http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/14/09335923/70.persen.odha.tertular.virus.tb

*70 Persen ODHA Tertular Virus TB*


SEKITAR 70 persen Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) tertular Infection
Oportunistik (IO) atau penyakit penyerta yang berasal dari virus
Tuberkolosis (TB).

"Penularan virus TB kepada penderita HIV ini sangat cepat, sebab kekebalan
tubuh penderita HIV sudah sangat rendah sehingga virus cepat masuk," ungkap
Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Menular Langsung (P2ML) Dinas Kesehatan
(Dinkes) Sumut, Sukarni, di Medan, Jumat (14/11).

Ia mengatakan, selama ini klinik-klinik penanganan penyakit keduanya masih
terpisah, padahal sering ditemukan saat menanggulangi TB juga ditemukan HIV
yang dapat menurunkan kekebalan tubuh dan merubah TB menjadi aktif.

Selama ini penanganan TB biasanya dilakukan di Directly Observed Treatment
Shortcourse (DOTS), sedangkan HIV ditangani di klinik Voluntary Counseling
and Testing (VCT) dan Care Support and Treatment (AST).

Untuk itu, demi mengatasi hal tersebut ke depan keduanya akan digabungkan
melalui kolaborasi pengobatan HIV-TB di rumah sakit (RS) sehingga diharapkan
dapat menanggulangi penderita dari penyakit TB.

"Dengan disatukannya penanganan TB dan HIV diharapkan akan lebih mudah
menangani penderita TB dan HIV secara bersamaan," kata Sukarni.

Saat ini hanya Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H. Adam Malik Medan yang
memiliki pengobatan HIV dan TB. Diharapkan ke depan sejumlah RS menyediakan
hal serupa.

"Kami akan menambah lagi RS yang menyediakan pengobatan kolaborasi ini. Kami
berharap setiap pemerintah kabupaten/kota juga menyediakan DOTS dan klinik
VCT beserta konselornya di setiap RS," tandasnya.

AC
Sumber : Antara


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke