Team Redaksi Majalah Tempo semakin hari semakin 'sophisticated'!

Salut setinggi-tingginya kepada Redaksi Tempo, atas hasil penelusuran dan
mewawancarai berbagai nara sumber 'mahkota', dalam rangka penyusunan Liputan
Khusus minggu ini (Majalah Tempo; 39/XXXVII 17 November 2008, hal.68 s/d
105), mengenai tokoh "Sjam Kamaruzaman", mozaik penting dalam prahara yang
menelan korban paling tidak dua juta orang.


http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2008/11/17/LK/


Anak Tuban dalam Halimun G30S


Lelaki dengan Lima Alias
Sjam Kamaruzaman disebut-sebut sebagai tokoh paling misterius dalam Gerakan
30 September 1965. Arogan dan kelewat percaya diri, ia lumat bersama gerakan
yang ia rencanakan sendiri.


Agen Merah Penyusup Tentara


Gerakan dengan Tiga Pita


Hamim: Sjam Suka Omong Besar
PKI belum punya kekuatan massa yang betul-betul siap berperang. Waktu itu
partai hanya siap untuk demonstrasi, rapat umum, menuntut upah, melawan
Amerika. Tapi, untuk suruh berperang, nanti dulu.


Nyanyian God Father Blok III
Sjam banyak membuka informasi rahasia Biro Chusus Partai Komunis Indonesia.
Dilaporkan ke Jenderal Soeharto.


Intel 'Penggarap' Tentara
Ia mempengaruhi tentara agar menyokong Partai Komunis Indonesia. Perwira
yang setia kepadanya dibantu naik pangkat.


Perjalanan Preman Tuban
Pendiam tak banyak cakap, Sjam Kamaruzaman aktif berorganisasi. Main musik
dan menyanyi di Yogyakarta.


Pathuk, Soeharto, Perkenalan Biasa


Rumah Teralis Bunga Teratai
Rumah keluarga Sjam masih berdiri tegak di Pramuka Jati. Diambil alih polisi
militer penggerebeknya.


Akhir Pelarian Sang Buron
Sjam ditangkap setelah satu setengah tahun bersembunyi. Menggalang kekuatan
sisa PKI.


Kesaksian Sjam
(John Roosa)

Jungkir-Balik Setelah Prahara
Anak-anak Sjam hidup tercerai-berai. Masih merahasiakan silsilah keluarga.


Peluk Terakhir buat Sang Putri
Rencana eksekusi mati Sjam disampaikan kepada keluarganya meski jasad dan
kuburnya tak pernah jelas. Ada yang percaya masih hidup.


Versi Mutakhir G30S
(Asvi Warman Adam)


Copyright TEMPOinteraktif 2008


Kirim email ke