Gara-gara Kodok, Empat Mata Dihentikan Siarannya
 
KRISTIANTO PURNOMO
Tukul Arwana memandu acara Empat Mata.
Luna Maya Kagumi Tukul Arwana /Seleb TV
Artikel Terkait: 
  a.. BERITA FOTO: Manusia Kawat Tampil di Empat Mata
  b.. Tukul Arwana Boyong Manusia Kawat
  c.. Tukul Jadi Rebutan di LP Kerobokan 
  d.. SBY-Ahmadinejad Bertemu Empat Mata
  e.. Tukul, Hibur Korban Banjir
Selasa, 4 November 2008 | 15:07 WIB
JAKARTA, SELASA - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pusat memutuskan untuk 
menghentikan program acara Empat Mata yang ditayangkan Trans7. Penghentian 
tersebut karena acara itu dinilai tidak pantas dan melanggar standar program 
siaran.

"Sejak hari ini, Selasa, KPI memberikan sanksi administratif berupa penghentian 
selama satu bulan. Jika ingin disiarkan kembali, masa satu bulan tersebut untuk 
evaluasi dan konsolidasi," kata Ketua KPI Pusat Sasa Djuarsa Sendjaja, dalam 
jumpa pers di Kantor KPI, Jakarta, Selasa (4/11).

Sasa menuturkan, sebelumnya KPI telah memberikan teguran sebanyak tiga kali. 
Teguran tersebut ditayangkan pada 5 Mei 2007, 27 September 2007, dan 25 Agustus 
2008. Namun, pada tayangan 29 Oktober 2008 dalam episode Sumanto, mantan 
pemakan mayat, kembali ditemukan pelanggaran. "Dalam salah satu adegan ada 
bintang tamu yang memakan hewan kodok hidup-hidup sehingga dinilai telah 
melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran," ujar Sasa.

Menurut Sasa, penghentian acara yang dipandu oleh Tukul Arwana itu juga 
berdasarkan keluhan yang sangat gencar dari masyarakat. Untuk itu, tuturnya, 
KPI menindaklanjuti aduan tersebut dengan berdasarkan pelanggaran isi siaran.

Selanjutnya, apabila Trans7 tidak memenuhi keputusan ini, KPI akan memberikan 
sanksi lebih lanjut sesuai ketentuan Undang-Undang Penyiaran. "Jika tetap 
dilanggar, KPI akan memberikan denda dan jika tetap dilanggar lagi akan 
diberikan pencabutan izin siaran," tuturnya.


C12-08 
Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network 
    
Nilai 3.8  - Beri Rating Artikel - ---------- Sangat Baik Baik Cukup Kurang 
Sangat Kurang   A A A   
http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/04/15072588/Gara-gara.Kodok

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke