**** dalam buku terjemahan buku Darwin "The Origin of Species'pada
kalimat terakhir dari kesimpulan bukunya menyatakan 

" Ada perasaan keagungan dalam pandangan kehidupan ini, dengan
beberapa kekuatannya, yang di HEMBUSKAN oleh sang PENCIPTA ke dalam
beberapa bentuk kehidupan atau ke dalam satu bentuk kehidupan.
Meskipun planet ini terus berputar menurut hukum gravitasi, dari suatu
awal yang sangat sederhana, berbagai bentuk kehidupan yang paling
indah dan menakjubkan terus berkembang"

kelihatannya Charles Darwin mengakui adanya sang pencipta, yang
menciptakan kehidupan, beliau mengakui adanya Tuhan yang menciptakan
alam, jadi bertentangan dengan pernyataan bahwa dia meyakini bahwa
alam ini terbentuk dengan sendirinya.  Saya khawatir nasib Darwin ini
sama dengan Galileo.

pada dasarnya Darwin dalam buku itu menyatakan tentang teori seleksi
alam yang di yakini terjadinya kepunahan dari suatu species yang
memunculkan species yang baru. Dia pun belum bisa menemukan jawaban
terhadap terjadinya sterilisasi dari reproduksi suatu species yang di
silangkan. Kelihatan beliau adalah seorang ilmuwan yang tidak gegabah
mengambil kesimpulan tanpa melalui suatu fakta yang jelas mendukung
tentang teorinya.

Salam,


--- In [email protected], si pitung <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> hehe..kalem bang 
> ane siy bukan ilmuwan atau profesor fisika, cuma orang yg gila baca aje.
> 
> mnurut ape yg ane baca nih, mengenai teori materialisme yg
diaplikasikan dg baik skali sbg teori evolusi nya darwinisme, berbunyi:
> 1. Alam semesta telah ada sejak waktu yang tak terbatas, dan karena
tidak mempunyai awal atau akhir, alam semesta tidak diciptakan.
> 2. Segala sesuatu dalam alam semesta hanyalah hasil peristiwa
kebetulan dan bukan produk rancangan, rencana, atau visi yang disengaja.
>  
> apakah teori materialisme ini sesuai dg Wahyu Qurani?
>  
>  
> 
> 
> 
> ----- Original Message ----
> From: A. Marconi <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Saturday, October 11, 2008 9:02:48 PM
> Subject: Re: [ppiindia] Re: Darwinis Eropa Dilanda Panik
> 
> 
> Saya sudah menulis buku "BAGAIAMAN ALAM SEMESTA DICIPTAKAN,
Pendekatan Al-Quran dan Sains Modern" ISBN 979-419-314- 3, Penerbit
PUSTAKA JAYA, Jakarta 2003.
> 
> Buku tersebut di atas menjawab dan membongkar pseudo science dalam
mencocok-cocokkan pandangan teologis dengan sains dan sekaligus
menjelaskan bahwa Wahyu Qurani adalah sains itu sendiri.
> 
> Pesan saja sama PT Dunia Pustaka Jaya
> 
> Salam,.
> ----- Original Message ----- 
> From: si pitung 
> To: [EMAIL PROTECTED] s.com 
> Sent: Saturday, October 11, 2008 3:33 PM
> Subject: Re: [ppiindia] Re: Darwinis Eropa Dilanda Panik
> 
> alangkah bagusnya jika bang marconi menulis buku yg mengcounter
pemikiran Harun Yahya, apalagi bs membuka kedok manipulasi rekayasa yg
dilakukan Harun Yahya. Wah keren abis tuh.
> yah pernyataan panjang x lebar di bwh siy menurut ane cuma lontaran
uneg2 aje :)
> 
> ditunggu bukunya ya bang..
> 
> ----- Original Message ----
> From: A. Marconi <[EMAIL PROTECTED] nl>
> To: [EMAIL PROTECTED] s.com
> Sent: Saturday, October 11, 2008 8:21:16 PM
> Subject: Re: [ppiindia] Re: Darwinis Eropa Dilanda Panik
> 
> Maaf mas, saya ini bukan siapa-siapa, hanya saja saya sayangkan
apabila kemakan trick sok ilmiyah (pseudo scientific) dari penulis
buku tersebut. Saya juga tidak melarang siapapun yang ingin membaca
bukunya Harun Yahya, hanya saya serukan untuk mewaspadainya. Sebab dia
menggunakan fakta-fakta lapangan penelitian dan hasil-hasil studi
laboratorium yang dimanipulasi dengan mempergunakan ayat-ayat
Al-Quran. Dengan cara ini bisa mengecoh seolah-olah Wahyu Qurani
MENENTANG pandangan atau pemikiran tentang evolusi kehidupan di Bumi. 
> 
> Untuk awam Muslim maupun akdemisi Muslim yang tidak memiliki
dasar-dasar sains interdisiplinair (hanya menguasai jurusan yang
ditekuninya saja) akan dapat terkecoh oleh penjelasan dan alasan
manipulatif dari grup penyokong Harun Yahya, yaitu golongan
"Creasionist" dari kelompok-kelompok akademisi gereja-gerja dan
sinagog di AS. Hususnya ia mempergunakan sentiment teologis dari kaum
Muslimin yang masih kuat berakar dalam kepercayaannya agar mendukung
ide-ide kaum kreasionist. 
> 
> Jika mas Didik L Priambudi mempelajari Biologi, Kimia, Mathematika,
Fisika, Palaeontologi, Palaeoanthropologi, Geologi dan lain-lain
disiplin keilmuan terkait dan mempelajari Al-Quran dalam bahasa Arab
Qurani, maka akan dapat sampai kepada kesimpulan bahwa Al-Quranu
al-Kariim JUSTRU bersesuaian dengan hipothese, teori, pemikiran
Charles Darwin yang pokok tentang evolusi kehidupan di Bumi ini. 
> 
> Wassalam
> 
> ----- Original Message ----- 
> From: didikelpambudi 
> To: [EMAIL PROTECTED] s.com 
> Sent: Saturday, October 11, 2008 12:02 PM
> Subject: [ppiindia] Re: Darwinis Eropa Dilanda Panik
> 
> Maaf ya, Bung Marconi, tetapi kok Anda melarang-larang orang membaca
> buku? Memangnya Anda siapa? Saya hari ini kejawen, besok muslim, lusa
> kristen, minggu depan agnotis, bulan depan atheis, tahun depan budha
> lalu hindu, apa urusan Anda? 
> Atau ini hanya sindiran saja untuk yang merasa mayoritas? :)
> Tabik
> Didik L. Pambudi
> 
> --- In [EMAIL PROTECTED] s.com, "A. Marconi" <a.marconi@ ..> wrote:
> >
> > Harap mewaspadai buku/pamflet dari Harun Yahya. Dari argumentasi dan 
> > metodologi fikir Harun Yahya serta logika formal yang digunaknnya
lebih 
> > cenderung kepada ritualisme teologi Yudeo-Kristiani daripada
metodologi 
> > fikir Wahyu Qurani.
> > 
> > Wassalam,
> > A.M
> > ----- Original Message ----- 
> > From: "si pitung" <sipitung68@ ...>
> > To: <[EMAIL PROTECTED] p s.com>
> > Sent: Thursday, October 09, 2008 10:41 AM
> > Subject: [ppiindia] Darwinis Eropa Dilanda Panik
> > 
> > 
> > namanya jg professor, tetep aje manusia biasa, pasti bisa salah &
> ngawur. 
> > Cuma knp koq profesor keterlaluan ngawurnya, semacam profesor lokal
> di sini 
> > yg berkampanye legalisasi perkawinan sejenis hihi
> > emang bener apa kata pak kpala skolah di film laskar pelangi, siswa
> didik 
> > tdk harus dinilai berdasarkan angka2, melainkan dari hati. Angka2 bs
> dibeli, 
> > bahkan ijazah palsu aja mudah skali dicetak. Kualitas seorang anak
> didik 
> > tergantung pikiran & hatinya. Yah mudah2an anak2 didik yg hati &
> pikirannya 
> > bersih tsb tdk dikotori oleh pikiran profesor ala 'angka2' yg ngawur
> hehe
> > mending anak2 deh drpd profesor model bgitu :)
> > 
> > 
> > Hidayatullah. com--Di
> > seantero Eropa dan Amerika Serikat serangan tiba-tiba ribuan buku
Atlas
> > Penciptaan karya Harun Yahya, yang membongkar kebohongan teori evolusi
> > yang merupakan akidah ateisme dan materialisme, terjadi satu-dua tahun
> > lalu. Meskipun begitu, hingga kini dampak kejiwaan dan kepanikannya
> > masih terasa. Harun Yahya, tokoh pegiat Penciptaan asal Turki itu pun
> > menjadi buah bibir media massaterkemuka Eropa hingga saat ini
> > 
> > Sebut saja Der Spiegel, majalah kondang asal Jerman, baru-baru ini 
> > menerbitkan wawancara dengan Harun Yahya berjudul "Alle Terroristen
> sind 
> > Darwinisten"
> > (Semua teroris adalah darwinis). Di Spiegel Online 22 September 2008
> > itu (www.spiegel. de), Harun Yahya berbincang di antaranya tentang
> > kaitan Darwinisme dan ideologi teroris, kebohongan teori evolusi,
serta
> > perancangan cerdas.
> > 
> > 
> > Lonceng kematian Darwinisme
> > 
> > Di wawancara itu, wartawan Der Spiegel bertanya
> > kepada Harun Yahya apakah tahun depan ia akan turut merayakan hari
> > kelahiran ke-200 Charles Darwin dan peringatan ulang tahun ke-150
> > penerbitan bukunya "The Origin of Spesies". Jawab Harun Yahya:
> > "Itu akan menjadi perayaan keruntuhan Darwinisme. Orang akan heran,
> > bagaimana orang di seluruh dunia bisa mempercayai Darwinisme,
bagaimana
> > mereka bertahun-tahun telah termakan oleh kebohongan. Bagaimana
> > ratusan, ribuan universitas dan profesor telah disesatkan.. ."
> > "En Belgique, le combat contre le créationnisme s'organise" (Serangan
> > balik melawan paham Penciptaan sedang diorganisir di Belgia), demikian
> > judul harian terkemuka Prancis, Le Monde, 7 Februari 2008. Laporan ini
> > merupakan cermin kegalauan evolusionis menghadapi tersebarnya keimanan
> > pada penciptaan di negeri itu, dan ditinggalkannya ateisme berkedok
> > teori evolusi.
> > Dilaporkan
> > di artikel itu, para pakar dari sejumlah besar universitas
> > menandatangani pernyataan bersama di penghujung tahun 2007. Pernyataan
> > bersama ini menyuarakan ancaman tersebarnya pemikiran penciptaan
> > menyusul penyebarluasan berjumlah besar buku Atlas Penciptaan, yang
> menolak 
> > teori evolusi Darwin,
> > secara gratis ke sekolah-sekolah dan universitas- universitas
khususnya.
> > Sebuah wawancara di VRT menyingkap bahwa siswa Muslim secara khusus
> > semakin lantang menentang guru-guru biologi berkenaan dengan teori
> > asal-usul spesies.
> > Berbagai
> > program dirancang evolusionis untuk mengembalikan keyakinan masyarakat
> > kepada teori evolusi, terutama di hari lahir ke-200 Charles Darwin
> > nanti. Upaya-upaya seperti ini adalah isyarat utama kekalahan teori
> > evolusi.
> > Prancis belum pulih
> > Sedemikian besarnya dampak Atlas Penciptaan, sampai-sampai majalah
> terkenal 
> > Perancis Science Et Vie (Ilmu Pengetahuan dan Kehidupan) Desember
2007 
> > mengkhususkan sembilan halaman guna mengulas Atlas Penciptaan-nya
> > Harun Yahya dan dampaknya terhadap dunia, terutama Perancis. Majalah
> > tersebut dengan jelas menyingkap kekalahan teori evolusi dan dampak
> > kejiwaannya yang mengguncang evolusionis.
> > Di
> > ulasan majalah itu, Adeline Lecot, profesor ilmu hayati dan ilmu bumi
> > di sebuah perguruan tinggi di Paris, memaparkan pandangannya tentang
> > dampak Atlas Penciptaan terhadap teori evolusi. Dia berkata:
> > "... Penolakan jauh lebih tajam dibanding sebelumnya. Saya mendapati 5
> > orang penentang evolusi di kelas saya. Sebagian adalah mahasiswa
> > unggul. Mereka menguatkan jawaban-jawaban mereka dengan jauh lebih
> > berani, merujuk pada pembuktian-pembukti an yang dikemukakan Harun
> > Yahya, yang mereka temukan di internet."
> > Hal
> > serupa dilontarkan Annie Mamecier, pejabat penilik umum Kementrian
> > Pendidikan dan pejabat tinggi di Departemen Ilmu Hayati dan Ilmu Bumi:
> > "Beberapa hal kadangkala terjadi di mana siswa tingkat atas menulis
> > jawaban atas pertanyaan ujian tentang teori evolusi sebagaimana yang
> > telah diajarkan di sekolah, tapi juga menulis bahwa mereka tidak
> > sependapat dengan teori evolusi,"
> > "Di
> > kelas, para siswa membuat presentasi tentang bahasan evolusi menurut
> > hasil buah pikir, lingkungan budaya-masyarakat dan keyakinan agama
> > mereka sendiri, dan jarang menurut isi bahasan yang diajarkan kepada
> > mereka", ujar Corinne Fortin, profesor ilmu hayati dan pengarang tesis
> > tentang pengajaran teori evolusi.
> > Demikianlah,
> > ilmu pengetahuan itu sendiri telah menggagalkan jebakan mereka yang
> > menginginkan orang kembali kepada ideologi-ideologi gelap ateis
> > materialis warisan dua abad lampau melalui penipuan "Abad Pencerahan"
> > yang bernama teori evolusi. Setiap kemajuan ilmiah selama 150 tahun
> > terakhir telah membantah pernyataan-pernyata an yang dikemukakan dalam
> > lingkungan keterbelakangan ilmu pengetahuan masa Darwin.
> > 
> > Tembok pertahanan runtuh
> > 
> > Banyak
> > ilmuwan sekarang mengakui ketidakabsahan teori evolusi, sehingga
mereka
> > pun lalu berpaling kepada mengimani Allah setelah menyaksikan
> > bukti-bukti penciptaan, khususnya melalui Atlas Penciptaan 
> > (http://harunyahya. com/indo/ buku/atlas/ atlas_01. html)..
> > Di sisi lain ini pertanda jebolnya tembok pertahanan yang melindungi
> dusta 
> > teori evolusi, sebagaimana diakui oleh majalah Science Et Vie itu:
> > "En France,
> > aucune chance qu'émergent pareilles ... [oeuvres] pensait-on. Rien à
> > craindre d'un tel révisionnisme. L'héritage des Lumières et une longue
> > tradition laïque n'étaient-ils pas le plus solide des barrages ?
Las !"
> > (Kita
> > berpikir mustahil karya seperti itu muncul di Perancis. Tidak
perlu ada
> > ketakutan terhadap perubahan pemikiran mendasar seperti itu; Bukankah
> > warisan abad Pencerahan dan tradisi sekuler lama adalah tembok
> > bendungan yang merupakan pertahanan terkuat kita? Sayangnya, tidak!).
> > [wwn/ScienceEtVie/ DerSpiegel/ www.hidayatullah .com]
> > 
> > 
> > 
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> > 
> > 
> > ------------ --------- --------- ------
> > 
> >
> ************ ********* ********* ********* ********* *********
********* *********
> > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju
> Indonesia yg 
> > Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
> > http://groups. yahoo.com/ group/ppiindia
> >
> ************ ********* ********* ********* ********* *********
********* *********
> >
> ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
> > Mohon Perhatian:
> > 
> > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
> otokritik)
> > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> > 3. Reading only, http://ppi-india. blogspot. com
> > 4. Satu email perhari: ppiindia-digest@ yahoogroups. com
> > 5. No-email/web only: ppiindia-nomail@ yahoogroups. com
> > 6. kembali menerima email: ppiindia-normal@ yahoogroups. com
> > Yahoo! Groups Links
> >
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
>  
> 
> 
>       
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke