PERINGATAN HUT KE-63 TNI DI KESATRIAN MARINIR CILANDAK
[14-Oktober-2008] Jakarta, 9 Oktober 2008

Hari Ulang Tahun Ke-63 TNI di Kesatrian Marinir Cilandak diperingati dengan 
Upacara Militer di Lapangan Apel Kesatrian Marinir, Cilandak 
Jakarta-Selatan; Kamis (9/10).
Bertindak selaku Inspektur Upacara Irkormar Kolonel Marinir Suwandi M. TH 
dan peserta upacara yang terdiri dari para Perwira, Bintara dan Tamtama dari 
seluruh prajurit Marinir Wilayah Barat serta Pegawai Negeri Sipil di 
lingkungan Korps Marinir.

Panglima TNI dalam sambutannya yang dibacakan Irkormar Kolonel Marinir 
Suwandi M. TH mengatakan "mencermati perkembangan lingkungan strategis baik 
di kawasan regional maupun global, telah membawa nilai-nilai yang cukup 
berpengaruh dan menghantam fundamen kebersamaan kita sebagai bangsa, 
demikian juga makna kedaulatan cenderung mencair karena bergesernya makna 
kepentingan nasional dari setiap bangsa.
Oleh karena itu, melalui perpaduan semangat Hari TNI dan Satu abad 
Kebangkitan Nasional tahun 2008 ini, Panglima TNI menekankan kepada seluruh 
prajurit TNI bersama-sama dengan komponen bangsa lainnya untuk mempelopori 
segala upaya guna mencegah atau mengurangi dampak dari pengaruh tersebut.

"Kebangkitan Nasional yang telah mewariskan nilai-nilai kebangkitan berbasis 
kebersamaan dan kesadaran untuk hidup merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan 
makmur.
Nilai-nilai itu, sekarang kembali kita butuhkan dan aktualisasikan demi 
suksesnya agenda reformasi nasional", jelas Panglima TNI.

Lebih lanjut dikatakan, peringatan Hari Ulang Tahun TNI ke-63 tahun 2008 
yang juga bertepatan dengan satu dasawarsa reformasi internal TNI merupakan 
bagian tak terpisahkan dari reformasi nasional. Kelancaran dan keberhasilan 
reformasi TNI tidak dapat dilepaskan dari kelancaran dan keberhasilan 
reformasi pada aspek serta sektor kehidupan lainnya.
Bagi TNI reformasi adalah proses yang tiada akhir, reformasi internal TNI 
akan terus dilakukan menuju pada kesempurnaan Postur TNI yang solid, 
profesional, tangguh, modern, berwawasan kebangsaan, mencintai dan dicintai 
rakyat sehingga mampu mengemban tugas sebagai komponen utama pertahanan 
negara.
Itulah komitmen TNI yang tidak perlu diragukan lagi dan akan dilaksanakan 
secara terus-menerus dan konsisten oleh TNI. Oleh karena itu, pada 
peringatan HUT TNI ke-63 tahun 2008 ini kita jadikan sebagai momentum untuk 
melaporkan kepada rakyat tentang hasil-hasil dari reformasi internal TNI.

Setelah 10 tahun mengarungi pasang surut reformasi, saat ini reformasi TNI 
telah memasuki tahap-tahap yang menentukan. Ada 5 agenda utama dalam proses 
reformasi TNI, yaitu:
pertama tentang netralitas TNI dalam politik,
kedua tentang bisnis TNI,
ketiga tentang peradilan militer,
keempat tentang kesejahteraan prajurit TNI dan PNS beserta keluarganya,
kelima peningkatan profesionalitas TNI dalam tahun politik 2008 dan 
menyongsong tahun pemilu 2009.

Panglima TNI atas nama seluruh prajurit TNI juga menyampaikan rasa hormat 
dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para prajurit dan raktyat 
pejuang yang telah mendedikasikan diri demi TNI pada khususnya serta bangsa 
dan negara Indonesia pada umumnya.

Dalam amanat, Panglima TNI juga menegaskan kepada seluruh prajurit TNI 
dimanapun saudara bertugas dan berada, marilah kita tundukkan kepala seraya 
berdoa untuk para pahlawan dan pendahulu kita yang telah gugur sebagai 
kusuma bangsa. Semoga arwah dan semua pengorbanan serta jasa-jasanya 
diterima dan dimuliakan oleh Tuhan Yang Maha Esa.
    [admin] 


Kirim email ke