http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2008/11/15/3705.html

*Presiden:
Dunia Harus Melindungi Penduduk Miskin*





(Presiden SBY menyampaikan sambutan pada Usindo Luncheon Speech, di Hotel
Fairmount, Washington, Jumat (14/11) siang waktu setempat. (foto: anung/
presidensby.info))


Washington: Dalam KTT G-20 , Sabtu (15/11) pagi, *Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono* akan menekankan pentingnya koordinasi dan aksi nyata di tingkat
nasional, regional, dan global untuk mengembalikan keyakinan dan melindungi
perekonomian dunia. Hal tersebut dinyatakan oleh Presiden SBY dalam acara
Usindo Luncheon Speech, di Hotel Fairmount, Washington, Jumat (14/11) siang
waktu setempat atau Sabtu dinihari di Indonesia.

Presiden SBY juga akan menekankan pentingnya melindungi penduduk miskin di
negara-negara berkembang. Hal ini dapat dilakukan dengan program-program
yang pro terhadap pemduduk miskin. "Ini adalah alasan mengapa saya
mengajukan terbentuknya GLobal Expenditure Support Fund, untuk membantu
negara-negara berkembang menjaga pertumbuhan ekonomi dan menjaga
perkembangan. Dengan GESF, negara-negara berkembang, terutama di Asia, mampu
memposisikan dirinya untuk bertindak sebagai mesin pertumbuhan bagi ekonomi
dunia," kata SBY.

GESF akan diberikan kepada negara-negara yang memiliki pendapatan menengah.
"Apabila disetujui, maka kita dapat mengharapkan para menteri-menteri
keuangan untuk memulai membuat langkah-langkah yang lebih detail dalam 100
hari ke depan," SBY menambahkan. SBY juga berharap, KTT G-20 menjadi titik
awal untuk mereformasi sistem keuangan internasional agar dapat
merefleksikan keadaan di abad ke 21 ini.

Tampak hadir dalam Luncheon Speech tersebut antara lain Menkeu/Plt. Menko
Perekonomian Sri Mulyani, Mensesneg Hatta Rajasa, Menlu Hassan Wirajuda,
Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Ketua KADIN M.S. Hidayat, serta dua
Juru Bicara Kepresidenan Andi A. Mallarangeng dan Dino Patti Djalal.
(mit/har)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke