http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=8500

  *PERANCIS JAMIN PENGADAAN ALUTSISTA BAGI TNI*

Jakarta, Perancis menjamin pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista)
bagi militer Indonesia tidak terkena dampak krisis keuangan global, yang
kini hampir merontokkan semua lembaga keuangan negara-negara di dunia,
termasuk Eropa.

Hal itu disampaikan Dubes Perancis untuk Indonesia Philippe Zeller dalam
pertemuan tertutup dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Juwono Sudarsono di
Hotel Shangrila, Jakarta, Senin.

"Beliau (Dubes Perancis) menyampaikan kepada saya, bahwa BNP Paribas tidak
terkena dampak krisis keuangan global, hingga pengadaan alutsista dari
Perancis masih aman, tidak terpengaruh," katanya Zeller, seperti dikutip
Menhan Juwono.

Dengan begitu, tambah dia, tidak akan ada kenaikan harga dari alutsista yang
akan dibeli atau yang sudah ditandatangani perjanjian pinjamannya (loan
agreement).

Selama ini, BNP Paribas SA, bank terbesar di Prancis, merupakan pemberi
pinjaman (lender) bagai sejumlah pembelian alutsista TNI yang menggunakan
fasilitas Kredit Ekspor (KE).

Sejumlah peralatan dan persenjataan militer Indonesia yang didatangkan dari
Perancis antara lain radar Thales, helikopter super puma (dikerjasamakan
dengan PT Dirgantara Indonesia/DI), kendaraan panser VAB (dikerjasamakan
dengan PT Pindad).

Selama ini Indonesia telah menggunakan panser VAB dalam melaksanakan
tugasnya sebagai salah satu kontingen penjaga perdamaian PBB di Lebanon.

Menhan Juwono Sudarsono dijadwalkan berkunjung ke Perancis medio Oktober
2008, untuk membahas keseluruhan kerja sama militer dan pertahanan kedua
negara, termasuk kelanjutan pengadaan panser VAB.


Sumber : Antara


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke