http://www.antara.co.id/arc/2008/10/22/rusia-uji-tembak-rudal-stilet/

Rusia Uji Tembak Rudal Stilet


Moskow (ANTARA News)- Rusia melakukan peluncuran sebuah rudal antar benua
Stilet, Rabu sebagai bagian dari pemeriksaan yang diperlukan untuk
memperpanjang masa layanan senjata itu sampai tahun 2010, kata pasukan rudal
strategis.

Rudal yang memiliki satu tipe yang diluncurkan tahun 1979 dan dikenal di
Barat sebagai SS-19, ditembakkan dari pusat ruang angkasa Baikonur yang
disewa Rusia di bekas republik Sovyet Kazakhstan, kata pernyataan pasukan
itu. Pernyataan itu tidak menyebutkan secara khusus di mana rudal itu
mendarat.

"Hasil-hasil peluncuran itu menegaskan sebuah keputusan untuk memperpanjang
waktu eksploitasi salah satu dari rudal-rudal yang paling dipercaya sampai
31 tahun," tambahnya.

Rusia yang bangkit kembali menganggap potensi nuklirnya sebagai satu argumen
untuk mendukung klaimnya bagi satu peran internasional yang lebih kuat dalam
menghadapi hubungan Moskow dengan Barat yang memburuk.

Para pemimpin Rusia menjanjikan puluhan juta dolar AS bagi militer untuk
mengembangkan tipe-tipe baru roket, yang dapat menembus sistem pertahanan
rudal termasuk satu yang sedang dibangun AS.

Peluncuran ujicoba senjata-senjata baru merupakan hal yang rutin dalam
beberapa tahun belakangan ini dan Kremlin mengatakan krisis keuangan Rusia
tidak akan mengecilkan hatinya bagi pengeluaran sebanyak yang diperlukan.

Akan tetapi, militer Rusia mengatakan tipe-tipe rudal yang ada cukup kuat
untuk menjadi penangkal nuklir yang dapat dipercaya dan dapat digunakan
lebih lanjut setelah ujicoba-ujicoba yang mengkonfirmasikan kondisi
teknisnya bagus.

Awal bulan ini, Rusia melakukan ujicoba rudal Topol yang telah masuk dalam
persenjataan negara itu selama 21 tahun.

"Memperpanjang waktu eksploitasi bagi Stilet memungkinkan membebaskan dana
yang besar bagi kebutuhan-kebutuhan penting lain negara," kata pernyataan
itu. "Pengeluaran tahunan untuk riset dan konstruksi sebanding dengan
pembangunan satu rudal baru," demikian Reuters.(*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke