Assalamu'alaikum,

Berikut ini adalah Fakta dan Foto (sumber: http://www.muslimda ily.net/2231/ 
Misteri-Tanda- Syahid-Amrozi- Cs-Terkuak. html - diakses 14 Nov-08) para 
Mujahidin Trio Bali Cleaner (instead of Bali Bombers).
Silahkan dicermati dan disebarluaskan.


Tambahan link:
1. http://al-jauhari. blogspot. com/2008/ 11/fui-amrozi- dkk-adalah- 
mujahid.html
2. http://al-jauhari. blogspot. com/2008/ 11/burung- karomah-saksi- kesyahidan- 
amrozi.html
3. http://al-jauhari. blogspot. com/2008/ 11/tiga-burung- hitam-saksi- 
kesyahidan. html
4. http://al-jauhari. blogspot. com/2008/ 11/ketua- mui-cholil- 
ridwan-berpendap at.html
5. http://al-jauhari. blogspot. com/2008/ 11/ciri-khas- syuhada-pada- 
mujahid-bali. html
6. http://www.riaupos. com/v2/content/ view/11153/ 9/
7. http://www.muslimda ily.net/2231/ Misteri-Tanda- Syahid-Amrozi- Cs-Terkuak. 
html
8. http://www.detiknew s.com/read/ 2008/11/09/ 092219/1033852/ 10/3-burung- 
hitam-melintas- suasana-tenggulu n-berubah- histeris 



Misteri Tanda Syahid Amrozi Cs Terkuak (http://www.muslimda ily.net/2231/ 
Misteri-Tanda- Syahid-Amrozi- Cs-Terkuak. html )

Tiada kata yang terucap melainkan kalimat takbir, Allahu Akbar, atas kondisi 
jenasah ketiga syuhada Bali. Betapa tidak, ketiga syuhada tersebut sangat jelas 
menampakkan tanda-tanda sebagai syahid seperti yang biasa ditemui di kancah 
peperangan, meski mereka 'tidak sedang berperang' melawan musuh Islam. 

Setelah beberapa lama menunggu, akhirnya Kantor Berita Islam Muslimdaily. net 
mendapat ijin dari pihak keluarga, yang diwakili oleh Bp. Ali  Fauzi, untuk 
mempublikasikan photo dua mujahid Bali yakni Amrozi dan Ust. Mukhlas. Bp Ali 
Fauzi berpesan agar photo ini disebarluaskan untuk memberikan bukti nyata atas 
misteri dan polemik yang terjadi ke atas Mujahid Bali, terutama Syuhada 
Tenggulun, terkait status mereka, apakah mati syahid atau tidak. Disamping itu 
memberikan hikmah nyata kepada seluruh kaum Muslimin bahwa perjuangan Islam 
yang mereka lakukan benar-benar ikhlas untuk tingginya kalimat Allah, dan bukan 
sekedar untuk aksi pamer.

Sebagaimana syuhada yang gugur dalam medan jihad, photo kedua syuhada Tenggulun 
terlihat tersenyum dengan barisan gigi yang terlihat rapi. Apalagi yang terjadi 
dengan Amrozi. Senyuman khas "The Smiling Bomber" yang seiring dengan kedua 
mata yang terbuka, terlihat seakan-akan bertemu dengan sesuatu yang membuat 
kagum. Mungkin sepasang bidadari yang menyambut ramah. 

Kondisi tak jauh berbeda terjadi dengan jenasah Ust. Mukhlas. Ulama yang jago  
berorasi ini memperlihatkan senyuman dengan mata yang juga terbuka. Wajah 
bersih pun menjadi pertanda yang lain. Wajah bersih yang juga dimiliki oleh 
sang "Mujahid Hacker," Imam Samudera alias Abdul Azis. Imam memperlihatkan 
wajah tampan dan bersih, persis dengan kondisi Ust. Mukhlas. 

Disamping analisis photo ketiga Mujahid Bali tersebut, keterangan dari lapangan 
makin memperkuat bukti bahwa ketiga pelaku aksi jihad tersebut adalah para 
Mujahidin, mereka telah memiliki niat yang tulus dan menemui kematian sebagai 
seorang syuhada. Berikut adalah bukti dan persaksian dari lapangan.
Salah satu pelayat yang kebetulan ikut hadir di kediaman Hj. Tariyem adalah 
Ust. Abdul Rachim Ba'asyir. Menyaksikan bahwa ketika keranda jenasah masuk dan 
kain penutup keranda dibuka, sontak tercium bau wangi yang menyebar ke seluruh 
ruangan. Kejadian ini sempat membuat keheranan para pelayat, karena didalam 
ruangan yang sempit tersebut udara sangat pengap dan  pengunjung berjubel dalam 
satu ruangan. Bila merupakan wangi dari minyak wangi, tak akan mampu 
mengalahkan bau badan para pengunjung dan tidak akan dapat memberikan aroma 
dengan kadar wangi yang sama." Allahu Akbar. Itu bukan bau minyak wangi. Bukan. 
Tapi bau wangi dari asy syahid," kata beliau. 
Selain itu, masih menurut Ust, Abdul Rachim, ketika kain penutup wajah dari 
Ust. Mukhlas di buka, terlihat jelas bulir-bulir keringat menempel di bagian 
muka. Kondisi yang sama yang terjadi dengan mereka yang masih hidup dan dalam 
kondisi kegerahan. Seakan Ust. Mukhlas merasakan kegerahan yang sama yang 
dengan kegerahan yang dialami oleh para pelayat beliau.
Sebagaimana dilansir oleh beberapa media nasional, seperti detik.com, nampak 
jelas terlihat fenomena datangnya tiga burung hitam di atas kediaman syuhada. 
Ketiga burung ini jelas bukan burung Gagak seperti yang banyak diberitakan di 
media, karena memiliki leher yang panjang. Mereka datang begitu saja  
berputar-putar selama kurang lebih tujuh menit, dan kemudian pergi berpencar. 
Dua burung hitam terbang ke arah Timur, mereka merepresentasikan diterimanya 
amalan jihad Ust Mukhlas dan Amrozi, dan satu burung hitam terbang ke Barat, 
sebagai pertanda syahid atas diri 'Mujahid Hacker' Imam Samudera. Fenomena 
datangnya burung hitam ini sempat membuat suasana haru dengan teriakan takbir 
para pelayat.
Seperti penuturan adik kandung Imam Samudera, Lulu Jamaludin, kakaknya 
menampakkan keanehan ketika akan dimasukkan dalam liang lahat. Bau wangi juga 
tercium dari jenasah Imam. Selain itu luka bekas tembakan peluru tajam terus 
menerus mengalirkan darah segar. Aliran darah ini keluar seperti yang terjadi 
dengan seseorang yang masih hidup ketika terluka. Masih menurut Lulu juga, 
wajah kakaknya lebih bersih dan tampan dari biasanya.
Kabar terakhir baru saja diterima oleh salah satu kru muslimdaily. net. 
Beberapa hari yang lalu, tepatnya tiga hari setelah  pemakaman Amrozi dan Ust. 
Mukhlas, keluarga Hj. Tariyem meminta beberapa orang untuk menjaga makam. Hal 
ini dilakukan untuk menghindari dan menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. 
Beberapa diantara mereka yang ikut jaga adalah Sumarno, Baror, Rosyidin, 
Mashudi dan beberapa santri pondok Al Islam Tenggulun Lamongan. Mereka 
mengatakan mencium bau wangi keluar dari dalam kubur (makam). Bau wangi yang 
sama saat mereka pertama kali membuka kain penutup jenasah syuhada. Namun, bau 
wangi ini bukan seperti bau dari minyak wangi yang biasa mereka pakai atau 
dipakai oleh orang kebanyakan.


Jelas sudah keterangan yang diberikan Allah s.w.t. lewat kebesaran-Nya. Meski 
banyak pihak yang membantah, memberikan suara sumbang, dan menggalang opini 
massa untuk memojokkan status para Mujahid Bali, serta membuat makar melalui 
kaki tangan aparat pemerintah, namun Allah berkehendak lain. Dan siapakah 
sebaik-baik pembuat makar ?  (far/MD)

------------ --------- --------- --------- --------- --------- --------- 
--------- --------- -------
3 Burung Hitam Melintas, Suasana Tenggulun Berubah Histeris

Lamongan (detik.com) - Tepat pukul 08.55 WIB, Minggu (9/11/2008) sesaat 
menjelang kedatangan jenazah Amrozi dan Muklas, suasana di sekitar rumah Hj 
Tariyem mendadak berubah histeris. Selain suara tangis, sesekali juga terdengar 
pekikian, Allahu Akbar.... Allahu Akbar.

Suasana itu terjadi saaat terlihat 3 burung berwarna hitam terbang di atas 
rumah ibunda Amrozi dan Muklas. Burung hitam yang datang secara tidak bersamaan 
itu bahkan sempat berputar-putar beberapa kali hingga akhirnya terbang 
berpencar.

Burung berwarna hitam itu oleh sebagian dianggap sebagai lambang kematian atau 
tanda orang meninggal dunia.

"Allahu Akbar....Allahu Akbar. Itulah 3 mujahid," teriak salah seorang 
pendukung Amrozi sambil menunjuk burung yang terbang di  angkasa.

Tidak begitu lama kemudian, setelah berputar-putar hampir selama 5 menit, 
ketiga burung itu pun akhirnya terbang berpencar. Dua burung terbang ke arah 
timur dan satu lainnya terbang ke arah barat.(bdh/nwk)


NB: 
1. Tidak ada unsur ajakan atau paksaan untuk berbuat anarkis ataupun kudeta  
dari saya pribadi.
2. Berantaslah kemaksiatan di sekitar anda, atau laporkan POLISI untuk 
memberantasnya.
3. Hidup mulia atau mati shahid.
4. Jaga keutuhan NKRI. 
5. Semoga menambah keimanan. 


************ ********* ***
 Regards,
 Rico
 ************ ********* ***
------------ --------- --------- --------- --------- --------- --------- 
--------- --------- --------- --------- --------- --------- -

--- On Thu, 11/13/08, tawangalun <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:
From: tawangalun <[EMAIL PROTECTED] com>
Subject: [Sabili] Jasa Amrozy: RI njur bisa membuat micronuklir.
To: [EMAIL PROTECTED] .com, islamkristen@ yahoogroups. com, [EMAIL PROTECTED] 
s.com, debat_islam- kristenYahoogrou [EMAIL PROTECTED] com, [EMAIL PROTECTED] 
com
Date: Thursday, November 13, 2008, 3:11 PM


 Ahli Bom: Fakta Menunjukkan Bom di Bali Mikro Nuklir 
 Reporter : Arifin Asydhad

 detikcom - Jakarta, Berita bahwa ledakan bom di Bali merupakan mikro 
 nuklir bisa jadi 
 bukan omong kosong. Fakta-fakta di lapangan menunjukkan bahwa ledakan 
 di Jl.  Legian, 
 Kuta, Bali sangat mungkin akibat ledakan mikro nuklir. 

 Adanya unsur nuklir dalam ledakan di Bali ini pertama kali 
 dimunculkan halturnershow, 
 sebuah situs milik Hal Turner yang mengelola acara talk show radio 
 paling 
 kontroversial di Amerika Serikat. Setelah detikcom mengklarifikasikan 
 dengan seorang 
 ahli bom di lingkungan TNI, berita di halturnershow bisa dijelaskan 
 dengan gamblang. 

 Kepada detikcom, Kamis (31/10/2002) sumber yang pernah menjadi guru 
 nuklir di sekolah 
 TNI ini sependapat dengan berita itu. Menurut dia, bom di Legian itu 
 merupakan bahan 
 peledak Plutonium 239 tanpa dilapisi Uranium 238. 

 Ledakan jenis bahan peledak ini bisa dikembalikan dan bersih. 
 Artinya, bahan peledak 
 ini tidak mengeluarkan radio aktif, karena sinar Beta dan sinar Gamma 
 sudah dicuci, 
 sehingga yang tertinggal adalah sinar Alfa. "Bom ini mengeluarkan 
  berjuta-juta 
 partikel radio aktif Alfa. Tetapi, daya jelejahnya hanya beberapa 
 kaki," kata dia. 

 Sepengetahuan dia, bom jenis ini hanya diproduksi oleh satu negara di 
 dunia, Israel. 
 Bom ini dibuat di Pusat Nuklir Israel di Dimona, di Gurun Negev, 
 sebuah kawasan 
 tertutup sejak 1960. 

 Di kalangan militer, bom ini disebut dengan micro-nuc atau micro 
 nuclear. Dibuat dalam 
 berbagai varian kekuatan. Yang terkecil, setara dengan kekuatan 2000 
 kilo Highs 
 Explosive (HE) TNT dan terkuat setara dengan kekuatan 100.000 HE TNT. 

 "Dari besarnya kawah di bekas ledakan di depan Sari Club, berdiameter 
 7,0 meter dengan 
 kedalaman 1,50 meter, setidaknya kekuatan bahan peledak yang 
 digunakan setara dengan 
 4000 HE TNT," kata dia. 

 Dia memperkirakan bom ini sebesar mug copy dengan diameter 6 inchi 
 (15 cm). Bom dibuat 
 secara stabil, sehingga dilemparkan atau terkena  api, tidak akan 
 meledak. "Bom seperti 
 ini memang sering digunakan di luar negeri untuk operasi yang 
 sembunyi-sembunyi, " 
 ungkapnya. 

 Untuk meledakkan bom ini atau mengubah status stabil menjadi 
 masakritis, kata dia, 
 diperlukan pemicu. "Pemicunya tidak lain adalah C4, bahan peledak 
 yang bersifat 
 lamban. Dia harus juga diledakkan dengan RDX," ujarnya. 

 Bagaimana dahsyatnya bom ini? Pada saat mencapai masakritis dalam 
 tempo 5/1000 detik, 
 micro-nuc mengalami eksplosi dan membentuk bola api, yang panasnya 
 pada titik ledak 
 sekitar 300 ribu derajat celcius. "Bola api itu mengembang dan 
 melemparkan ke udara 2 
 ton aspal batu, tanah, pasir, dan sebagainya yang ada di permukaan 
 jalan di depan Sari 
 Club dan membentuk kawah berdiamater 7 meter tadi itu," kata dia 
 menganalisis. 

 Menurut dia, gelombang panas 300 ribu derajat Celcius ini membakar 
 bangunan  sampai dua 
 blok di sekitar Sari Club serta 100-an mobil. Dalam catatan yang 
 dimilikinya, sebanyak 
 47 bangunan yang terbakar akibat bom di Legian itu. 

 "Dalam jarak 10 meter dari titik ledak itu, seseorang akan musnah 
 menguap 
 (evaporasing) , seperti dikremasi. Jarak yang lebih jauh lagi sekitar 
 50 meter dari 
 titik ledak, manusia akan menjadi serpihan-serpihan kecil. Daging, 
 tulang, dan 
 semacamnya hilang. Sedangkan, pada jarak sekitar 100 meter akan 
 terjadi kebakaran 
 hebat," jelasnya. 

 Karena dahsyatnya efek ledakan ini, kata dia, tiga dokter ahli di 
 Sydney Australia 
 malah bingung ketika menerima pasien korban bom Legian. "Mereka belum 
 pernah melihat 
 adanya kebakaran kulit sehebat itu, karena memang terbakarnya kulit 
 seperti itu hanya 
 bisa terjadi akibat dampak dari gelombang tanah dari nuklir," 
 terangnya. 

 Efek kedua dari micro nuclear ini  adalah adanya gelombang tekan. 
 Artinya, adanya 
 tekanan ke segala arah dengan kecepatan 1 juta kaki per detik. 

 Dampak dari gelombang tekan, terjadilah angin taufan nuklir ke segala 
 arah. "Angin 
 taufan inilah yang meluluhlantakkan 47 bangunan di sekitar Jl. 
 Legian. Besi terputus 
 dan kaca beterbangan, sehingga menimbilkan efek sekunder," ungkapnya. 

 "Besi dan kaca yang beterbangan itu akan memutus apa saja. Itu 
 sebabnya, ditemukan 
 jenazah tidak berlengan atau anggota tubuh lainnya yang ditemukan di 
 atas atap. 
 Adapaun 100-an mobil yang hancur itu akibat gelombang tekan dan 
 gelombang panas yang 
 bersifat menghancurkan dan membakar," tambahnya. 

 Efek ketiga, adanya radio aktif dengan mengeluarkan sinar alfa. 
 Berjuta-juta partikel 
 sinar Alfa ini akan hilang disapu oleh angin pantai dan 
 hilang. "Inilah sebabnya, 
 Geiger Counter (alat untuk menghitung radio  aktif) tidak bisa 
 mendeteksi," kata dia. 

 Efek lainnya akibat ledakan bom ini, kata dia, adanya cendawan nuklir 
 (mushroom) saat 
 ledakan terjadi. "Foto ini bisa dilihat di majalah Kompas halaman 10 
 tanggal 14 
 Oktober. Ciri seperti ini adalah ledakan nuklir, bukan TNT," ujarnya. 

 Menurut dia, ledakan TNT hanya menimbulkan api selama dua detik dan 
 tidak bersifat 
 membakar. Sedangkan ledakan nuklir memunculkan api, karena adanya 
 gelombang panas, 
 munculnya proses cendawan dan jilatan api menuju langit cukup lama," 
 jelasnya. 

 Bom seperti ini, sudah diuji coba oleh AS di Kosovo dan Irak (1991), 
 dan terakhir di 
 Afganistan, saat AS memburu kaum Taliban di pegunungan Bora-Bora. 
 Penggunaan bom 
 seperti di daerah pegunungan Afganistan, sangat efektif. 

 Lantas, bagaimana pelaku menghilangkan jejak? "Diledakkanlah bom 
 konvensional yang 
 jauhnya 3 bangunan dari  Sari Club, yaitu di depan Paddy's Café," 
 ujarnya. 

 Ledakan di Paddy's Café inilah yang menggunakan sebuah mobil van. 
 Peledakannya 
 menggunakan bahan C4 dan RDX. "Bom di Paddys Café ini saya nilai 
 sebagai flash card, 
 untuk menipu kawan main," jelasnya sambil mengutip istilah intelijen. 

 Dalam analisisnya, bom di depan Paddys Café ini dipasang oleh orang 
 suruhan, yang 
 tidak tertutup kemungkinan orang lokal. Pelaku suruhan inilah yang 
 akan dikorbankan 
 oleh pelaku bom sesungguhnya. 

 Dengan fakta-fakta di lapangan inilah, dia yakin, bom di Legian ini 
 adalah bom buatan 
 Israel. "Sampai sekarang, aparat keamanan dan penyidik gabungan belum 
 bisa menjelaskan 
 mengapa ada api berbentuk cendawan. Hal-hal seperti ini tidak mereka 
 ungkapkan," kata 
 dia. 

 Yang ada, kata dia, malah keganjilan. Ini berkaitan sketsa yang 
 dibuat Polri dengan 
 AFP  (Australian Federal Police) berbeda. "Ini sesuatu yang ganjil, 
 karena tidak ada 
 koordinasi untuk menutupi kejahatan ini," kata dia. Dia sendiri 
 pesimis, hal-hal di 
 atas akan bisa diungkap tim penyidik, karena tekanan AS sangatlah 
 kuat. 

 Ledakan Bom Bali Bukan C4 Tapi Mikro Nuklir!
 Reporter : Rita Uli Hutapea

 detikcom - Jakarta, Berita yang beredar selama ini adalah bahan 
 peledak C4 digunakan 
 dalam ledakan bom Bali, 12 Oktober lalu. Namun ternyata ada kabar 
 baru. Bukan C4 yang 
 digunakan, melainkan 99,78 persen murni plutonium 239 tanpa uranium 
 238 "neutron 
 reflector". 

 Plutonium yang digunakan ini diproduksi di Dimora, Negev, Israel. 
 Bahan ini hanya 
 dikuasai oleh pemerintah Israel. Jadi tidak berlebihan bila menuding 
 pemerintah Israel 
 bertanggung jawab atas tragedi Bali. 

 Demikian seperti dilansir halturnershow, sebuah situs milik Hal 
  Turner yang mengelola 
 acara talk show radio paling kontroversial di Amerika Serikat. Turner 
 kerap dianggap 
 sebagai salah satu bapak kebangkitan talk show di radio-radio 
 Amerika. 

 Dalam artikel berjudul "Ledakan Bali Sebenarnya Mikro-Nuklir; 
 Menggunakan Radiasi 
 Alfa, Bukan Radiasi Gamma!", disebutkan bahwa karena menggunakan 
 radiasi alfa, maka 
 Geiger counters standar tidak bisa mendeteksi keberadaannya. Pasalnya 
 alat tersebut 
 hanya bisa mendeteksi radiasi gamma. 

 Disebutkan pula, tragedi Bali merupakan aksi perang oleh Israel 
 terhadap Indonesia dan 
 Australia. Ledakan tersebut dirancang agar terlihat sebagai aksi 
 teroris yang 
 tujuannya untuk membuat Indonesia dan Australia mendukung perang 
 melawan teroris dan 
 serangan ke Irak. 

 Dituliskan bahwa salah satu indikasi yang menunjukkan ledakan bom 
 Bali merupakan 
 ledakan mikro nuklir adalah  menghilangnya puluhan tubuh manusia tanpa 
 bekas. Padahal 
 bahan peledak konvensional tidak mempunyai cukup panas dan velositas 
 untuk memusnahkan 
 tubuh manusia tanpa sisa. Hanya bom nuklir yang mempunyai panas cukup 
 untuk bisa 
 melakukan 'kremasi instan'. 

 Jadi tidak benar bila C4 yang digunakan dalam ledakan bom di Bali. 
 Kekuatan 
 Composition 4 (C4) tidaklah sehebat yang dibayangkan orang. 
 Kekuatannya hanya 1,2 kali 
 lipat kekuatan TNT. Namun C4 ini memang sangat dikenal akan 
 kefleksibelannya dalam 
 penggunaan. 

 Anda bisa membentuknya seperti yang Anda suka. Anda juga bisa 
 menempelkannya dimanapun 
 yang Anda inginkan, termasuk di bawah air dengan risiko personal yang 
 minim. 

 Ingin membaca lebih jauh artikel kontroversial ini? Silahkan lihat di 
http://www.halturne rshow.com/  BaliBlast2. html
 (ita) 

 halaman halturnershow tsb bisa dilihat lewat web archiv :
http://web.archive. org/web/20021030 104531/http: //www.halturners how.com
 /BaliBlast2. html

 ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
 _____
 Dapatkan alamat Email baru Anda!
 Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/

 --- End forwarded message ---


__.      Recent Activity                Visit Your Group              New web 
site?Drive traffic now.Get your businesson Yahoo! search.Yahoo! GroupsCat 
Owners GroupConnect and share withothers who love their catsSpecial K Groupon 
Yahoo! GroupsLearn how othersare losing pounds.. 
              


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke