Temans, 

Kalo mendukung produk Indonesia .. 

Mulai lah STOP belanja di Carefour.. Dan beralihlah belanja di Pasar-
pasar tradisional... 

Carefour saat ini bargaining positionnya begitu kuat sehingga membuat 
para pemasok dan para pedagang diperlakukan seenakntya teruatama soal 
term of payment yg sangat memberatkan para UKM... ujung2nya para 
pengusaha indonesia harus memberikan subsidi buat carefour kalo lagi 
ada program2 promo.... ibarat kata, sekarang ini carefour cuma modal 
tempat dan office boy bisa menangguk milyaran rupiah per bualannya... 

Kurang puas dengan pasar masyarakat menengah keatas... Carefour 
mencapok ALFA.. yg notabene buat market menengah ke bawah.. lah kalo 
semua dicaplok sama perusahaan perancis ini apa donk yg tersisa buat 
pengusaha indonesia ??.... lama-lama.. apa yg ada di Indonesia ini 
nggak ada lagi yg milik Indonesia ... sedih yah!.. 

  

Contoh kasus... Dulu siapa yg nggak kenal sama Hero... supermarket 
paling TOP di Indonesia.. semenjak masuknya para Hypermarket ke 
indonesia tanpa regulasi yg jelas.. Hero keteteran.... ujung2nya 
sekarang ini Hero menghilang!.. dicaplok sudah sama GIANTS.... Hero 
is a history now!... nggak ada lagi deh supermarket yg milik 
Indonesia .. mungkin yg tersisa tinggal groupnya Matahari....itupun 
skrg berada dibawah Carefour dan Giants... 

  

Jadi.. mulailah beraksi.. jangan hanya slogan ajah!.. 

  

Ini bukan sentimen sama carefour dan Giants yah.. .. berhubung teman2 
sedang bersemangat membela produk Indonesia ....jadi satu langkah 
kecil yg bisa kita lakukan ya belanja lah di pasar-pasar tradisional 
(ini bukan kampanyenya PRABOWO yah!...).. tapi ini realitas yg harus 
kita perjuangkan sekarang, mengingat teman2 semua disini termasuk 
golongan The HAVE...yg punya power of buying kuat dan bisa membantu 
masyarakat Indonesia untuk bergerak lebih maju...Amien... 

  

  

  INDONESIA doesnt need d world, but the world need INDONESIA 
Suatu pagi di bandar lampung, menjemput seseorang di bandara. Orang 
itu sudah tua, kisaran 60 tahun. Sebut saja si bapak.

Si bapak adalah pengusaha asal singapura, dengan logat bicara gaya 
melayu, english, (atau singlish?) beliau menceritakan pengalaman2 
hidupnya kepada kami yang masih muda. Mulai dari pengalaman bisnis, 
spiritual, keluarga, bahkan percintaan hehehe..

"Your country is so rich!"

Ah biasa banget kan denger kata2 begitu. Tapi tunggu dulu..

" Indonesia doesnt need d world, but d world need Indonesia"
"Everything can be found here in Indonesia , u dont need d world"
"Mudah saja, Indonesia paru2 dunia. Tebang saja hutan di Kalimantan , 
dunia pasti kiamat. Dunia yang butuh Indonesia!"

" Singapore is nothing, we cant be rich without indonesia .
500.000 orang indonesia berlibur ke singapura setiap bulan. Bisa 
terbayang uang yang masuk ke kami? apartemen2 dan condo terbaru kami 
yang membeli pun orang2 indonesia , ga peduli harga yang selangit, 
laku keras. Lihatlah rumah sakit kami, orang indonesia semua yang 
berobat."

"Kalian tahu bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan 
indonesia masuk? ya benar2 panik. Sangat berasa, we are nothing."

"Kalian ga tau kan klo agustus kemarin dunia krisis beras. Termasuk 
di singapura dan malaysia ? kalian di Indonesia dengan mudah dapat 
beras"

"Lihatlah negara kalian, air bersih dimana2.. lihatlah negara kami, 
air bersih pun kami beli dari malaysia . Saya pernah ke kalimantan, 
bahkan pasir pun mengandung permata. Terlihat glitter kalo ada 
matahari bersinar. Petani disana menjual Rp3000/kg ke sebuah pabrik 
China . Dan si pabrik menjualnya kembali seharga Rp 30.000/kg. Saya 
melihatnya 
sendiri"

"Kalian sadar tidak klo negara2 lain selalu takut meng-embargo 
Indonesia ? Ya, karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut 
klo kalian menjadi m andiri, makanya tidak di embargo. harusnya 
KALIANLAH YANG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Beli lah dari 
petani2 kita sendiri, beli lah tekstil garmen dari pabrik2 sendiri. 
Tak perlu kalian impor klo bisa produksi sendiri."


"Jika kalian bisa mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI 




Kirim email ke