Pertanyaan selanjutnya, capres mana yang mendapat dukungan (terbesar) sebagai 'kompensasi' dana bantuan tersebut? Mana ada makan gratisan? :-(
CMIIW.. -- Wassalam, Irwan.K "Better team works could lead us to better results" http://irwank.blogspot.com Pada 3 November 2008 10:43, korandigital <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > 03/11/2008 09:17 wib - Nasional Aktual > Asing Komitmen Danai Pemilu 2009 37,5 Juta Dolar AS > > Jakarta, CyberNews. Komitmen pendanaan asing untuk program-program > pendukung pelaksanaan pemilu 2009 telah mencapai sekitar 37,5 juta dolar AS > meski sebagian besar masih belum dicairkan mengingat belum adanya kebutuhan > yang mendesak. > > "Dulu kita hanya menargetkan 30 juta dolar AS. Meski kecil kalau > dibandingkan dengan alokasi APBN yang lebih dari Rp3 triliun. Kecil dari > kuantitas, tapi dari kualitas itu wujud perhatian mereka dan meningkatkan > pengakuan internasional," kata Deputi Kemeneg PPN/Bappenas bidang Politik, > Hukum, Pertahanan dan Keamanan, Bambang Sutedjo di Jakarta, Senin (3/11). > > "Penggunaannya akan disesuaikan dengan keperluan KPU dan Bawaslu. Jadi yang > sangat diperlukan, tapi tidak terdukung dari APBN kita berikan," katanya. > > Penyumbang terbesar dana pendukung pemilu adalah pemerintah Australia > melalui AUSAID, sebesar 27,395 juta dolar Australia untuk dukungan selama > lima tahun hingga 2013 mengingat pelaksanaan pemilu-pemilu di tingkat daerah > masih akan terus berjalan. Sumbangan sebesar itu diberikan melalui dua > jalur, yaitu melalui pembiayaan langsung dan melalui Lembaga PBB untuk > program pembangunan (UNDP) dengan Multi Donor Programme (MDP). > > Jumlah total komitmen yang telah diterima Bappenas melalui MDP UNDP sendiri > telah mencapai 11,55 juta dolar AS dari target 15 juta dolar AS, di > antaranya berasal dari pemerintah Kanada melalui CIDA (The Canadian > International Development Agency) sebesar 2,2 juta dolar AS, pemerintah > Belanda sebesar 2 juta dolar AS, dan pemerintah Inggris melalui DFID > (Department for International Development) sebesar 1,8 juta dolar AS. > > Sedangkan pemerintah AS melalui USAID memberikan sekitar 7 juta dolar AS > untuk membiayai beberapa kegiatan, di antaranya peningkatan kesadaran > publik, transparansi dan partisipasi pemilu, meningkatkan kapasitas > perempuan untuk menjadi pemimpin yang efektif, serta penguatan monitoring > pemilu yang independen melalui pelibatan masyarakat madani. > > "Beberapa donor yang siap memberikan komitmennya yaitu Spanyol dan Swedia," > katanya. Sedangkan kegiatan yang akan dibiayai pendanaan asing itu, antara > lain penguatan kapasitas untuk partisipasi publik seperti voter educationdan > voter > information, dan penguatan kapasitas administrasi pemilu. > > (*Ant /CN05*) > > > > > http://suaramerdeka.com/beta1/index.php?fuseaction=news.detailNews&id_news=16710 > [Non-text portions of this message have been removed]

