, perlu diketahui: 

> 

> Saya adalah orang Aceh asli, sejak kecil hingga 

> sekarang masih tetap Islam 

> dan insya Allah mati juga nanti masih Islam. 

> 

> Tapi Islam saya bukanlah yang GRUSA & GRUSU, jadi 

> saya sebagai orang Islam 

> saja KECEWA atas tindakan masa FPI apalagi yang 

> non-Muslim. 

> 

> 

> 

> Alkhori M 

> 

> Alkhor Community 

> 

> Qatar 

> 

> 

> 

> 

> 

>__________ NOD32 3360 (20080815) Information 

>__________ 

> 

> This message was checked by NOD32 antivirus system.. 

> http://www.eset. com 

> 

> >___________ _________ _________ _________ _________ 

> Is-lam mailing list 

> [EMAIL PROTECTED] isnet.org 

> 

http://milis. isnet.org/ cgi-bin/mailman/ listinfo/ is-lam 

> 



=== 

Paket Umrah Mulai Rp 15,4 juta 

Informasi selengkapnya ada di: 

http://www.media- islam.or. id 



Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS 



Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252 



Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari Telkomsel 

Informasi selengkapnya ada di http://syiarislam. wordpress. com 



____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ 

Cari tahu ramalan bintang kamu - Yahoo! Indonesia Search. 

http://id.search. yahoo.com/ search?p= %22ramalan+ bintang%22& cs=bz&fr= fp-top 



[Non-text portions of this message have been removed] 



[Non-text portions of this message have been removed] 



[Non-text portions of this message have been removed]



[Non-text portions of this message have been removed]




      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke