http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2008/10/21/3609.html

Madagaskar Ingin Indonesia Bantu Kembangkan Pertambangan



Jakarta: Pemerintah Madagaskan ingin mengembangkan kerjasama bidang energi
dan pertambangan dengan Indonesia. Pembahasan mengenai itu dilakukan
ketika Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono menerima Menteri Energi dan Pertambangan Republik
Madagaskar, Dr. Elise Altera Razaka, di Kantor Presiden, Selasa (21/10)
siang. Razaka datang didampingi Presiden Komisaris PT. Toba Sejahtera, Luhut
Pandjaitan.

Menurut Jubir Presiden, Dino Patti Djalal, dalam pembicaraan tadi Presiden
SBY berharap kerjasama bidang energi dan pertambangan ini bisa ditingkatkan.
"Presiden juga berharap akan ada MoU yang ditandatangani dengan sejumlah
perusahan Indonesia," kata Dino. Presiden SBY juga mengundang Presiden
Madagaskar, Marc Ravalomanana, untuk mengunjungi Indonesia sekitar November
mendatang. Tanggal kunjungannya sedang dibahas kedua pemerintah.

Sementara itu, Elise Altera Rasaka mengharapkan perusahaan pertambangan
Indonesia dapat membantu Madagaskar dalam mengelola pertambangan dan
eksplorasi. "Kami meminta perusahan pertambangan Indonesia untuk
mengembangkan capasity building kami. Madagaskar banyak mineral, tapi sektor
ini kami baru mulai," kata Rasaka.

Luhut Pandjaitan menambahkan, walaupun sudah ada beberapa perusahaan dari
negara lain masuk ke Madagaskar, tapi sepertinya pemerintah Madagaskar lebih
senang bekerjasama dengan Indonesia. "Karena beberapa ratus tahun yang lalu,
banyak orang Indonesia imigrasi ke sana dan banyak bahasa kita mirip bahasa
mereka," Luhut menjelaskan. Selama ini Madagaskar belum punya perusahaan
minyak. (win)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke