From: Sunny [EMAIL PROTECTED]
Date: Friday, November 14, 2008, 7:18 AM








http://www.hidayatu llah.com/ index.php? option=com_ 
content&view=article&id=7905:keluarga- amrozi-adakan- syukuran- 
kemenangan&catid=1:nasional&Itemid=54
 





Keluarga Amrozi Adakan Syukuran “Kemenangan” 
 
 
 
 



Tuesday, 11 November 2008 16:02 



Ada yang istimewa di rumah keluarga Amrozi dan Ali Ghufron. Hari kedua setelah 
pelaksanaan eksekusi mereka menggelar syukuran “kemenangan”. Bukan bersedih, 
justru bergembira. Lha kok?
 
Hidayatullah. com--Ada pemandangan menarik di hari kedua, Selasa , (11 /11) 
sore.  Sekitar 50 an orang duduk berkumpul penuh hikmat di rumah orangtua 
Amrozi, Mbok Tariyem.  Mereka menggelar acara syukuran “kemenangan”.
Acara bertajuk “Tasyakuran Kemenangan Umat Islam dalam Menyambut Syahid 
(Insyaallah) Ali Ghufron dan Amrozi, Mereka Bukan Teroris”, digelar dalam 
rangka menyambut dan member dukungan terhadap keluarga korban.
Acara dilaksanakan dengan sangat sederhana dan sepi dari liputan media massa. 
Satu-satunya media yang beruntung melihat pemandangan ini hanyalah 
hidayatullah. com.
Pelaksanaan tasyakuran dilakukan usai shalat Ashar itu hanya dihadiri pihak 
keluarga dan sahabat terdekat. Acara diisi dengan tausiyah beberapa sahabat 
dekat dan wakil keluarga. 
“Acara ini dilaksanakan untuk menunjukkan bahwa kita tidak bersedih, “ ujar 
ustad Ashari. 
Ia juga menampik berita-berita di berbagai media massa di mana dijelaskan bahwa 
almarhum Ali Ghufron dan Amrozi digambarkan meninggal dalam keadaan pucat. 
Gambaran seperti itu menurutnya hanya ditujukan agar pihak keluarga dan 
sahabatnya dalam keadaan sedih dan takut. Padahal yang terjadi tidaklah 
demikian.  
“Mungkin bagi banyak kalangan, kehadiran almarhum tidak ada yang menyambut, 
tidak ada yang simpati atau bahkan ditolak masyarakat. Alhamdulillah, tidak 
seperti itu”,  tambahnya. Bahkan menurutnya, yang terjadi justru sebaliknya. 
Pelayat dan masyarakat yang hadir ribuan orang sampai harus berjalan 
berkilo-kilo jaraknya. Berdasarkan pantauan hidayatullah. com, sampai Selasa 
sore kemarin, pelayat yang datang masih antri dari berbagai kota.
Selain itu, menurut Ashari, tasyakuran ini untuk mengenang tauladan kedua 
almarhum. Diantaranya sikap konsisten, selalu menjauhkan hal-hal yang subhat 
dan optimisme yang luar biasa terhadap perjuangan Islam. “Sampai akhir hayat, 
mereka berdua tidak pernah memakan makanan yang diberikan dari Lembaga 
Pemasyarakatan (LP)”, tambahnya.
Menurut Ashari, apakah kedua almarhum diberi gelar syuhada atau tidak, terserah 
masyarakat yang menilai. Tapi ketiganya (Imam Samudra, Ali Ghufron dan Amrozi, 
red) telah menjadi “tauladan” sepanjang yang diyakininya benar dan dibawa 
dengan konsisten. 
Ashari kemudian menutup tausiyah nya dengan membacakan kisah Ibnu Taimiyyah 
saat dimasukkan dalam jeruji besi oleh penguasa di sebuah penjara di benteng 
Damaskus. 
Menurutnya, kala itu Ibnu Taimiyah sempat berkata, "Apakah gerangan yang akan 
diperbuat musuh-musuhku kepadaku? Syurgaku dan kebunku ada di dadaku. Ke mana 
pun aku pergi, dia selalu bersamaku dan tidak pernah meninggalkanku. 
Sesungguhnya penjaraku adalah tempat khuluwat-ku, kematianku adalah mati 
syahid, dan terusirnya diriku dari negeriku adalah rekreasiku".  
Acara kemudian dilanjutkan dengan makan gulai kambing yang merupakan sumbangan 
dari para kerabat dan sahabat dekat Amrozi dan Ali Ghufron. [ 














      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke