http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=113012006120466

*KODAM VI/TPR LAKSANAKAN GERAKAN TANAM POHON DI PUSLATPUR AMBORAWANG*
28 Nov 2008


KODAM VI/TPR (28/11),- Aksi penanaman pohon oleh sejumlah personil
*TNI AD*dari Kodam VI/Tpr dalam rangka memperingati Hari Taman
Nasional dan Bulan
menanam Indonesia dipusatkan di Daerah Latihan Pertempuran Darat (Puslatpur)
Kodam VI/Tpr di Amborawang kompleks Jumat (28/11) dipimpin langsung
oleh *Pangdam
VI/Tpr Mayjen TNI Tono Suratman*. Aksi tanam pohon oleh Kodam VI/Tpr
tersebut wujud nyata dari kelestarian lingkungan akan dampak pemanasan
global dan kerusakan hutan, yang terjadi di wilayah sekitar kita maupun
belahan dunia.


  Kegiatan penanaman pohon yang dipimpin langsung oleh Pangdam VI/Tpr Mayjen
TNI Tono Suratman tersebut juga diikuti oleh para Asisten, Kabalak, Komandan
Satuan serta ibu-ibu Persit Daerah VI Tanjungpura. Acara didahului dengan
penyerahan secara simbolis oleh Pangdam kepada perwakilan penanaman pohon.


  Dalam aksi gerakan tanam pohon yang dilaksanakan mulai pukul 09.00 Wita
tersebut menerjunkan 1035 personil dari berbagai satuan seperti Yonif
611/Awl, Yonif 600/R, Denzipur-7, Denkav-1, Kodim 0906/Tgr, serta dari
personil Balak Kodam VI/Tpr. Pohon yang ditanam di Puslatpur merupakan lahan
milik Kodam VI/Tpr dengan jumlah pohon kurang lebih 3587 pohon dari berbagai
jenis diantaranya seperti Durian, Akasia, Trembesi, Garu, Pete, Duku, serta
Lamtoro.


  Pangdam VI/Tpr dalam sambutannya sebelum melakukan penanaman pohon
mengatakan, kegiatan penanaman pohon yang serentak dilaksanakan di seluruh
Indonesia tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepedulian berbagai pihak
terhadap lingkungan yang mulai rusak akibat ulah oknum-oknum yang tidak
bertangung jawab. Selain itu dengan kegiatan ini bisa menanggulangi dampak
pemanasan global yang sudah pada taraf mengkhawatirkan.


  Walaupun pemerintah sudah berupaya secara maksimal guna merehabilitasi
hutan yang rusak serta lahan-lahan kritis namun kerusakan hutan masih saja
terjadi di lingkungan sekitar kita. "Kerusakan hutan, lahan, dan lingkungan
yang terjadi akhir-akhir ini meningkat tajam seperti tanah longsor, banjir,
serta kekeringan," ujar Pangdam.


  Harapan dari penanaman pohon ini semoga menjadi awal yang baik untuk
menyelamatkan lingkungan dan menghijaukan kembali hutan, mengembalikan
kembali debit air yang turun drastis. Sebab bila kita mau berbuat
bersama-sama, tidak ada kata terlambat. Walau sebetulnya hutan kita sudah
gundul, air kita sudah semakin habis karena tidak ada lagi hutan penyangga,
tapi dengan pekerjaan yang mulia ini, kita yakin upaya bersama itu akan
berhasil.


  Kegiatan tersebut mempunyai tujuan untuk bisa mengurangi dampak pemanasan
global, meningkatkan absorbsi gas CO2, SO2, dan polutan lainnya, serta
mencegah banjir, kekeringan, dan tanah longsor.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke