http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=8545


*PANGLIMA TNI: BANYAK PULAU KECIL DIKHAWATIRKAN TENGGELAM*



Nusa Dua, Seiring dengan munculnya perubahan iklim secara global, tidak
sedikit pulau-pulau kecil dikhawatirkan akan tenggelam dilibas permukaan air
laut yang terus meningkat.

Kekhawatiran seperti itu sempat mendapat pembahasan yang cukup serius dalam
Konferensi Panglima Angkatan Bersenjata Asia Pasifik di Nusa Dua, Bali, yang
berakhir Kamis petang.

*Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso* menyatakan, bila pulau-pulau kecil
tenggelam akibat munculnya pemanasan global, dipastikan akan menjadi ancaman
cukup serius bagi keamanan suatu negara.

"Tidak menutup kemungkinan akan menjadi ancaman yang serius. Masalahnya,
warga masyarakat yang pulaunya tenggelam, akan ramai-ramai migrasi ke negeri
lain," ucapnya.

Dalam kondisi yang demikian selain akan dapat menjadi ancaman bagi keamanan
suatu negara, juga tentunya suatu musibah yang memerlukan penanganan yang
tidak bisa dianggap kecil.

Mengingat hal itu, peserta konferensi sepakat untuk secara bersama-sama
ambil bagian dalam upaya menekan penggunaan bahan bakar fosil yang berdampak
pada perubahan iklim, ucapnya.

Dengan demikian, adanya perubahan iklim yang terbukti telah cukup banyak
menimbulkan bencana alam, senantiasa dapat ditekan di masa mendatang.

"Semua negara sepakat untuk ambil bagian dalam upaya menekan semakin
melajunya tingkat pemanasan global tersebut," kata Panglima TNI.

Senada dengan Jenderal Djoko, Panglima Komando Armada Amerika Serikat di
Asia Pasifik, Admiral Timothy J Keating menyebutkan, sejumlah dana tentunya
telah disiapkan terkait kepentingan negara-negara Asia Pasifik dalam upaya
penanggulangan pemanasan global.

Namun demikian, Keating tidak merinci besarnya anggaran baik yang disiapkan
maupun yang dibutuhkan untuk kepentingan tersebut.

Konferensi yang telah berlangsung selama tiga hari itu, diikuti para
panglima angkatan bersenjata dari 26 negara di Asia Pasifik.

Sumber : Antara


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke