*
http://www.antara.co.id/arc/2008/9/29/iklim-investasi-di-indonesia-kian-kondusif/
*

*Iklim Investasi di Indonesia Kian Kondusif*


Beijing, (ANTARA News) - Tidak ada alasan untuk ragu berinvestasi jangka
panjang di Indonesia karena iklim investasi di Indonesia kian kondusif bagi
para penanam modal asing.

"Walaupun menghadapi banyak tantangan dan kendala tapi iklim investasi di
Indonesia sudah kian kondusif dan tetap menarik bagi para investor asing,"
kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Muhamad Lutfi, di
Tianjin, China, Minggu.

Hal tersebut dikemukakan usai sebagai pembicara dalam "Forum Ekonomi Dunia
Davos ke-2" di Tianjin, yang berlangsung 27-28 September 2008 dan dibuka
oleh PM China Wen Jiabao.

Menurut Lutfi yang dihubungi ANTARA dari Beijing, dirinya dalam pertemuan
yang dihadiri oleh sejumlah CEO dan pengusaha internasional terkemuka itu,
sempat bertemu dengan sejumlah CEO seperti dari Uniliver.

Ia mengatakan, dalam kesempatan dirinya berkesempatan memaparkan sejumlah
peluang dan tantangan berinvestasi di Indonesia yang sampai sekarang
situasinya sudah kian kondusif.

"Memang membutuhkan waktu yang lama untuk perbaikan di sejumlah bidang. Tapi
pemerintah Indonesia telah bertekad untuk terus berupaya memperbaiki dan
meningkatkan sejumlah insentif yang dibutuhkan para investor asing," kata
Lutfi.

Indonesia, katanya, saat ini sudah mulai bisa disejajarkan dengan Rusia,
Brazil dan China sebagai negara yang memiliki iklim investasi yang menarik
sehingga investor tidak perlu ragu-ragu lagi untuk menanamkan modalnya di
Indonesia.

"Forum Ekonomi Dunia Davos ke-2" merupakan pertemuan tahunan yang juga
seringkali disebut sebagai Forum Ekonomi Dunia (WEF), yang tujuannya untuk
membangun suatu rencana generasi baru untuk percepatan perusahaan
multinasional dan sebagai ajang bertemunya sejumlah perusahaan kelas dunia.

Tahun ini forum itu mengambil tema "Pertumbuhan Gelombang Baru", dengan
membahas sejumlah topik diantaranya pengelolaan resiko, menuju globalisasi,
mendorong pertumbuhan masa depan, serta China sebagai sebuah pemain global.

Dengan kantor yang berlokasi di Geneva, Swiss, Forum Ekonomi Dunia didirikan
tahun 1971 oleh Klaus Schwab.

Sebagai sebuah pemimpin dunia yang independen, organisasi non-pemerintah
dalam ekonomi internasional, WEF dibentuk untuk misi para pemimpin dunia
bersama-sama membentuk sejumlah bidang untuk kerjasama.

Juga melakukan sejumlah dikusi yang membahas isu ekonomi dunia, serta
mempromosikan kerjasama ekonomi internasional dan komunikasi.(*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke