http://www.detikfinance.com/read/2008/09/30/090031/1014233/6/kepanikan-melanda-bursa-global


*Kepanikan Melanda Bursa Global*
Dadan Kuswaraharja - detikFinance


Jakarta - Kepanikan melanda bursa global setelah House of Representatives
(DPR) AS menolak bailout industri keuangan di AS.

Seperti dikutip AFP, Selasa (30/9/2008), di AS saja, akibat jatuhnya bursa
Wall Street diperkirakan nilai pasar yang hilang mencapai US$ 1,2 triliun.
Ini merupakan kejadian pertama kali di bursa.

Indeks Dow Jones turun 777,68 poin (6,98 persen) ke level 10.365, penurunan
ini lebih besar ketimbang penurunan indeks saat terjadi setelah serangan
teroris 9/11 di New York dan Washington.

"Kita harus bekerja dengan secepat mungkin, kita harus segera membereskan
sesuatu," ujar Menkeu AS Henry Paulson setelah bertemu dengan Presiden AS
George W. Bush.

Paulson yang merupakan otak di belakang rencana penyelamatan (bailout)
industri keuangan senilai US$ 700 miliar itu tetap yakin bahwa bailout itu
akan berhasil mengatasi krisis jika disetujui Kongres AS.

Di Amerika Latin, pasar saham turun 13 persen yang merupakan penurunan
terbesar dalam 1 dekade lebih.

Bursa Eropa meski sudah terlebih dulu tutup sebelum berita penolakan DPR itu
keluar sudah mengalami koreksi akibat kekhawatiran mengenai kesehatan sektor
perbankan mereka.

"Ada kepanikan luar biasa, ini adalah penularan secara global. Ini bukan
hanya terjadi di AS," ujar Joe Saluzzi, co-manager Themis Trading seperti
dikutip Reuters.

Pada pembukaan saham hari ini, pasar Asia Pasifik juga dibuka melemah. Bursa
Korea dan Jepang dibuka melemah 5 persen. Di Selandia Baru perdagangan saham
turun 4,3 persen.(ddn/ddn)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke