http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=113012006120219
*PANGDAM JAYA BUKA PENDIDIKAN SECABA PK TA 2008* 06 Nov 2008 KODAM JAYA (6/11),- *Pangdam Jaya/Jayakarta Mayor Jenderal TNI Darpito Pudyastungkoro* membuka secara resmi pendidikan Sekolah Calon Bintara Prajurit Karier (Secaba PK) Tahap I TNI AD TA 2008 dalam suatu upacara militer bertempat dilapangan Upacara Resimen Induk Kodam Jaya (Rindam Jaya) Jln. Raya Condet Jakarta Timur, Kamis (6/11). Upacara pembukaan tersebut ditandai dengan pemasangan tanda peserta pendidikan Calon Secaba PK dengan perwakilan siswa Secaba PK Y.Lukiman M dan bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Letnan Kolonel Infanteri Yunan Khudori. Hadir dalam upacara tersebut para Asisten Kasdam Jaya, para Komandan Satuan dan Kepala Badan Pelaksana Satuan Jajaran Kodam Jaya. Pendidikan Sekolah Calon Bintara PK Tahap I TA 2008 diikuit oleh 326 orang Calon Siswa Secaba PK, merupakan hasil akhir dari sistem Seleksi Tingkat Pusat dan bagi mereka yang lulus langsung mengikuti pendidikan Tahap I Secaba PK yang lamanya 5 bulan. Dalam amanatnya Pangdam Jaya menyampaikan bahwa, dengan dibukanya pendidikan Sekolah Calon Bintara Prajurit Karier TA 2008, saat ini statusnya telah menjadi seorang prajurit siswa sekolah Calon Bintara. Secara otomatis segala peraturan yang berlaku dilingkungan Prajurit/militer dipatuhi dan dilaksanakan. Di Lembaga pendidikan ini akan mulai mengenal dunia kemiliteran karena akan dididik serta dilatih menjadi seorang Bintara TNI AD yang professional dan handal sehingga mampu memikul tugas-tugas TNI AD dimasa mendatang. Pangdam Jaya menekankan bahwa, pendidikan dasar akan ditempuh waktunya relatif singkat yaitu 5 bulan. Untuk itu harus selalu mengikuti setiap petunjuk yang diberikan oleh pelatih maupun pembimbing, jangan ada rasa keragu-raguan sedikitpun untuk mengikuti pendidikan, tanamkan budaya bertanya apabila tidak mengerti dalam menerima suatu materi yang diajarkan gumil dan pelatih yang telah dipersiapkan untuk membentuk menjadi seorang Bintara TNI AD.. Tunjukan semangat serta motivasi yang tinggi dengan menumbuhkan kesadaran pribadi untuk belajar dan berlatih, sehingga dapat menyerap ilmu pengetahuan dan keterampilan dasar keprajuritan, jangan malas dan mudah menyerah apalagi putus asa, tegas Pangdam. [Non-text portions of this message have been removed]

